Pentingnya Konsumsi Makanan Segar Saat Sahur dan Berbuka

Pentingnya Konsumsi Makanan Segar Saat Sahur dan Berbuka
Masak besar untuk buka puasa boleh-boleh saja, tapi moms perlu ingat kalau persiapan untuk sahur waktunya jauh lebih singkat.
Indah Handayani / FER Sabtu, 4 Mei 2019 | 17:30 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ramadan kerap disebut sebagai momen pembersihan diri - baik secara rohani, maupun jasmani. Bagaimana tidak, selain untuk ibadah, puasa juga bermanfaat untuk kesehatan karena dapat membantu metabolisme dan mengeluarkan racun dari dalam tubuh.

Country General Manager Beko Indonesia, Ali Cagri Gonculer, mengatakan untuk meraih manfaat kesehatan selama berpuasa, penerapan pola makan yang sehat dan sesuai kebutuhan menjadi faktor penting yang harus diperhatikan. Sayangnya masyarakat kerap abai, dan cenderung kurang memperhatikan asupan ketika berpuasa. Sebanyak 89 persen masyarakat Indonesia, bahkan baru merencanakan menu berbuka puasa pada hari itu juga.

"Menjaga kondisi kesehatan selama Ramadan menjadi faktor kunci, agar berbagai aktivitas dan ibadah selama bulan suci tetap dapat berjalan lancar dan beriringan. Berbicara tentang kesehatan, pemilihan asupan dan menjaga kualitas bahan makanan menjadi sebuah keharusan," ungkap Ali Cagri dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Sabtu (4/5/2019).

Certified Cullinary Nutrition Expert, Mia Maria, menyampaikan pentingnya mengonsumsi variasi makanan segar dan bergizi pada saat sahur dan berbuka puasa. Untuk mendukung aktivitas selama berpuasa, tubuh membutuhkan asupan yang seimbang, dengan memadukan protein, lemak baik, serat, dan karbohidrat. Perlu diperhatikan, konsumsi makanan saat sahur dan berbuka memiliki fungsi masing-masing. Makan saat sahur akan berpengaruh pada pasokan energi dalam tubuh untuk aktivitas pagi hingga sore hari.

"Sedangkan saat berbuka, tubuh membutuhkan asupan yang dapat mengembalikan energi untuk disimpan hingga malam hari yang durasinya lebih singkat dibandingkan siang hari," jelas Mia.

Ali Cagri menambahkan dalam mempersiapkan bahan makanan untuk menu yang seimbang, bergizi, dan variatif, tentu bukan tanpa hambatan. Proses belanja bahan makanan dan cara penyimpanan menjadi tantangan tersendiri, khususnya di bulan Ramadan. Agar dapat menjalani ibadah dengan nyaman, tenang, dan tetap sehat.

Untuk itu, ada tiga tips persiapan pengelolaan makanan selama Ramadan, yaitu manfaatkan momen akhir pekan untuk berbelanja bahan makanan segar, dan persiapkan rancangan menu untuk sahur dan berbuka selama sebulan ke depan.

"Selain lebih menghemat waktu, aktivitas ini juga dapat menghemat biaya perjalanan berbelanja – yang sebelumnya dilakukan beberapa hari sekali," papar Ali Cagri.

Selain itu, lanjut Ali Cagri, cuci sayur dan buah, potong-potong daging dan ayam, lalu masukkan ke dalam wadah tertutup untuk disimpan ke dalam lemari es. Pastikan kesegaran tetap terjaga, karena akan berpengaruh pada cita rasa dan kandungan vitamin dari bahan makanan tersebut. Pastikan menyimpan makanan sesuai jenisnya, agar bau tidak mudah tercampur. Misal, tempatkan ayam dan daging di area pembeku, sedangkan sayur dan buah di area pendingin

Memahami kondisi ini, kata Ali Cagri, Beko menghadirkan solusi rumah tangga praktis melalui produk lemari es andalannya, yang bukan hanya mampu menjaga kesegaran bahan makanan lebih lama. "Tapi juga fleksibilitas lebih dalam penyimpanan," tutup Ali Cagri.

 

 



Sumber: BeritaSatu.com