Korut Batal Ikut Olimpiade Bersama Korsel
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Korut Batal Ikut Olimpiade Bersama Korsel

Selasa, 30 Januari 2018 | 17:39 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Seoul - Korea Utara (Korut) telah membatalkan rencana pertunjukan budaya bersama dengan para seniman dari Korea Selatan (Korsel). Pada Senin (29/1), pejabat Kementerian Unifikasi Korsel mengatakan Pyongyang telah membatalkan sebuah acara yang akan diadakan di Gunung Kumgang.

Dikatakan, Pyongyang telah membatalkan acara yang akan diadakan di Gunung Kumgang, Korea Utara, pada 4 Februari. Kantor berita resmi Korea Selatan Yonhap melaporkan acara di Gunung Kumgang merupakan bagian dari rangkaian acara menjelang Olimpiade Musim Dingin PyeongChang.

Yonhap menyatakan Korut mengutip laporan media yang bias sebagai alasan untuk membatalkan pertunjukan tersebut.

Sebaliknya, media Korea Selatan telah menyatakan keprihatinannya bahwa kejadian bersama tersebut dapat melanggar sanksi Dewan Keamanan PBB yang berlaku terhadap Pyongyang.

Pyongyang dilaporkan juga mengangkat isu dalam laporan Korsel mengenai "acara internal", yakni rujukan yang jelas mengenai pawai militer yang mungkin digelar pada 8 Februari untuk memperingati 70 tahun Tentara Rakyat Korea.

Pada Jumat, menteri unifikasi Cho Myoung-gyon menyebut rencana pawai tersebut, yang dijadwalkan satu hari sebelum dimulainya Olimpiade, dianggap "mengintimidasi".

"Kim Jong-un rupanya ingin menunjukkan kekuatan absolutnya," kata Yonhap mengutip Cho.

Sebelumnya, Korut mengyatakan akan mengirim delegasi atlet dan pemain ke Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang di Korsel. Lebih dari seminggu kemudian, Korea mengumumkan bahwa mereka akan membentuk tim hoki es wanita gabungan untuk berpartisipasi dalam Olimpiade dan mereka akan berbaris bersama di bawah "bendera penyatuan" pada upacara pembukaan pertandingan.

Kedua Korea telah tampil bersama di pembukaan Olimpiade sebelumnya, namun ini merupakan tim gabungan pertama dalam satu pertandingan. Pertandingan Olimpiade akan berlangsung dari 9-25 Februari di Pyeongchang, kota yang berjarak hanya 80 Km dari perbatasan antara kedua Korea.

Menurut Yonhap, Korut akan menjadi tuan rumah sekelompok pemain ski dari tetangganya untuk latihan bersama dari hari Rabu. Badan tersebut menyatakan saat ini belum jelas apakah ini dan jadwal acara lainnya akan digelar.



Sumber:Suara Pembaruan

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PascaBrexit, Perekonomian Inggris Akan Lebih Buruk

Kondisi perekonomian Inggris diperkirakan akan menjadi lebih buruk setelah resmi meninggalkan Uni Eropa (UE).

DUNIA | 30 Januari 2018

Donald Trump Ancam Habisi Taliban

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, bersumpah akan melakukan langkah apapun untuk mengalahkan atau menghabisi kelompok militan Taliban di Afghanistan.

DUNIA | 30 Januari 2018

Lawatan Presiden Jokowi ke Afghanistan Lancar

Lawatan Presiden RI Joko Widodo ke Afghanistan, Senin (29/1), berjalan lancar dan aman di tengah situasi siaga tinggi keamanan akibat serangkaian serangan bom di Kabul.

DUNIA | 30 Januari 2018

Jokowi Terima Penghargaan dari Presiden Afghanistan

Penyematan medali ini merupakan penghormatan kepada Presiden Jokowi atas keteguhan dan keberanian dalam memajukan hubungan bilateral Indonesia-Afghanistan.

DUNIA | 30 Januari 2018

Tiba di Afghanistan, Jokowi Dikawal Ekstra Ketat

Kondisi Afghanistan saat Jokowi tiba sangat mencekam akibat serangan bom yang menewaskan 103 orang.

DUNIA | 29 Januari 2018

Presiden Mendarat di Kabul

Kunjungan Kenegaraan Presiden Jokowi ke Afghanistan adalah yang kedua bagi Presiden Republik Indonesia, setelah kunjungan Presiden Sukarno, pada tahun 1961.

DUNIA | 29 Januari 2018

Amerika Serikat Diserang Epidemi Flu, 37 Anak Meninggal

CDC memperkirakan jumlah korban jiwa secara total, termasuk anak-anak dan orang dewasa, dapat mencapai 50.000 orang

DUNIA | 29 Januari 2018

Kunjungi Kabul, Jokowi Ingin Tunjukkan Perlawanan terhadap Teror

Kunjungan ke Kabul adalah langkah yang superberani, karena negara negara besar lain di dunia justru mengeluarkan travel warning ke Afghanistan

DUNIA | 29 Januari 2018

Indonesia-Bangladesh Perkokoh Kerja Sama Ekonomi

Pemerintah Republik Indonesia dan Republik Rakyat Bangladesh sepakat memperkokoh kerja sama di bidang ekonomi serta menciptakan peluang kerja sama baru lainnya.

DUNIA | 28 Januari 2018

Presiden Kunjungi Kediaman Sheikh Mujibur Rahman

Presiden mengunjungi kediaman pemimpin Bangladesh pertama Sheikh Mujibur Rahman yang kini berfungsi sebagai Bangabhandu Memorial Museum di Dhaka, Bangladesh.

DUNIA | 28 Januari 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS