Untuk Negara Manapun Pembeli Minyak Iran, AS Siap Jatuhkan Sanksi
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Untuk Negara Manapun Pembeli Minyak Iran, AS Siap Jatuhkan Sanksi

Senin, 1 Juli 2019 | 08:58 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Washington, Beritasatu.com - Amerika Serikat (AS) akan memberikan sanksi kepada negara mana pun yang mengimpor minyak Iran, dan saat ini tidak ada pengecualian untuk sanksi itu. Seperti dilaporkan Sabtu (29/6), hal itu diumumkan utusan khusus AS untuk Iran Brian Hook kepada wartawan di London.

Kebijakan ekonomi garis keras administrasi Trump melawan Republik Islam terus dalam menanggapi Teheran menjatuhkan pesawat nirawak AS pekan lalu.

Setelah Trump mengumumkan sanksi baru yang secara langsung menargetkan kepemimpinan Iran, AS kini menyatakan pemerintah akan memberlakukan hukuman pada negara-negara yang melanggar pembatasan sebelumnya juga.

“Kami akan memberikan sanksi atas impor minyak mentah Iran. Saat ini, tidak ada keringanan minyak," kata Hook ketika ditanya tentang berlanjutnya penjualan minyak mentah Iran di Asia.

Pengecualian larangan AS sebelumnya telah diberlakukan sehingga memungkinkan beberapa negara yang bergantung pada impor minyak Iran, untuk terus membelinya terlepas dari adanya sanksi AS.

Tiongkok

Secara eksplisit, Hook menyebutkan laporan bahwa pembeli terbesar Iran yakni Tiongkok, telah menerima setidaknya satu pengiriman minyak sejak pengabaian sanksi dicabut.

“Kami akan memberikan sanksi atas setiap pembelian ilegal minyak mentah Iran,” kata Hook.

Beijing telah sangat kritis terhadap keputusan untuk membatalkan pengabaian, dan negara itu bukan satu-satunya yang menentang langkah keras Washington dalam komunitas internasional.

Uni Eropa terus melakukan upaya akomodatif untuk meyakinkan Iran agar tetap menaati ketentuan-ketentuan perjanjian nuklir 2015, terlepas dari penarikan AS yang tanpa basa-basi. Uni Eropa diperkirakan akan mengumumkan jalur kredit multi-juta dolar untuk membantu memudahkan perdagangan minggu depan.

Meskipun terjadi permusuhan baru-baru ini dimulai dengan keputusan Trump untuk menarik diri dari kesepakatan nuklir yang disetujui oleh pendahulunya, Hook mengatakan kepada wartawan bahwa Iran yang telah berkali-kali menolak tawaran diplomasi.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Lima Tewas dalam Serangan Bom di Kamp Militer Filipina

Serangan bom terjadi di pangkalan militer di Filipina Selatan pada Jumat (28/6), sehingga menewaskan lima orang, termasuk tiga tentara, dan melukai sembilan orang lainnya.

DUNIA | 30 Juni 2019

250 Orang Ditangkap di Ethiopia Sejak Kudeta Gagal

Otoritas Ethiopia telah menangkap sekitar 250 orang di beberapa wilayah sebagai bagian dari peningkatan tindakan keras terhadap para pendukung aksi kudeta.

DUNIA | 30 Juni 2019

Prancis Catat Rekor Suhu Tertinggi 45,8 Derajat Celsius

Prancis mencatat rekor suhu tertinggi mencapai 45,9 derajat Celsius di tengah gelombang panas yang sedang melanda Eropa saat ini.

DUNIA | 30 Juni 2019

OAS: Migran Venezuela Akan Bertambah Jadi 8 Juta Jiwa

Pada Jumat (28/6), OAS menyatakan jumlah migran dari negara penghasil minyak itu dapat berlipat ganda menjadi 8 juta pada akhir tahun 2020.

DUNIA | 30 Juni 2019

Presiden Jokowi Angkat Isu Pemberdayaan Perempuan di G20

Presiden Joko Widodo mengangkat isu terkait akses pendidikan dan pemberdayaan perempuan saat berbicara pada Sesi III KTT G20 Osaka.

DUNIA | 29 Juni 2019

Presiden Jokowi Kembali ke Tanah Air

Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo kembali ke Tanah Air, Sabtu (29/6/2019) usai menghadiri KTT G20 di Osaka, Jepang.

DUNIA | 29 Juni 2019

Presiden Erdogan Berencana Kunjungi Indonesia

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berencana melakukan kunjungan ke Indonesia awal tahun 2020.

DUNIA | 27 Maret 2019

Bertemu Pangeran Saudi, Presiden Bahas Kerja Sama Energi

Presiden Joko Widodo menggelar pertemuan bilateral dengan Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi Pangeran Mohammad bin Salman, dengan membahas masalah energi.

DUNIA | 29 Juni 2019

Bertemu PM India, Presiden Jokowi Angkat Isu Ekonomi dan Maritim

Presiden Jokowi mengajak kedua negara untuk terus mendorong pencapaian target perdagangan sebesar 50 miliar dolar AS di tahun 2025.

DUNIA | 29 Juni 2019

Indonesia Buka-bukaan Soal Sawit dan Gambut di Norwegia

Keberhasilan Indonesia dalam melestarikan sawit dan gambut tidak lepas dari upaya kolektif pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat.

DUNIA | 29 Juni 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS