Kemlu: Wapres Instruksikan Penanganan Pengungsi Kalideres
INDEX

BISNIS-27 491.129 (11.99)   |   COMPOSITE 5612.42 (112.33)   |   DBX 1062.36 (4.11)   |   I-GRADE 161.886 (4.37)   |   IDX30 478.794 (12.21)   |   IDX80 126.714 (3.02)   |   IDXBUMN20 355.426 (9.57)   |   IDXG30 131.028 (2.32)   |   IDXHIDIV20 432.126 (9.85)   |   IDXQ30 139.823 (3.69)   |   IDXSMC-COM 243.691 (3.69)   |   IDXSMC-LIQ 294.252 (6.8)   |   IDXV30 122.487 (4.61)   |   INFOBANK15 946.8 (29.41)   |   Investor33 412.464 (10.19)   |   ISSI 165.112 (2.43)   |   JII 597.802 (9.53)   |   JII70 206.187 (3.44)   |   KOMPAS100 1134.88 (27.52)   |   LQ45 883.061 (21.77)   |   MBX 1552.46 (34.83)   |   MNC36 308.511 (7.09)   |   PEFINDO25 308.232 (9)   |   SMInfra18 281.756 (5.87)   |   SRI-KEHATI 352.482 (8.96)   |  

Kemlu: Wapres Instruksikan Penanganan Pengungsi Kalideres

Minggu, 8 September 2019 | 08:10 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WIR

Jakarta, Beritasatu.com- Penanganan pemindahan pengungsi luar negeri dari gedung bekas Kodim di Kalideres, Jakarta Barat, mendapatkan perhatian dari Wakil Presiden Jusuf Kalla. Proses pemindahan saat ini masih berjalan dan tersisa sekitar 300 pengungsi dari awalnya sekitar 1.200 pengungsi.

Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri, Febrian Alphyanto Ruddyard, saat dihubungi SP di Jakarta, Jumat (6/9) malam. Menurut Febrian, 300 pengungsi yang masih menempati gedung itu akan segera dicarikan tempat baru.

“Mereka masih tidak mau pindah sehingga lagi dicarikan tempat, akan ada pembicaraan mengenai hal ini. Kita lagi coba jajaki dan sudah ada instruksi wapres mengenai masalah ini,” kata Febrian.

Febrian menjelaskan instruksi wapres yaitu agar masalah pengungsi Kalideres ditangani bersama antara pemerintah pusat yaitu Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM, Kementerian Sosial, dan Kementerian Luar Negeri, dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta Badan Pengungsi PBB atau United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR).

Sesuai instruksi wapres, tambahnya, seluruh pihak terkait tersebut dijadwalkan menggelar pertemuan lagi pada Senin (9/9). Koordinator untuk penanganan pengungsi berada di bawah satuan tugas (satgas) di Kemenko Polhukam.

“Nanti setelah rapat (Senin) baru jelas, mereka (sisa pengungsi) akan dibawa ke mana,” kata Febrian.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Robert Mugabe, Tokoh Zimbabwe yang Dikenang Penuh Kontroversi

Semasa hidup, mantan presiden Zimbabwe Robert Mugabe sering melontarkan pernyataan-pernyataan eksentrik, dan kerap menuai kontroversi.

DUNIA | 8 September 2019

Tanzania Sita Gading dari Pembantaian 117 Ekor Gajah

Tanzania telah menyita ratusan gading yang setara dengan pembantaian setidaknya 117 ekor gajah.

DUNIA | 8 September 2019

AS Coba Suap Kapten Kapal Tanker Iran

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) telah mengkonfirmasi bahwa pihaknya memang menawarkan uang jutaan dolar kepada kapten kapal tanker minyak Iran

DUNIA | 8 September 2019

Akibat Kebakaran, Bolivia Kehilangan 1,7 Juta Ha Hutan

Kebakaran hutan yang mengamuk di hutan-hutan dan padang rumput Bolivia sejak Mei telah menghancurkan 1,7 juta hektare hutan.

DUNIA | 8 September 2019

Rusia dan Ukraina Bertukar Tahanan

"Ukraina menyerahkan 35 orang ke Rusia, kami menyerahkan jumlah yang sama ke Ukraina.”

DUNIA | 7 September 2019

Iran Sita Kapal Diduga Selundupkan Minyak di Teluk

Kapal itu mengangkut hampir 284.000 liter diesel.

DUNIA | 7 September 2019

Kepolisian Hong Kong Gagalkan Upaya Demonstran Lumpuhkan Akses Bandara

Pada Jumat malam (/9/2019), kepolisian juga melemparkan gas air mata untuk membubarkan massa anarkis.

DUNIA | 7 September 2019

India Kehilangan Kontak Pesawat dalam Misi ke Bulan

Vikram turun sesuai jadwal dan normal lalu hilang komunikasi di ketinggian 2,1 km.

DUNIA | 7 September 2019

Diserang Demam Afrika, Vietnam Musnahkan 4,7 Juta Babi

Vietnam telah memusnahkan sekitar 4,7 juta babi untuk menampung wabah demam babi Afrika yang telah menyebar ke 63 provinsi di negara Asia Tenggara itu.

DUNIA | 7 September 2019

Terbelit Krisis Brexit, Adik PM Boris Johnson Pilih Mundur

Krisis Brexit rupanya ternyata juga memicu pergolakan di pemerintahan Inggris. Adik Boris Johnson pun memilih mundur dari pemerintahan Inggris.

DUNIA | 7 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS