Rouhani Tuding AS Berupaya Ganti Rezim Iran
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Rouhani Tuding AS Berupaya Ganti Rezim Iran

Senin, 15 Oktober 2018 | 17:15 WIB
Oleh : Jeanny Aipassa / WIR

Teheran-Presiden Iran, Hassan Rouhani, menuding Amerika Serikat (AS), sedang berupaya untuk mengganti rezim pemerintahan di negara tersebut. Dia juga menyebut pemerintah AS saat ini “sangat jahat” terhadap Iran.

“Mengurangi legitimasi sistem adalah tujuan akhir mereka. Mereka mengatakan ingin perubahan rezim. Bagaimana perubahan rezim terjadi, kalau tidak mengurangi legitimasi?” kata Rouhani dalam pidato menandai dimulainya tahun akademik baru di Universitas Teheran, Minggu (14/10).

Menurut dia, AS saat ini terlibat dalam perang ekonomi dan psikologis melawan Iran. Segala upaya dilakukan negara adikuasa itu, untuk melemahkan legitimasi pemerintah Iran baik di dalam maupun luar negeri.

“Dalam 40 tahun terakhir, belum ada tim yang lebih jahat dari pemerintah AS saat ini terhadap Iran,” ujar Rouhani.

Seperti diketahui, Iran mulai memasuki krisis ekonomi sejak Presiden AS, Donald Trump, menyatakan keluar dari kesepakatan nuklir Iran, pada Mei 2018. Seirihg dengan keluarnya AS dari kesepakatan yang dibuat pada 2015 tersebut, Trump juga mengeluarkan ancaman bagi negara-negara dan perusahaan yang memiliki hubungan bisnis dengan AS untuk tidak berinvestasi di Irak.

Tak hanya itu, AS juga menyerukan negara-negara menghentikan pembelian minyak mentah dari Iran, hingga menjadikan penjualan minyak negara tersebut berada pada “titik nol”. Mulai 4 November 2018, AS akan memberlakukan sanksi bagi pihak manapun yang membeli minyak dari Iran.

Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) menyatakan sanksi yang dijatuhkan AS membawa Iran menuju resesi. Pertumbuhan ekonomi, Iran diperkirakan akan turun sebesar 1,5% pada 2018, dan menyusut sebesar 3,5% pada 2019 jika sanksi terus berlanjut.

Sebelumnya, IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi Iran akan mencapai 4% pada 2018 dan 2019. Namun dengan keluarnya AS dari kesepakatan nuklir Iran dan sanksi terbaru yang dijatuhkan Presiden AS, Donald Trump, IMF memperkirakan penurunan signifikan pada pertumbuhan ekonomi Iran.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pesan Kehangatan dari Bali untuk Hadapi 'Winter is Coming'

Kami ingin cinta, kehangatan maupun semangat kolaborasi dari Bali bisa menjadi penghangat dan pelindung dari musim dingin.

DUNIA | 15 Oktober 2018

Inggris, Prancis, Jerman Pertanyakan Nasib Khashoggi

Muncul bocoran dugaan di media kalau dia disiksa dan bahkan dimutilasi.

DUNIA | 14 Oktober 2018

Oposisi Inggris Minta Penjualan Senjata ke Saudi Dihentikan

“Kami akan menghentikan penjualan senjata kepada Arab Saudi sampai mereka mengubah sikap."

DUNIA | 14 Oktober 2018

Menlu: Indonesia di Garda Depan untuk Palestina

Indonesia merupakan salah satu negara yang konsisten mendukung kemerdekaan Palestina dari kekuasaan Israel.

DUNIA | 14 Oktober 2018

Bank Dunia Berfokus pada Tiga Isu Utama, Termasuk Fintech

Risiko penurunan pertumbuhan global telah meningkat karena berbagai alasan, termasuk tingkat utang dan volatilitas mata uang yang meningkat.

DUNIA | 14 Oktober 2018

Serukan Perdamaian, Menlu Retno dan Menlu Palestina Hadir di CFD

Para tokoh lintas agama juga mendoakan kedamaian bagi dunia dan Palestina.

DUNIA | 14 Oktober 2018

Menang Pemilu, Anwar Ibrahim Buka Jalan ke Kursi PM

Mahathir hanya akan berkuasa selama dua tahun sebelum meneruskannya kepada Anwar.

DUNIA | 14 Oktober 2018

Menlu RI dan Palestina Resmikan Taman Palestine Walk di Bandung

Bandung adalah salah satu kota yang erat dalam sejarah dukungan Indonesia untuk kemerdekaan Palestina.

DUNIA | 13 Oktober 2018

Melania Trump Bantah Kabar Keretakan Rumah Tangga

Melania menyatakan rumah tangganya baik-baik saja.

DUNIA | 13 Oktober 2018

Ini Isi Nota Kerja Sama Menteri-menteri Pangan ASEAN

Pertemuan Menteri-menteri pertanian, perikanan dan kehutanan ASEAN (AMAF) ke-40 dan 3 negara di kawasan melahirkan sejumlah kesepakatan.

DUNIA | 13 Oktober 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS