Saatnya #WaktunyaPeduliGizi Tingkatkan Kesadaran Masalah Kesehatan Gizi

Saatnya #WaktunyaPeduliGizi Tingkatkan Kesadaran Masalah Kesehatan Gizi
Ilustrasi Peduli Sehat ( Foto: Pedulisehat.id )
/ ANA Sabtu, 14 September 2019 | 22:11 WIB

Beritasatu.com - Masalah kesehatan gizi yang dialami anak-anak di Indonesia terbilang tinggi. Hal ini sangat mengancam masa depan anak Indonesia. Untuk itu, perlu komitmen dan kerja sama dari berbagai pihak terkait baik pemerintah di sektor kesehatan maupun non pemerintah dari tingkat pusat hingga daerah dalam meningkatkan pengetahuan pada masyarakat akan gizi seimbang.

1. Apa itu gizi baik?

Gizi baik adalah gizi yg mencukupi kebutuhan individual, (tidak bisa disama ratakan) dan tidak membuat seorang anak mengalami malnutrisi (baik kurang gizi maupun obesitas). Contohnya, kebutuhan gizi anak usia 2 tahun tidak sama dengan gizi anak usia 10 tahun. Kebutuhan gizi anak yang sedang terserang penyakit infeksi, penyakit kronis anak (diabetes tipe 1, syndrome nefrotic) tidak sama dengan kebutuhan gizi anak yang sehat.

2. Bagaimana mengetahui status gizi anak tersebut sudah baik?

WHO mengeluarkan kurva pertumbuhan standar yang menggambarkan pertumbuhan anak, di mana kita dapat menentukan apakah panjang/tinggi badan dan berat badan anak optimal/sesuai dengan jenis kelamin dan usia seorang anak. Selain itu juga bisa digunakan Body Mass Index.

3. Benarkah sayur dan buah dapat mencegah penyakit kronis?

Sayur dan buah mengandung serat, vitamin, elektrolit dan gizi mikro, namun untuk mencegah penyakit kronis tidak cukup hanya makan buah-buahan setiap hari, terutama penyakit kronis yang merupakan penyakit genetik. Harus diseimbangkan dengan kecukupan gizi makro dan pola hidup sehat, serta menghindari faktor resiko.

4. Faktor yang mempengaruhi status gizi?

Faktor yang dapat mempengaruhi status gizi adalah pengetahuan dan kesadaran orang tua untuk memahami pentingnya gizi seimbang. Pada keluarga dengan status sosial ekonomi rendah, sering kali lupa bahwa gizi mikro penting pada anak. Sedangkan pada status sosio-ekonomi menengah ke atas, banyak orang tua yang senang memiliki anak yang tambun/gemuk, tanpa menyadari resiko obesitas.

5. Tips bagi orang tua agar gizi anak tetap baik

Pada anak yang sehat, orang tua cukup membawa anak ke Posyandu/Puskesmas terdekat sesuai jadwal vaksinasi terutama untuk balita agar dapat dilakukan pengukuran dan penimbangan. Sedangkan pada anak sakit kronis/dengan penyakit kongenital, dapat dipantau statusngizinya saat kontrol dan bila diperlukan, konsultasikan dengan dokter anak subspesialis gizi.

Untuk membantu anak-anak yang mengalami masalah kesehatan gizi, Pedulisehat.id adalah platform penggalangan dana untuk berdonasi nomor satu di Indonesia yang memiliki pertumbuhan dengan cepat dan dikhususkan pada kesehatan.

Platform Pedulisehat.id terdiri dari situs resmi www.pedulisehat.id dan aplikasi yang dapat diunduh di smartphone melalui Google Play Store (khusus android). Pedulisehat.id memiliki 3 fungsi utama yaitu, meringankan beban finansial para pasien yang sedang berjuang melawan penyakit kritis; menjembatani masyarakat untuk berdonasi atau menjadi donatur dalam melakukan penggalangan dana dengan cara mudah dan praktis; mempermudah pemberian donasi kepada pasien yang membutuhkan secara cepat dan transparan.

Saatnya #WaktunyaPeduliGizi dengan meningkatkan kesadaran tentang penyakit ini melalui dukungan dan bantuan kepada mereka yang mengalami kurang gizi.

 

narasumber: Dr. bunga Sukmapermata selaku prakitisi kesehatan



Sumber: BeritaSatu TV