Netanyahu Janji Aneksasi Sebagian Tepi Barat Jika Terpilih Lagi
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.29)   |   COMPOSITE 5099.84 (-2.99)   |   DBX 964.111 (0.24)   |   I-GRADE 139.821 (-0.09)   |   IDX30 426.948 (0.87)   |   IDX80 113.317 (0.27)   |   IDXBUMN20 291.67 (3.2)   |   IDXG30 118.931 (0.29)   |   IDXHIDIV20 379.8 (0.34)   |   IDXQ30 124.715 (0.06)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.44)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.66)   |   IDXV30 106.644 (0.76)   |   INFOBANK15 836.821 (-4.09)   |   Investor33 373.706 (-0.46)   |   ISSI 150.561 (0.38)   |   JII 547.285 (1.78)   |   JII70 187.054 (0.64)   |   KOMPAS100 1020.57 (-0.41)   |   LQ45 786.439 (1.69)   |   MBX 1410.93 (-1)   |   MNC36 280.006 (-0.35)   |   PEFINDO25 280.13 (1.79)   |   SMInfra18 241.99 (0.7)   |   SRI-KEHATI 316.197 (0.07)   |  

Netanyahu Janji Aneksasi Sebagian Tepi Barat Jika Terpilih Lagi

Kamis, 12 September 2019 | 21:21 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WIR

Tel Aviv, Beritasatu.com- Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu berjanji akan mencaplok (aneksasi) sebagian besar wilayah di Tepi Barat yang juga bagian dari wilayah Palestina, jika dia berhasil terpilih lagi dalam pemilu parlemen tanggal 17 September 2019.

Netanyahu mengisyaratkan langkahnya untuk menguasai sepertiga Tepi Barat secara permanen, mungkin disetujui oleh Amerika Serikat (AS).

“Saya menunggu untuk melakukan koordinasi maksimum dengan Trump (Presiden AS Donald Trump),” katanya lewat siaran televisi secara langsung, Selasa (10/9) malam.

Netanyahu mengatakan presiden AS kemungkinan akan menyampaikan rencana perdamaian Timur Tengah yang mendapatkan banyak pujian. Para pejabat AS menyebut rencana itu tidak akan memasukkan negara Palestina. Netanyahu juga menjanjikan hal itu tidak akan pernah terjadi.

Wilayah yang akan dicaplok yaitu Lembah Yordan, mencakup sepertiga Tepi Barat yang diduduki Israel dalam perang tahun 1967. Sekitar 65.000 warga Palestina tinggal di sana, besama kurang dari 10.000 warga Israel yang tersebar di permukiman-permukiman yang dianggap ilegal oleh masyarakat internasional.

Janji kampanye itu dilakukan Netanyahu untuk memenangkan upaya politiknya dan seruan kepada pendukungnya dari sayap kanan. Saat memberi pengumuman, Netanyahu berdiri di depan satu peta besar yang menunjukkan kedaulatan Israel meluas ke sebagian besar Lembah Yordan.

Presiden AS, Trump, telah menjadi pendukung kuat Netanyahu sejak menjabat di Gedung Putih pada 2017. Pemerintahannya diharapkan menyelesaikan rencana perdamaian Israel-Palestina, yang disusun oleh menantunya, Jared Kushner.

Palestina menolak untuk melakukan kesepakatan dengan pemerintahan Trump karena dinilai bias pro-Israel. Sementara itu, Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengecam pengumuman Netanyahu. Abbas menyatakan jika presiden Israel itu menganeksasi Lembah Yordan, itu artinya mengakhiri seluruh kesepakatan perdamaian yang ditandatangani dengan Israel.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Indonesia Diharapkan Dukung Partisipasi Taiwan di ICAO

Pada 2018, 17 bandara Taiwan melayani lebih dari 68,9 juta penumpang dan 92 maskapai penerbangan, menerbangkan 313 rute serta menghubungkan 149 kota dunia.

DUNIA | 12 September 2019

DPR: Benny Wenda “Bermanuver” di Luar Negeri

Tokoh separatis Papua, Benny Wenda, terus berusaha menggalang dukungan internasional di luar negeri.

DUNIA | 12 September 2019

Negara Sahabat Sampaikan Dukacita atas Wafatnya BJ Habibie

Sejumlah negara sahabat menyampaikan dukacita mendalam atas wafatnya mantan presiden Republik Indonesia (RI) Bacharuddin Jusuf Habibie pada usianya ke-83 tahun.

DUNIA | 12 September 2019

Buka Jalan Pemilu, PM Aljazair Mengundurkan Diri

Perdana Menteri Aljazair Noureddine Bedoui akan segera mengundurkan diri untuk membuka jalan bagi pemilihan umum 2019.

DUNIA | 12 September 2019

Trump Akan Menunda Kenaikan Tarif Impor

Trump mengatakan penundaan tersebut karena Tiongkok akan merayakan HUT ke-70.

DUNIA | 12 September 2019

Korban Berjatuhan, Presiden Trump Bakal Larang Vaping

Dalam beberapa pekan terakhir, enam orang meninggal dunia di Amerika Serikat diduga akibat vaping.

DUNIA | 12 September 2019

Habibie Pernah Sebut Singapura Cuma Bintik Merah

Meskipun bertubuh kecil, BJ Habibie dikenang sebagai salah satu presiden Indonesia yang cukup bernyali.

DUNIA | 11 September 2019

Tiongkok Berang Aktivis Joshua Wong Temui Menlu Jerman

Aktivis muda Hong Kong Joshua Wong mengunjungi Berlin, Jerman, dan bertemu dengan Menlu Heiko Maas dalam acara perayaan aktivis HAM seluruh dunia.

DUNIA | 11 September 2019

Boris Johnson Yakin Capai Kesepakatan Brexit dengan UE

PM Inggris Boris Johnson merasa yakin “ada cara” untuk mendapatkan kesepakatan Brexit, serta membela keputusannya untuk menangguhkan parlemen selama lima pekan.

DUNIA | 11 September 2019

Trump Pecat Penasihat Keamanan John Bolton

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, memecat Penasihat Keamanan Nasional, John Bolton, Selasa (10/9). Namun Bolton bersikeras bahwa dia mengundurkan diri, bukan dipecat.

DUNIA | 11 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS