Ronaldo Masih Tajam, Mourinho Tidak Kaget

Ronaldo Masih Tajam, Mourinho Tidak Kaget
Manajer Manchester United, Jose Mourinho. ( Foto: AFP PHOTO / Oli Scarff )
Alexander Madji / AMA Jumat, 13 September 2019 | 11:58 WIB

Lisabon, Beritasatu.com - Mantan pelatih Manchester United (MU), Jose Mourinho menilai, Cristiano Ronaldo patut menjadi bahan studi yang menarik. Pasalnya, pada usia 34 tahun, ia masih kuat secara fisik dan mental, serta subur dalam mencetak gol. Terakhir, ia memborong empat dari lima gol kemenangan Timnas Portugal atas Lithuania Selasa (10/9/2019) pekan ini pada laga Grup B kualifikasi Piala Eropa 2020.

Tambahan empat gol itu menambah jumlah golnya bersama Selecao das Quinas menjadi 93. Ia juga total sudah mencetak delapan hattrick di ajang internasional dan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah kualifikasi Piala Eropa dengan 25 gol sekaligus memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang Robbie Keane.

Capaian luar biasa Ronaldo itu tidak mengejutkan Jose Mourinho yang pernah melatihnya di Real Madrid. “Apa yang dilakukan Ronaldo sama sekali tidak mengejutkan saya. Pada usia 34 tahun, ia masih menjadi pemain top dunia dan bermain untuk tim papan atas dunia. Saya tidak terkejut atas semua itu karena secara genetik dan mental, Ronaldo patut menjadi sebuah bahan studi,” kata Mourinho kepada stasiun televisi Portugal.

Menurut Mou, sapaan Jose Mourinho, Ronaldo adalah tipe pemain yang hanya memikirkan kemenangan, mencetak rekor, meraih sesuatu yang lebih, serta selalu ingin menjadi lebih baik. “Dia sungguh sebuah fenomenon dan, sekali lagi, sama sekali tidak mengejutkan saya,” papar Mourinho lagi.

Saat ini, untuk ukuran jumlah gol internasional, Ronaldo masih kalah dari legenda Iran, Ali Daei yang mengoleksi 109 gol bagi negaranya. Namun, Mourinho sangat yakin, Ronaldo mampu melewati catatan itu karena Ronaldo masih akan membela neggaranya hingga putaran final Piala Eropa tahun depan.

Bahkan dengan sedikit bercanda, Mourinho menilai, Ronaldo masih akan mencetak gol meski ia sudah pensiun dari sepakbola. “Ketika dia berusia 50 tahun, ia akan tinggal di rumah dan FIFA akan mengundangnya bermain bersama para legenda. Ia akan bermain pada laga itu dan mencetak satu gol. Saya yakin akan seperti itu,” pungkas Mourinho yang juga pernah melatih Chelsea dan Inter Milan.



Sumber: Suara Pembaruan