Hindari Kebiasaan Ini Saat Anda Sedang Stres

Hindari Kebiasaan Ini Saat Anda Sedang Stres
Ilustrasi orang stress (Sumber: Investor Daily/IST)
Winda Ayu Larasati / WIN Kamis, 24 Oktober 2019 | 20:05 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Beberapa kebiasaan yang dapat membuat stres yang Anda alami terasa semakin buruk. Tentu Anda tidak ingin pikiran yang sudah penat bertambah buruk. Oleh karena itu, Anda harus menghindari kebiasaan-kebiasaan agar stres yang dialami tidak semakin buruk. Apa saja itu?

1. Kebiasaan tidur buruk
Dilansir dari Hellosehat.com, sebuah penelitian tahun 2012 dalam jurnal Experimental Neurobiology mengatakan kebiasaan tidur yang buruk bisa membuat hormon stres ikut melonjak.

Kondisi tersebut bersifat sementara dan berlangsung beberapa hari saja. Akan tetapi, jika Anda sering melakukan kebiasaan itu, tentu menyebabkan efek berkepanjangan.

Kurang tidur adalah kebiasaan yang dapat membuat stres semakin buruk. Saatnya Anda tidak mendapatkan jatah tidur cukup, fungsi kognitif juga menurun dan membuat pikiran Anda menjadi stres.

Untuk itu, Anda bisa mengubahnya dengan tidur tidak larut malam dan bangun pagi setiap hari. Selain itu, Anda dapat menghindari kebiasaan menonton televisi atau menggunakan alat elektronik sebelum tidur, dan matikan lampu agar mendapatkan kualitas tidur yang baik.

2. Sering makan makanan cepat saji
Dilansir dari laman Harvard Health Publishing, orang yang sedang stres biasanya merespons peningkatan hormon kortisol ini dengan makan lebih banyak. Hal tersebut mungkin dikarenakan kadar kortisol yang tinggi memengaruhi sensasi lapar pada tubuh. Akibatnya, orang yang stres akan mencoba mengatasinya dengan makan, terutama makanan cepat saji yang membuat Anda berisiko memiliki berat badan berlebih.

Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menghindari kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji saat stres. Kebiasaan ini juga menambah risiko penyakit bagi Anda di masa depan.

3. Sering melamun
Terus merenungkan kesalahan Anda merupakan salah satu kebiasaan yang dapat membuat stres semakin parah. Akibatnya, Anda kurang memperhatikan kualitas hidup dan secara perlahan merusak hidup Anda.

Oleh karena itu, coba untuk tidak terlalu sering melamun ketika sedang stres. Usahakan untuk lebih fokus terhadap solusi dari masalah tersebut dibandingkan memikirkan bagaimana hal tersebut dapat terjadi.

4. Mengabaikan stres
Langkah pertama dalam mengelola stres adalah menyadari rasa stres itu, baru setelah itu Anda mencari tahu penyebab utama munculnya stres tersebut, mencari solusi dan mengatasinya secara perlahan.

Jika Anda merasa stres sudah mengendalikan kehidupan Anda, coba untuk mencari tahu bagaimana mengelola stres dengan baik. Namun, jika Anda masih ragu dan bingung, Anda dapat berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater untuk mendapatkan bantuan yang lebih baik.



Sumber: Hello Sehat, Harvard Health Publishing