Arjen Robben Pensiun

Arjen Robben Pensiun
Pemain sayap Bayern Muenchen, Arjen Robben. ( Foto: AFP )
Alexander Madji / AMA Jumat, 5 Juli 2019 | 11:59 WIB

Munich, Beritasatu.com - Arjen Robben akhirnya memutuskan gantung sepatu, setelah memainkan peran penting selama satu dekade keemasan bersama klub Bundesliga Jerman, Bayern Muenchen. Robben yang juga mantan pemain Timnas Belanda itu pensiun sebagai pemain profesional pada usia 35 tahun.

“Saya akhirnya mundur dan ini sebuah keputusan yang bagus. Meskipun, ini keputusan paling berat yang pernah saya ambil sepanjang karier saya. Hati saya mengatakan masih bisa bermain, tetapi tubuh bilang tidak,” kata Robben sebagaimana diberitakan media-media Jerman, Kamis (4/7/2019), sebagaimana dikutip ESPNFC.com.

Sepanjang satu musim terakhir di Muenchen, Robben jarang tampil karena sering kali mengalami cedera. Pada akhir musim 2018-2019, ia memutuskan pergi dari klub itu setelah kontraknya habis pada Juni 2019. “Keputusan (pensiun ini) diambil dengan perasaan campur aduk, tetapi dengan sepenuh hati. Sebab faktanya, semua hal tidak berjalan sama seperti saat saya masih berusia 16 tahun,” katanya lagi.

Sebelum berlabuh di Bayern Muenchen, Robben sudah membela FC Groningen dan PSV Eindhoven di tanah kelahirannya, Belanda. Dari sana, ia merantau ke Inggris untuk bermain bersama Chelsea sebelum kemudian pindah ke Real Madrid. Ia meninggalkan Santiago Bernabeu dan hijrah ke Allianz Arena pada 2009. Selama 10 tahun tinggal di Munich, Robben sudah tampil 201 kali di Bundesliga, mencetak 99 gol dan membuat asis 62 kali.

Sementara di ajang Liga Champions, ia tampil 110 kali bersama Eindhoven, Real Madrid, Chelsea, dan Bayern Muenchen. Sepanjang karier sebagai pemain profesional, Robben sudah mengemas delapan gelar Bundesliga, lima Piala Jerman, dua Liga Utama Inggris, satu Piala FA, satu gelar La Liga, satu trofi Liga Belanda, dua Piala Belanda, serta satu Liga Champions dan Piala Dunia Antarklub.

Bersama Belanda, ia tiga kali tampil di Piala Dunia. Capaian tertingginya adalah runner up Piala Dunia 2010 di Afrika Setalan setelah kalah 0-1 dari Spanyol di final dan juara tiga Piala Dunia 2014 di Brasil.

 



Sumber: Suara Pembaruan