4 Cara Meredam Emosi Ketika Marah

4 Cara Meredam Emosi Ketika Marah
Rileksasi Ilustrasi ( Foto: helosehat.com )
Winda Ayu Larasati / WIN Rabu, 30 Oktober 2019 | 14:08 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Rasa kesal dan marah bisa datang kapan pun dan di mana pun dengan pemicu yang beragam. Bisa jadi karena kemacetan, baju terkena noda kopi saat di kantor, atau masalah pekerjaan dan lainnya. Namun, bagaimana cara untuk meredam emosi?

1. Menarik napas dalam
Salah satu cara ampuh untuk meredakan emosi yaitu menarik napas dalam-dalam. Dosen dari Saint Louis University, Amerika Serikat Robert Nicholson, Ph.D menyatakan tubuh menjadi tegang saat kita marah.

2. Mendengarkan musik favorit
Ritme internal tubuh ternyata bisa mengikuti irama musik yang sedang kita dengar. Cobalah Anda mendengarkan musik ketika sedang marah, dengarkan dengan irama yang menenangkan agar tubuh secara tidak langsung mengikuti ritmenya. Perhatikan, napas dan detak jantung Anda akan melambat kembali ke kondisi normal, bahkan lebih rileks dari sebelumnya.

3. Berjalan kaki
Bangkit dari duduk dan berjalan-jalan menjauhi sumber kemarahan, mungkin bisa menjadi opsi untuk meredakan emosi. Tidak perlu berlama-lama, berjalan selama lima menit di ruangan terbuka sudah cukup untuk memberikan Anda ketenangan.

Dengan cara seperti itu, Anda bisa berpikir lebih jernih. Selain itu, cara tersebut bisa membantu Anda menemukan pandangan-pandangan baru yang bisa menjadi solusi masalah yang sedang dihadapi.

4. Rilekskan otot
Anda bisa merilekskan semua kelompok otot yang tegang. Cara ini mudah dan bisa dilakukan kapan saja. Latihan ini bisamelepaskan hampir semua ketegangan yang Anda rasakan di tubuh dalam hitungan detik. Dengan begitu, Anda jauh lebih tenang dan mampu menghadapi situasi dengan kepala dingin.

Anda bisa meregangkan semua ototo di tubuh mulai dari kepala hingga kaki. Gerakkan bahu ke belakang perlahan, putar leher searah atau berlawanan jarum jam, lemaskan tungkai kaki dengan memutarnya. Selain itu, putar tubuh ke kanan dan ke kiri untuk merilekskan otot pinggul dan punggung Anda.



Sumber: Helo Sehat