19 juta Warga Nigeria Alami Disabilitas
INDEX

BISNIS-27 441.115 (-6.71)   |   COMPOSITE 4999.36 (-65.27)   |   DBX 926.724 (-1.92)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 420.076 (-6.65)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 795.289 (-18.41)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 146.103 (-1.34)   |   JII 529.041 (-5.13)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 981.638 (-15.57)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1387.12 (-20.31)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 260.463 (-1.57)   |   SMInfra18 237.109 (-3.79)   |   SRI-KEHATI 309.505 (-5.9)   |  

19 juta Warga Nigeria Alami Disabilitas

Selasa, 9 Oktober 2018 | 20:13 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Abuja - Komisi Kependudukan Nasional Nigeria (NPC) memperkirakan bahwa tidak kurang dari 19 juta orang Nigeria hidup dengan disabilitas. Ketua Komisi, Eze Duruiheoma (SAN), mengumumkan fakta itu saat diskusi 28 Agenda Majelis Umum PBB tentang Pembangunan Sosial di markas PBB di New York, Amerika Serikat (AS).

Bank Dunia memperkirakan bahwa satu miliar orang, atau 15% dari populasi dunia, mengalami berbagai bentuk cacat tubuh dan prevalensinya lebih tinggi untuk negara berkembang.

Kepala NPC mengatakan Nigeria memiliki kebijakan yang menyediakan sekian persentase lowongan kerja untuk orang cacat. Dia menambahkan organisasi perusahaan juga didorong untuk menyediakan dua persen lowongan untuk penduduk cacat.

“Akibatnya, pemerintah menerapkan langkah-langkah untuk mempromosikan dan meningkatkan keterampilan kewirausahaan dari 19 juta Orang Penyandang Cacat (PWD) kami," paparnya. .

Duruiheoma mengatakan Nigeria mengakui pentingnya menerapkan kebijakan yang menjembatani kesenjangan ketimpangan sosial melalui pengentasan kemiskinan, integrasi sosial, pekerjaan penuh dan pekerjaan layak yang menargetkan terutama populasi kecacatan.

“Undang-undang mewajibkan semua tingkatan pemerintah, termasuk lembaga di negara tersebut, untuk mendirikan Pusat Warga Negara Senior Nasional untuk memastikan perawatan, pelatihan, integrasi, orientasi dan orientasi ulang yang tepat dari warga senior,” ujarnya.

Duruiheoma mengatakan ERGP akan mempercepat realisasi tujuan Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan dan tujuan sosial-ekonomi menyeluruh dari Agenda 2063 dari Uni Afrika.

“Pada dasarnya, EGRP dirancang untuk menempatkan ekonomi negara pada lintasan pertumbuhan ke atas, infrastruktur sosial yang sehat, daya saing global, serta menjamin kelestarian lingkungan untuk semua orang Nigeria,” tambahnya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Tiongkok Nyatakan Mantan Direktur Interpol Terlibat Kasus Suap

Tiongkok sedang menyelidiki mantan direktur Interpol Meng Hongwei atas kasus suap dan sejumlah pelanggaran hukum lain.

DUNIA | 9 Oktober 2018

Soal Penanganan Rohingya, Suu Kyi Janji Transparansi

Pemimpin de facto Aung San Suu Kyi berjanji untuk meningkatkan transparansi terkait penanganan pemerintahannya terhadap krisis Rohingya.

DUNIA | 9 Oktober 2018

Erdogan Desak Pembuktian Saudi atas Jurnalis yang Hilang

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mendesak Arab Saudi untuk membuktikan klaimnya bahwa jurnalis Jamal Khashoggi, yang hilang sejak pekan lalu, benar-benar meninggalkan konsulat Saudi di Istanbul.

DUNIA | 9 Oktober 2018

Malaysia Belum Putuskan Ekstradisi Zakir Naik

Menteri Urusan Luar Negeri Malaysia, Sushma Swaraj, mengatakan belum menerima seruan untuk mengekstradisi ulama Zakir Naik ke India.

DUNIA | 9 Oktober 2018

Bertemu di Beijing, Menlu AS-Tingkok Bersitegang

Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo, dan Menlu Tiongkok, Wang Yi, bersitegang saat bertemu di Beijing, Senin (8/10).

DUNIA | 9 Oktober 2018

Presiden Terima Kunjungan Deputi PM Malaysia di Istana Bogor

Wan Azizah juga akan mengadakan pertemuan dengan para pimpinan industri di Indonesia dan warga negara Malaysia di Jakarta.

DUNIA | 9 Oktober 2018

Turki Minta Konsulat Saudi Digeledah Lagi

Para pejabat Turki mengklaim bahwa kontributor Washington Post itu dibunuh di dalam konsulat.

DUNIA | 9 Oktober 2018

Dua Ekonom Pencetus "Pertumbuhan Hijau" Dapat Nobel

Mereka berdua akan berbagi hadiah 9 juta kronor Swedia (sekitar US$ 1,01 juta).

DUNIA | 8 Oktober 2018

Tiongkok Konfirmasi Tahan Direktur Interpol

Pada Minggu (7/10), Beijing menyatakan Meng Hongwei sedang diselidiki oleh badan anti-korupsi Tiongkok karena pelanggaran hukum yang tidak ditentukan.

DUNIA | 8 Oktober 2018

Lebih dari 1.600 Polisi Akan Kawal Raja Thailand dan Keluarganya

Lebih dari 1.600 polisi telah ditugaskan untuk melindungi Raja Thailand Maha Vajiralongkorn dan keluarganya.

DUNIA | 8 Oktober 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS