Grey Cortex Deteksi Dini Anomali Lalu Lintas Jaringan
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Grey Cortex Deteksi Dini Anomali Lalu Lintas Jaringan

Rabu, 31 Juli 2019 | 22:07 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Jakarta, Beritasatu.com- Banyak kasus pencurian data besar terjadi karena celah keamanan yang rentan dalam lalu lintas jaringan internet. Padahal semua perilaku berbahaya, penyimpangan, aktivitas berisiko di jaringan kini sudah bisa dideteksi sejak dini. Banyak perusahaan sudah mengadopsi Greycortex untuk teknologi keamanan jaringan.

Kepada wartawan di ajang Prosperita CISO Forum 2019, Rabu (31/7), Chief Technology Officer (CTO) Greycortex Vladimir Sedlacek menjelaskan Greycortex sebagai analis lalu lintas jaringan tidak hanya digunakan untuk mengidentifikasi ancaman dikenal dan tidak dikenal ke jaringan. Greycortex juga mampu memvisualisasikan setiap perangkat terhubung yang berada dalam jaringan tersebut.

“Greycortex menawarkan kepada pemerintah, perusahaan, dan pengguna infrastruktur canggih untuk mendeteksi ancaman dan total visibilitas sehingga menutup celah keamanan yang ditinggalkan oleh alat keamanan jaringan umum seperti SIEM, firewall, dan solusi endpoint lainnya,” paparnya.

Dikatakan, Greycotex ibarat mata siber yang melihat segalanya. Hal ini dimungkinkan karena ada fitur MENDEL sudah menggunakan kecerdasan buatan canggih dan pembelajaran mesin. Keistimewaan itu didukung database daftar hitam lebih dari 100.000 alamat IP dan lebih dari 45.000 deteksi signature aktif dalam 40 kategori yang terus diperbarui.

Database Greycortex ini juga berisi data berbagai virus, malware, RAT, Trojan, dan ransomware, termasuk alamat situs-situs berbahaya. Berkat kolaborasi itu, pengawasan jaringan dapat dilakukan dengan efektif dan pengamanan jaringan berjalan komprehensif.

“Jika ada perilaku di jaringan, pasti ada polanya. Anomalinya akan kelihatan, apalagi jika itu malware. Greycortex melengkapi kesenjangan-kesenjangan yang ada selama ini dari sisi keamanan. Umumnya orang hanya fokus di end point, server (peladen) dan sebagainya. Tapi kami ambil bagian di jaringan, dan mendeteksi setiap permasalahan yang terjadi,” tambah IT Security Consultant PT Prosperita- ESET Indonesia, Yudhi Kukuh.

Mendeteksi

Menurut Yudhi, semua perilaku berbahaya dan berisiko akan meninggalkan petunjuk pada jaringan. Alhasil dengan merekam metadata jaringan dari waktu ke waktu dan menerapkan pembelajaran mesin canggih, analisis lalu lintas jaringan dapat mendeteksi hingga penyimpangan terkecil dari setiap perilaku.

“Sistem peringatannya ada, secara dashboard akan muncul warna merah dan itu harus ada tindakan. Lalu mungkin juga dilakukan firewall. Tapi kita bisa picu juga blocking. Itu memungkinkan. Secara keamanan, tidak semua harus otomatis, kadang diperlukan juga tindakan manual. Soalnya keputusan untuk melakukan blocking itu, peran manusia tetap penting, walaupun kecerdasan buatan digunakan,” ujarnya.

Lebih jauh, Marketing Director PT Prosperita- ESET Indonesia Chrissie Maryanto menambahkan sebagai solusi keamanan, ESET sudah jauh berkembang dan tidak hanya melayani kelas Small Medium Business (SMB). ESET juga membawa Greycortex untuk melengkapi solusi di kelas enterprise. Selain Greycortex, Sejumlah produk ESET juga ditujukan untuk kelas enterprise.

“Jika dianalogikan seperti jalan tol, kita kenal dari yang Jabotabek sampai jalan tol baru Merak -Surabaya. Semua kepadatan lalu lintas jalan tol itu tentu bisa dihitung dan dimonitor, bahkan termasuk mungkin per ruasnya. Greycortex bisa menghitung besaran lalu lintas di sana berapa? Misalnya, 1GB, berarti sebesar itu kebutuhan perusahaan untuk deteksi dan monitoring jaringan,” paparnya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Tetikus Nirkabel Logitech Pebble M350 Lebih Senyap 90%

Logitech meluncurkan tetikus nirkabel terbarunya, Logitech Pebble M350. Perangkat ini makin senyap saat digunakan karena telah meredam bunyi klik hingga 90%.

DIGITAL | 31 Juli 2019

Huawei FreeLace, Earphone Nirkabel Tahan 13 Jam

Huawei Consumer Business Group (BG) Indonesia meluncurkan Huawei FreeLace, earphone nirkabel untuk pengalaman premium.

DIGITAL | 31 Juli 2019

Monitor LG UltraFine Boyong Resolusi 5K

LG Electronics (LG) akhirnya memperkenalkan monitor seri LG UltraFine terbarunya dengan model 27MD5KL.

DIGITAL | 31 Juli 2019

Qualcomm dan Tencent Kolaborasi Garap Ponsel Gaming 5G

Penggunaan koneksi 5G sangat penting untuk game mobile.

DIGITAL | 30 Juli 2019

Edisi Blackpink, Samsung Galaxy A80 Hanya Ada 500 Unit

Samsung Electronics Indonesia menyuguhkan Galaxy A80 edisi spesial Blackpink. Untuk Indonesia, edisi ini hanya tersedia 500 unit.

DIGITAL | 29 Juli 2019

Rudiantara Utamakan Pembinaan Terhadap Kimi Hime

Pembinaan sudah dilakukan terhadap berbagai kasus yang berhubungan dengan konten internet.

DIGITAL | 29 Juli 2019

Baran Energy Perluas Jangkauan Energy Storage System

Setelah mendapat sambutan luar biasa di Jakarta, Baran Energy akan memperkenalkan listrik Rp 1 ke masyarakat Bandung.

DIGITAL | 29 Juli 2019

Xiaomi Jadi Perusahaan Termuda dalam Fortune Global 500

Pencapaian ini berasal dari kontribusi seluruh pasar, termasuk Indonesia sebagai salah satu pasar yang paling besar

DIGITAL | 29 Juli 2019

Xiaomi Segera Pasarkan Ponsel Flagship di Indonesia

Xiaomi memastikan bakal memboyong smartphone flagship mereka ke pasar Indonesia dalam waktu dekat.

DIGITAL | 29 Juli 2019

Hadirkan Teknologi eSIM, Smartfren Jadi Operator yang Pertama di Indonesia

PT Smartfren Telecom mengumumkan secara resmi kehadiran teknologi terbaru dalam dunia telekomunikasi yaitu eSIM, Senin (29/7).

DIGITAL | 29 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS