Tiongkok Nyatakan Mantan Direktur Interpol Terlibat Kasus Suap
INDEX

BISNIS-27 425.322 (6.54)   |   COMPOSITE 4870.04 (49.07)   |   DBX 940.805 (-0.47)   |   I-GRADE 127.855 (2.45)   |   IDX30 401.317 (7.5)   |   IDX80 105.56 (1.71)   |   IDXBUMN20 265.398 (6.32)   |   IDXG30 112.997 (1.91)   |   IDXHIDIV20 357.483 (6.59)   |   IDXQ30 117.699 (2.06)   |   IDXSMC-COM 210.149 (1.14)   |   IDXSMC-LIQ 234.599 (2.69)   |   IDXV30 100.238 (0.88)   |   INFOBANK15 757.481 (12.51)   |   Investor33 352.266 (5.51)   |   ISSI 143.81 (1.55)   |   JII 518.901 (6.54)   |   JII70 176.231 (2.41)   |   KOMPAS100 949.983 (13.23)   |   LQ45 737.154 (13.13)   |   MBX 1342.99 (15.69)   |   MNC36 264.429 (3.91)   |   PEFINDO25 260.033 (1.63)   |   SMInfra18 229.972 (4.74)   |   SRI-KEHATI 296.897 (5.09)   |  

Tiongkok Nyatakan Mantan Direktur Interpol Terlibat Kasus Suap

Selasa, 9 Oktober 2018 | 20:09 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Beijing- Tiongkok menyatakan, Senin (8/10), pihaknya sedang menyelidiki mantan direktur Interpol Meng Hongwei atas kasus suap dan sejumlah pelanggaran hukum lain.

Pada Minggu, Interpol, badan koordinasi polisi global yang berbasis di Prancis itu, menyatakan bahwa Meng telah mengundurkan diri sebagai direktur.

Pernyataan itu dilontarkan Tiongkok setelah pihak berwenang Prancis menyatakan Meng Hongwei dilaporkan hilang oleh istrinya setelah bepergian dari Prancis ke negara asalnya.

Tiongkok menyatakan bahwa Meng, yang juga merupakan wakil menteri untuk keamanan publik di Tiongkok, sedang diselidiki. Pada Senin (8/10), Kementerian Keamanan Publik Tiongkok menetapkan bahwa penyelidikan itu difokuskan pada dugaan suap.

"Penyelidikan terhadap Meng Hongwei yang menerima suap dan dugaan pelanggaran hukum sangat tepat waktu, benar-benar tepat dan cukupbijaksana," bunyi pernyataan kementerian itu dalam pernyataan di situs internetnya.

Kementerian Keamanan Publik Tiongkok juga menyatakan akan menyelidiki dan menghukum orang-orang yang menerima suap bersama Meng.

"Investigasi Meng Hongwei sepenuhnya menunjukkan tidak ada hak istimewa dan tidak ada pengecualian di depan hukum, dan siapa pun yang melanggar hukum harus dihukum berat," kata kementerian itu.

Menurut kementerian Tiongkok, pejabat tidak boleh dibiarkan merundingkan syarat atau tawar-menawar atas posisi di dalam partai, merujuk pada Partai Komunis yang berkuasa di Tiongkok.

Di bawah Presiden Xi Jinping, Tiongkok telah melakukan tindakan keras terhadap perbuatan korupsi.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Soal Penanganan Rohingya, Suu Kyi Janji Transparansi

Pemimpin de facto Aung San Suu Kyi berjanji untuk meningkatkan transparansi terkait penanganan pemerintahannya terhadap krisis Rohingya.

DUNIA | 9 Oktober 2018

Erdogan Desak Pembuktian Saudi atas Jurnalis yang Hilang

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mendesak Arab Saudi untuk membuktikan klaimnya bahwa jurnalis Jamal Khashoggi, yang hilang sejak pekan lalu, benar-benar meninggalkan konsulat Saudi di Istanbul.

DUNIA | 9 Oktober 2018

Malaysia Belum Putuskan Ekstradisi Zakir Naik

Menteri Urusan Luar Negeri Malaysia, Sushma Swaraj, mengatakan belum menerima seruan untuk mengekstradisi ulama Zakir Naik ke India.

DUNIA | 9 Oktober 2018

Bertemu di Beijing, Menlu AS-Tingkok Bersitegang

Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo, dan Menlu Tiongkok, Wang Yi, bersitegang saat bertemu di Beijing, Senin (8/10).

DUNIA | 9 Oktober 2018

Presiden Terima Kunjungan Deputi PM Malaysia di Istana Bogor

Wan Azizah juga akan mengadakan pertemuan dengan para pimpinan industri di Indonesia dan warga negara Malaysia di Jakarta.

DUNIA | 9 Oktober 2018

Turki Minta Konsulat Saudi Digeledah Lagi

Para pejabat Turki mengklaim bahwa kontributor Washington Post itu dibunuh di dalam konsulat.

DUNIA | 9 Oktober 2018

Dua Ekonom Pencetus "Pertumbuhan Hijau" Dapat Nobel

Mereka berdua akan berbagi hadiah 9 juta kronor Swedia (sekitar US$ 1,01 juta).

DUNIA | 8 Oktober 2018

Tiongkok Konfirmasi Tahan Direktur Interpol

Pada Minggu (7/10), Beijing menyatakan Meng Hongwei sedang diselidiki oleh badan anti-korupsi Tiongkok karena pelanggaran hukum yang tidak ditentukan.

DUNIA | 8 Oktober 2018

Lebih dari 1.600 Polisi Akan Kawal Raja Thailand dan Keluarganya

Lebih dari 1.600 polisi telah ditugaskan untuk melindungi Raja Thailand Maha Vajiralongkorn dan keluarganya.

DUNIA | 8 Oktober 2018

Luhut: Peserta Pertemuan IMF-World Bank 34.223 Orang

Luhut Binsar Pandjaitan menyebut total jumlah peserta Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional-Bank Dunia mencapai 34.223 orang.

DUNIA | 8 Oktober 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS