Mengenal Virus Korona dan Pencegahannya

Mengenal Virus Korona dan Pencegahannya
Penanganan pasien yang diduga terinfeksi virus korona. ( Foto: AFP )
Winda Ayu Larasati / WIN Senin, 27 Januari 2020 | 15:28 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Virus korona telah menewaskan puluhan korban dan ratusan orang kritis mendapat perawatan di rumah sakit di beberapa negara khususnya Wuhan, Tiongkok.

Coronavirus (CoV) menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa hingga penyakit lebih parah seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV).

CoV merupakan virus zoonosis artinya virus yang disebarkan melalui hewan dan manusia. WHO mencatat SARS-CoV ditularkan dari musang ke manusia dan MERS-CoV ditularkan dari unta dromedaris ke manusia.

Adapun gejala yang menunjukkan terinfeksi virus korona berbeda-beda. Jika Anda mengalami infeksi pernapasan ringan hingga sedang, Anda mengalami hidung berair, sakit kepala, batuk, sakit tenggorokan, demam dan tidak enak badan secara keseluruhan.

Infeksi ini dapat mengarah ke bronkitis dan pneumonia yang menyebabkan demam tinggi, batuk berdahak, napas pendek, dan sakit dada ketika bernapas atau batuk.

Umumnya, orang yang lebih sering terjadi pada pengidap gangguan hati dan jantung atau orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah, bayi dan orangtua.

Penyebaran virus korona dari manusia ke manusia belum diteliti lebih secara khusus. Namun dipercaya melalui cairan yang keluar dari sistem pernapasan. Berikut kemungkinan penyebaran virus korona yakni:

- Melalui udara (batuk atau bersin tanpa menutup mulut)
- Sentuhan atau berjabat tangan orang yang terinfeksi
- Kontak dengan benda yang terdapat virus, kemudian menyentuh hidung, mata atau mulut
- Kadang melalui kontak dengan kotoran.

Bagaimana pencegahan virus korona?
Hingga saat ini belum ada vaksin yang dapat mencegah virus tersebut, namun Anda bisa mencegahnya dengan cara:
- Mencuci tangan dengan sabun dan air setidaknya 20 detik
- Hindari menyentuh tangan, hidung, mulut dengan tangan yang belum dicuci
- Hindari kontak dekat dengan orang sakit
- Membersihkan barang yang sering Anda sentuh
- Menutup mulut saat batuk dan bersin dengan tisu dan segera cuci tangan
- Berada di dalam rumah jika sakit

Sementara Perhimpunan Dokter Paru Indonesia menganjurkan sejumlah hal untuk mencegah infeksi virus tersebut jika Anda tengah berada di luar rumah.
- Hindari menyentuh hewan atau burung
- Hindari kontak dengan pasien yang memiliki gejala infeksi saluran napas
- Hindari mengunjungi pasar basah, peternakan atau pasar hewan hidup
- Patuhi petunjuk keamanan makanan dan aturan kebersihan
- Gunakan masker dan cari layanan kesehatan jika Anda berada di kota tempat wabah tersebut menyeruak
- Konsultasi ke dokter setelah keluar dari kota tempat wabah virus tersebut terkait riwayat perjalanan dan penggunaan masker.



Sumber: Hello Sehat, WHO