Mengeringkan Tangan dengan Hand Dryer Lebih Berbahaya daripada Tisu

Mengeringkan Tangan dengan Hand Dryer Lebih Berbahaya daripada Tisu
Ilustrasi Pengering Tangan ( Foto: handdryer.co.uk )
Winda Ayu Larasati / WIN Selasa, 30 April 2019 | 17:09 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tahukah? Mengeringkan tangan menggunakan mesin pengering atau hand dryer ternyata lebih berbahaya daripada mengeringkannya dengan tisu.

Tidak sedikit orang lebih memilih pengering tangan karena dianggap lebih praktis dan tidak perlu membuang banyak tisu, namun menggunakan hand dryer tak sebersih yang kita kira.

Saat digunakan, pengering tangan tidak hanya meniupkan udara keluar namun juga menghisap udara di saat yang sama. Secara tidak langsung, mesin pengering tangan akan menyedot bakteri yang ada di sekitar toilet.

Berdasarkan penelitian dari Universitas Leeds, pengering tangan menyimpan bakteri 27 kali lebih banyak daripada tisu toilet. Tidak hanya di dalam mesin, bakteri juga dapat bertahan lebih lama pada udara di sekitar pengering tangan.

Bakteri yang tersedot ke dalam mesin akan dikeluarkan kembali ketika kita mengeringkan tangan. Dengan begitu, bukannya hilan, namun bakteri di tangan justru bertambah.

Sementara, tisu toilet dinilai lebih bersih untuk membersihkan tangan setelah kita mencuci tangan. Para ahli menemukan bahwa tisu toilet dapat mengurangi banyak jenis bakteri yang menempel di tangan sampai ke ujung jari.

Meskipun begitu, bukan berarti kita tidak bisa sepenuhnya menggunakan pengering tangan. Pengering tangan yang baik digunakan adalah jenis pengering tangan yang memiliki filter HEPA. Itu dapat membantu mengurangi jumlah bakteri pada pengering tangan.

Jika di dalam toilet hanya ada pengering tangan tanpa filter HEPA, tidak masalah jika Anda menggunakannya asalkan benar-benar mengeringkan tangan secara keseluruhan.



Sumber: National Geographic Indonesia dan Hello Sehat