5 Tips Mudah bagi Pelari Pemula

5 Tips Mudah bagi Pelari Pemula
Andreas Kansil, Race Director Combi Run 2019 bersama Agung Mulyawan, Running Coach sekaligus sekaligus founder Gantarvelocity, di Jakarta, Kamis (19/9/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Indah Handayani )
Indah Handayani / FER Kamis, 19 September 2019 | 16:43 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Animo masyarakat menerapkan gaya hidup aktif melalui olahraga lari belakangan sangat tinggi. Banyak pelari pemula yang ikut tertarik untuk mengikuti berbagai kompetisi lari.

Race Director Combi Run 2019, Andreas Kansil, mengatakan minat masyarakat untuk mengikuti kompetisi lari sangatlah tinggi. Minat yang tinggi ini pun membuat banyak kompetisi lari yang di ada di Indonesia. Bahkan, bukan hanya di Jakarta dan kota besar saja, tapi juga hampir di seluruh Indonesia. Ia nenyebutkan, setidaknya ada 300-400 kompetisi lari yang diadakan setiap tahunnya.

"Tak heran apabila banyak pelari pemula yang tercatat mulai mengikuti kompetisi lari," ungkapnya di sela komferensi pers Combi Run 2019 di Jakarta, Kamis (19/9/2019).

Sementara itu, Agung Mulyawan, Running Coach sekaligus sekaligus founder Gantarvelocity, memberikan lima tips mudah untuk kalangan pelari pemula dalam menaklukan kompetisi.

Datang lebih awal

Dengan datang lebih awal, para pelari dapat memanfaatkan waktu untuk melakukan stretching. Sekitar 20 menit sebelum lari dimulai, Combi Run akan memberikan sesi strecthing bersama.

Memerhatikan postur saat berlari

Posisi kepala tegak, bahu serta leher tetap rileks. Badan tegak agak condong ke depan dengan pandangan mata lurus ke depan. Tangan ditekuk pada bagian siku dengan sudut 90 derajat.

Dengarkan tubuh dan atur pernapasan

Bernapas menggunakan mulut, selain bisa mendapatkan lebih banyak oksigen, bernapas menggunakan mulut juga dapat membuang lebih banyak karbondioksida. Pelari juga dianjurkan menggunakan pernapasan perut dengan menggunakan teknik mengambil napas pendek dan dangkal. Bila mulai terengah engah, jangan ragu untuk mengurangi kecepatan berlari, namun bila sudah mulai merasa dapat mengendalikan napas, pelari dianjurkan untuk meningkatkan kecepatan lari lagi.

Memerhatikan asupan makan

Para pelari dianjurkan untuk tidak mengonsumsi makanan berat dua jam sebelum pertandingan berlangsung. Untuk menjaga daya tahan, pelari dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, dengan sedikit protein dan lemak dan serat terbatas.

Berlari bersama teman atau keluarga

Berolahraga bersama dengan orang-orang terdekat akan menjadikan lari terasa lebih menyenangkan sembari mencapai tujuan lari bersama. Selain berlari bersama teman atau bergabungengan komunitas, para pelari pemula juga dapat mengajak keluarga agar berlari menjadi lebih menyenangkan dan sarana bonding antarteman maupun keluarga.



Sumber: Investor Daily