Kedubes Korsel di Jepang Dapat Surat Ancaman dan Peluru
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

Kedubes Korsel di Jepang Dapat Surat Ancaman dan Peluru

Rabu, 4 September 2019 | 09:52 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Tokyo, Beritasatu.com- Kedutaan Besar Korea Selatan di Tokyo menerima surat ancaman disertai butiran peluru pada akhir bulan lalu. Pada Selasa (3/9), hal itu dikonfirmasi polisi Jepang.

Polisi yang bertanggung jawab atas penyelidikan mengatakan surat itu dikirim pada 27 Agustus ke kedutaan besar di distrik Minato di Tokyo tengah. Surat itu juga dialamatkan kepada mantan duta besar Lee Su-hoon.

Sumber-sumber investigasi mengatakan bahwa amplop itu berisi selembar kertas dan sebutir peluru. Ditulis di atas kertas, pengirim mengklaim memiliki senapan dan berencana untuk menargetkan orang-orang Korea Selatan.

Menurut penyiar publik Jepang NHK, pengirim surat juga menulis bahwa orang Korea Selatan harus meninggalkan Jepang.

Dalam insiden terpisah, polisi setempat mengatakan mereka menangkap seorang pria berusia 60-an pada hari Minggu. Dia diduga merusak kotak surat Kedutaan Korea Selatan dengan pukulan tinju.

Menurut polisi, pelaku juga mengirim surat kepada kedutaan pada saat itu memprotes pemerintah Korea Selatan.

Insiden itu terjadi ketika hubungan antara Jepang dan Korea Selatan merosot ke level terendah dalam beberapa waktu terakhir terkait kerja paksa masa perang selama pendudukan Jepang di Semenanjung Korea tahun 1910-1945.

Pengadilan tinggi Korea Selatan memerintahkan beberapa perusahaan besar Jepang untuk memberikan kompensasi kepada penggugat Korea Selatan.

Jepang mengklaim keputusan itu tidak sejalan dengan hukum internasional dan bertentangan dengan fondasi hubungan persahabatan serta kerja sama antara kedua negara tetangga sejak normalisasi hubungan diplomatik 1965.

Pertikaian itu telah menjalar ke dalam pertengkaran perdagangan yang sengit antara kedua negara. Bahkan pemerintah Korea Selatan juga memutuskan untuk membatalkan perjanjian berbagi intelijen militer dengan Jepang.



Sumber:Suara Pembaruan

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Akademi Palang Merah Pertama di Dunia Dibangun di Tiongkok

Akademi Palang Merah pertama di dunia telah didirikan di Suzhou, Provinsi Jiangsu, Tiongkok bagian timur.

DUNIA | 4 September 2019

Taiwan Perketat Aturan Merokok di Tempat Umum

Otoritas Taiwan telah melarang orang-orang merokok di bawah jalan setapak di luar toko-toko dan kedai kopi di Taipei, New Taipei City dan Kaohsiung.

DUNIA | 4 September 2019

Spanyol Selamatkan Hampir 200 Migran di Mediterania

Hampir 200 orang diselamatkan karena berusaha melakukan penyeberangan berbahaya dari Afrika Utara ke Spanyol pada Senin (2/9).

DUNIA | 3 September 2019

PM Khan: Pakistan Tidak Akan Gunakan Senjata Nuklir

Pakistan tidak akan menggunakan senjata nuklir terlebih dahulu, di tengah ketegangan dengan saingan beratnya India.

DUNIA | 3 September 2019

Serangan Koalisi Saudi di Yaman, 100 Orang Tewas

Seorang pejabat Palang Merah memperkirakan bahwa serangan udara Saudi menewaskan sedikitnya 100 orang di satu penjara Yaman, Minggu (1/9)

DUNIA | 2 September 2019

Partai Buruh Akan Hentikan “No-Deal Brexit”

Oposisi utama Inggris, Partai Buruh, menyatakan akan melakukan apa pun yang memungkinkan untuk menghentikan Brexit tanpa kesepakatan (no-deal Brexit)

DUNIA | 2 September 2019

Milisi Kashmir Desak Intervensi Militer Pakistan

Komandan militan Kashmir menyatakan Pakistan harus mengirimkan pasukan untuk melindungi orang-orang di wilayah Kashmir yang dikuasai India

DUNIA | 2 September 2019

Menlu Resmikan "Migas Corner" Pertama di KBRI Kuwait

Migas Corner dilengkapi dengan informasi terkini mengenai industri hulu sektor migas di Indonesia dan potensi sumber daya.

DUNIA | 2 September 2019

KBRI Riyadh Terima Santunan Rp 85,1 M untuk Korban Crane

Santunan dari Raja Salman ini diperuntukkan untuk para korban musibah jatuhnya crane pada musim haji 2015 lalu.

DUNIA | 2 September 2019

AS dan Tiongkok Berlakukan Tarif Baru Impor

Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok sama-sama memberlakukan kenaikan tarif baru impor pada Minggu (1/9), yang srksligus menandai babak kedua perang dagang antarkedua negara.

DUNIA | 2 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS