Uni Eropa Isyaratkan Tidak Takut Boris Johnson
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Uni Eropa Isyaratkan Tidak Takut Boris Johnson

Senin, 12 Agustus 2019 | 20:57 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WIR

London, Beritasatu.com- Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson saat ini dinilai berusaha menakut-nakuti Eropa agar memberikan kesepakatan Brexit lebih baik. Sejauh ini, Johnson sangat halus menyampaikan hal itu, termasuk berulang kali menyatakan jika menjadi PM akan meningkatkan persiapan untuk meninggalkan Uni Eropa (UE) tanpa kesepakatan.

Logika yang dipakai Johnson adalah Brexit tanpa kesepakatan (no-deal Brexit) akan menimbulkan kekacauan, tidak hanya di Inggris tapi juga di negara-negara Eropa. Melihat keseriusan Johnson, Eropa pada akhirnya akan menegosiasikan ulang kesepakatan yang telah diketok dengan pendahulunya, Theresa May.

Sejak menjabat PM, Johnson belum melunakkan pendekatannya. Dia membawa banyak pendukung Brexit garis keras ke dalam kabinetnya dan tim penasihatnya. Dalam beberapa pekan terakhir, tidak ada kesepakatan yang terjadi dari sesuatu yang diyakini bisa terjadi.

Tapi, UE tampaknya tetap bersikukuh dan mengisyaratkan tidak takut atas ancaman halus Johnson. “Sejak dipicu Pasal 50, kita tahu tidak ada kesepakatan yang mungkin. Itu mengapa kami mempersiapkannya jauh sebelum Inggris,” kata seorang sumber pejabat UE kepada CNN, Minggu (11/8).

Brussels tampaknya santai terkait semua situasi Brexit. “Ancaman dari suatu kesepakatan tidak akan membuat Anda kemana pun dengan UE,” kata seorang peneliti senior di Institut untuk Pemerintah, Georgina Wright.

“Ancaman-ancaman tidak akan mengubah pikiran mereka, hanya akan ada alternatif kredibel,” tambah Wright.

Alternatif yang disebutkan Wright berbicara tentang bagian spesifik dari perjanjian penarikan Brexit, yang dikenal sebagai penghalang perbatasan (backstop) Irlandia yaitu jaminan kebijakan untuk mencegah kembalinya ke perbatasan keras antara Irlandia Utara, bagian dari Inggris, dan Republik Irlandia, sebagai bagian dari UE.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Korban Tewas Banjir India Capai 147 Orang

Jumlah korban tewas akibat banjir di tiga negara bagian India yakni Karnataka, Kerala, dan Maharashtra, meningkat menjadi 147 orang, Minggu (11/8).

DUNIA | 12 Agustus 2019

Diserbu Demonstran, Bandara Hong Kong Ditutup

Krisis di Hong Kong sudah berlangsung 10 pekan dan kembali menunjukkan ekskalasi cukup dramatis.

DUNIA | 12 Agustus 2019

Korea dan Jepang Juga Terlibat Perang Dagang

Jepang dan Korsel saling mengeluarkan tetangganya dari daftar mitra dagang terpercaya.

DUNIA | 12 Agustus 2019

Lampu Gemerlap Signify Akan Terangi 15 Jembatan di Sungai Thames

Lampu Gemerlap Signify Akan Terangi 15 Jembatan di Sungai Thames

DUNIA | 12 Agustus 2019

Dukung Vivian Forbes, Perbatasan Laut Timor Perlu Dibahas Lagi

Australia dan Timor Leste menyelesaikan batas perairan dengan prinsip median line.

NASIONAL | 12 Agustus 2019

Kecewa Hadiah Ultah, Pemuda Tajir Buang Sedan BMW ke Sungai

Akash, seorang pemuda tajir di India yang berharap berulang tahun ke-22. Tapi akibat kecewa berat, dia malah menceburkan sedan baru BMW ke sungai.

DUNIA | 11 Agustus 2019

Tanah Longsor di Myanmar, 41 Tewas

Setidaknya 41 orang tewas setelah banjir lumpur menimpa satu desa di negara bagian timur, Mon, Myanmar.

DUNIA | 11 Agustus 2019

Topan Lekima Hantam Tiongkok, 18 Tewas dan 14 Hilang

Sejumlah 18 orang tewas dan 14 orang lainnya hilang dalam tanah longsor setelah Topan Lekima menghantam Tiongkok timur.

DUNIA | 11 Agustus 2019

Wukuf di Arafah Diguyur Hujan Lebat

Awalnya cuaca terik dirasakan di sekitar Arafah, lalu setelah itu datang hujan lebat disertai petir.

DUNIA | 11 Agustus 2019

Jemaah Indonesia Mulai Tinggalkan Arafah

Setelah Maghrib jemaah diberangkatkan secara bergelombang dari Arafah menuju Muzdalifah.

DUNIA | 11 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS