Dituduh Korupsi, Menkeu Kenya Ditahan
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Dituduh Korupsi, Menkeu Kenya Ditahan

Selasa, 23 Juli 2019 | 19:23 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Nairobi, Beritasatu.com- Menteri Keuangan Kenya Henry Rotich dan 27 pejabat keuangan lainnya telah ditahan atas tuduhan korupsi. Menurut polisi, penangkapan juga terkait penipuan proyek bernilai jutaan dolar untuk membangun dua bendungan besar.

Pada Senin (22/7), Rotich dan kepala eksekutif otoritas lingkungan Kenya menyerahkan diri kepada polisi, beberapa jam setelah kepala jaksa penuntut negara itu memerintahkan penangkapan dan penuntutan.

“Mereka ditahan sekarang menunggu untuk dibawa ke pengadilan. Kami mencari pihak yang lain dan mereka semua akan dibawa ke pengadilan,” kata Kepala Kepolisian Kenya, George Kinoti.

Penangkapan Rotich menandai pertama kalinya menteri yang duduk di pemerintahan Kenya ditangkap atas tuduhan korupsi. Di Kenya, korupsi memang merajalela. Tuduhan terhadap Rotich berasal dari penyelidikan polisi atas penyalahgunaan dana dalam proyek bendungan yang diawasi oleh perusahaan konstruksi Italia CMC Di Ravenna.

Sebaliknya, Rotich membantah melakukan kesalahan dalam iklan surat kabar besar pada Maret lalu. Perusahaan juga membantah tuduhan yang sama.

Direktur Penuntutan Publik Kenya Noordin Haji mengatakan menteri keuangan dan terdakwa akan menghadapi delapan dakwaan, mulai dari berkonspirasi, hingga penipuan dan pelanggaran keuangan.

Menurut kontrak, proyek itu menelan biaya total US$ 450 juta (sekitar Rp7,04 triliun), tetapi perbendaharaan telah meningkatkan jumlah anggaran proyek ini sebesar US$ 164 juta (sekitar Rp 2,56 triliun) tanpa memperhatikan kinerja atau pekerjaan.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Huawei Akan Pecat 600 Pegawai di AS

Para karyawan yang memenuhi syarat akan ditawarkan paket pesangon, termasuk gaji dan tunjangan.

DUNIA | 23 Juli 2019

Jemaah Haji Rawan Terpisah dari Rombongan

Kementerian Agama RI mencatat peningkatan angka jemaah yang terpisah dari rombongannya, rata-rata 25 orang.

DUNIA | 23 Juli 2019

Masjid Berumur 1.200 Tahun Ditemukan di Israel

Para arkeolog menemukan reruntuhan 1.200 tahun di padang pasir, kota Rahat di gurun Negev, Israel.

DUNIA | 23 Juli 2019

WN Selandia Baru Serahkan 10.000 Pucuk Senjata Api

Warga Selandia Baru telah menyerahkan lebih dari 10.000 senjata, komponen-komponen dan aksesori senjata dalam minggu pertama skema pembelian kembali.

DUNIA | 23 Juli 2019

Demonstran Hong Kong Diserang Geng Preman

Sekelompok pria bertopeng yang dipersenjatai dengan tongkat menyerbu satu stasiun kereta api di distrik Yuen Long, Hong Kong pada Minggu (21/7).

DUNIA | 22 Juli 2019

Benjamin Netanyahu Jadi PM Israel Terlama

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menjadi pemimpin terlama di negara itu.

DUNIA | 22 Juli 2019

Kebakaran Hutan di Portugal, 1.000 Pemadam Dikerahkan

Lebih dari 1.000 petugas pemadam kebakaran menghadapi kebakaran hutan di Portugal tengah, Minggu (21/7).

DUNIA | 22 Juli 2019

Kapal Inggris Diminta Hindari Selat Hormuz

Pemerintah Inggris telah memerintahkan agar semua kapal asal negara tersebut menghindari Selat Hormuz, pascaditahannya kapal tanker “Stena Impero” oleh militer Iran, pekan lalu.

DUNIA | 22 Juli 2019

Gelombang Panas Pengaruhi Produksi Anggur di Prancis

Prancis bersama Spanyol dan Italia merupakan produsen dan eksportir anggur terbesar di dunia.

DUNIA | 21 Juli 2019

Sindikat Narkoba Asia Hasilkan Rp 203 Triliun/ Tahun

Sindikat narkoba di Asia Tenggara menghasilkan lebih dari US$ 60 miliar (sekitar Rp 203 triliun per tahun dari pasokan narkoba metamfetamin.

DUNIA | 21 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS