Bangladesh Blokir Internet di Kamp Rohingya
INDEX

BISNIS-27 448.452 (2.34)   |   COMPOSITE 5112.19 (31.86)   |   DBX 973.986 (8.67)   |   I-GRADE 139.714 (1.48)   |   IDX30 428.304 (2.58)   |   IDX80 113.764 (0.56)   |   IDXBUMN20 291.927 (3.17)   |   IDXG30 119.182 (0.2)   |   IDXHIDIV20 379.228 (3.03)   |   IDXQ30 124.656 (0.92)   |   IDXSMC-COM 220.2 (1.7)   |   IDXSMC-LIQ 259.388 (-0.32)   |   IDXV30 107.478 (0.14)   |   INFOBANK15 831.648 (11.11)   |   Investor33 374.125 (2.2)   |   ISSI 151.171 (0.09)   |   JII 550.867 (-0.37)   |   JII70 188.056 (-0.11)   |   KOMPAS100 1022.34 (4.05)   |   LQ45 789.815 (4.4)   |   MBX 1412.7 (8.24)   |   MNC36 280.331 (1.41)   |   PEFINDO25 282.464 (2.47)   |   SMInfra18 241.575 (1.13)   |   SRI-KEHATI 316.512 (2.46)   |  

Bangladesh Blokir Internet di Kamp Rohingya

Rabu, 4 September 2019 | 20:25 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WIR

Dhaka, Beritasatu.com- Otoritas pengaturan telekomunikasi Bangladesh, Selasa (4/9), memerintahkan operator telepon seluler untuk memblokir sebagian layanan data berkecepatan tinggi ke wilayah kamp pengungsian warga Rohingya.

Langkah itu dilakukan menyusul lonjakan kekerasan kejahatan di distrik sebelah selatan Cox's Bazar yang menjadi tempat tinggal lebih dari satu juta warga Rohingya.

“Kami telah meminta operator untuk menghentikan layanan 3G dan 4G mulai pukul 17.00 sampai 06.00 di kamp Cox's Bazar,” kata juru biacara Komisi Pengaturan Telekomunikasi Bangladesh Zakir Hossain Khan.

Menurut Khan, keputusan itu dibuat karena alasan keamanan. “Mereka juga diminta untuk memberitahu kami pada 9 September 2019 terkait langkah yang akan diambil untuk menari SIM yang dipakai oleh masyarakat Rohingya dan mereka akan berhenti menjual SIM kepada mereka,” tambahnya merujuk kepada kartu SIM di telepon seluler.

Pada Minggu (1/9), operator diminta untuk memblokir layanan mobile dan berhenti menjual kartu-kartu SIM kepada Rohingya. Perintah untuk menghentikan layanan mobile telah dikeluarkan kembali setelah laporan adanya penjualan SIM oleh operator yang melanggar perintah pemerintah.

Lebih dari 730.000 warga Rohingya meninggalkan Rakhine State, Myanmar, menuju ke perbatasan Bangladesh setelah kekerasan militer pada Agustus 2017. Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) menyebut aksi militer Myanmar sebagai genosida, namun dibantah oleh negara itu.

Upaya untuk repatriasi (memulangkan kembali) 3.450 warga Rohingya telah mengalami kegagalan pada 22 Agustus 2019 karena tidak seorang pun setuju untuk kembali ke Rakhine State. Namun dengan ketidakpastian kembalinya mereka ke Myanmar, para pengungsi Rohingya di Bangladesh mulai tertarik kepada narkoba dan kejahatan.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Aktivis Hong Kong Desak Taiwan Ikut Demonstrasi

Sejumlah aktivis Hong Kong termasuk Joshua Wong (22), mendesak Taiwan untuk membantu mendorong demokrasi di kota yang dikuasai Tiongkok itu.

DUNIA | 4 September 2019

Polisi Guinea Bissau Sita 1,8 Ton Kokain

Polisi di Guinea-Bissau telah menyita lebih dari 1,8 ton kokain yang disembunyikan dalam kantong tepung.

DUNIA | 4 September 2019

Boris Johnson Kalah Voting, Parlemen Inggris Akan Ajukan RUU Tunda Brexit

Anggota parlemen dari Partai Konservatif dan oposisi berhasil mengalahkan pemerintahan Boris Johnson dalam voting untuk mengambil alih agenda Brexit

DUNIA | 4 September 2019

Tahun Depan, Vladimir Putin Kunjungi Indonesia

Presiden Rusia Vladimir Putin dijadwalkan mengunjungi Indonesia pada awal 2020 untuk memperingati 70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Rusia.

DUNIA | 4 September 2019

PBB yang Inklusif Perlu Ikutsertakan Taiwan

Dasar hukum yang sering digunakan untuk mengabaikan Taiwan dari PBB adalah Resolusi 2758 (XXVI) yang diadopsi oleh Majelis Umum PBB pada 1971.

DUNIA | 4 September 2019

Pencarian Korban Kapal Terbakar di California Dihentikan, 34 Orang Diduga Tewas

Penjaga Pantai mengatakan tidak ada korban yang ditemukan hidup setelah api membakar kapal ikan di pantai California Selatan.

DUNIA | 4 September 2019

Bela Bolsonaro, Petarung MMA Brasil Ancam Pukul Macron

Perseteruan sengit antara Presiden Brasil Jair Bolsonaro dan Presiden Prancis Emmanuel Macron menjadi perhatian publik.

DUNIA | 4 September 2019

Kedubes Korsel di Jepang Dapat Surat Ancaman dan Peluru

Kedutaan Besar Korea Selatan di Tokyo menerima surat ancaman disertai butiran peluru pada akhir bulan lalu. Pada Selasa (3/9), hal itu dikonfirmasi polisi Jepang.

DUNIA | 4 September 2019

Akademi Palang Merah Pertama di Dunia Dibangun di Tiongkok

Akademi Palang Merah pertama di dunia telah didirikan di Suzhou, Provinsi Jiangsu, Tiongkok bagian timur.

DUNIA | 4 September 2019

Taiwan Perketat Aturan Merokok di Tempat Umum

Otoritas Taiwan telah melarang orang-orang merokok di bawah jalan setapak di luar toko-toko dan kedai kopi di Taipei, New Taipei City dan Kaohsiung.

DUNIA | 4 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS