Polisi Hong Kong Unjuk Kekuatan di Tengah Aksi Protes
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Polisi Hong Kong Unjuk Kekuatan di Tengah Aksi Protes

Selasa, 8 Oktober 2019 | 18:50 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WIR

Hong Kong, Beritasatu.com- Polisi Hong Kong melakukan unjuk kekuatan pada Senin (7/10) malam di distrik yang terpukul dengan bentrokan paling keras dalam aksi protes beberapa bulan terakhir. Polisi tiba dengan menaiki van di sejumlah lokasi di distrik Mong Kok lalu berbaris di jalanan sambil beberapa orang memakai perisai.

Namun, polisi masih kalah jumlah dengan media dan orang-orang sehingga kedatangan mereka disambut sorakan. Dalam salah satu peristiwa, belasan polisi anti-huru-hara menarik diri dan pergi setelah sekitar 150 warga dan pejalan kaki mengejek mereka dengan meneriakkan “bubarkan polisi” dan “pemberontakan Hong Kong”.

“Polisi konyol, mereka di luar kendali. Kami berpegang teguh pada keyakinan kami dan berusaha mengekspresikan suara kami kepada pemerintah, tapi mereka menggunakan kekuatan untuk membuat kami takut dan berusaha membuat kami tetap berada di rumah,” kata seorang pria berusia 22 tahun, James, yang melihat kedatangan polisi.

Banyak warga Hong Kong berpendapat polisi menggunakan kekuatan berlebihan kepada para pengunjuk rasa, yang di antaranya adalah pelajar dan anak-anak muda. Warga juga mendesak penyelidikan independen atas tindakan polisi.

Polisi menembakkan gas air mata dan semprotan merica kepada orang-orang di sejumlah lokasi dan menahan beberapa orang di distrik kelas pekerja di seberang pelabuhan dari pusat keuangan yang selama ini menjadi titik kumpul demonstrasi-demonstrasi sebelumnya.

Sejumlah kecil demonstran “bermain kucing dan tikus” dengan polisi, tapi tidak terjadi konfrontasi utama pada Senin malam.

Polisi mengatakan “para perusuh bertopeng” telah merusak properti dan fasilitas publik di stasiun-stasiun metro dan bersalah atas pembakaran.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Presiden Jokowi dan PM Lee Gelar Pertemuan di Singapura

Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo bertolak ke Singapura, Selasa (8/10), untuk menghadiri pertemuan tahunan dengan Perdana Menteri (PM) Lee Hsien Loong.

DUNIA | 8 Oktober 2019

Ulang Tahun ke-67, Putin Tanggalkan Citra Macho

Merayakan ulang tahun ke-67, Presiden Rusia Vladimir Putin memilih citra yang berbeda.

DUNIA | 8 Oktober 2019

PM Belanda Minta Isu Islamofobia Tidak Dibesar-besarkan

Perdana Menteri (PM) Belanda Mark Rutte melakukan persinggahan ke Indonesia selama satu hari, Senin (7/10), dalam perjalanannya untuk mengunjungi Australia dan Selandia Baru.

DUNIA | 8 Oktober 2019

Presiden Jokowi Bertemu PM Lee Hsien Loong

Pertemuan antara Presiden Jokowi dengan PM Singapura Lee Hsien Loong terkait Pertemuan Tahunan Pimpinan Indonesia-Singapura.

DUNIA | 8 Oktober 2019

Australia Geger Lagi, Teror Jarum dalam Buah Anggur

Kasus jarum dalam buah kembali membuat geger. Kini polisi Australia sedang menyelidiki dugaan kasus baru temuan jarum di buah anggur.

DUNIA | 8 Oktober 2019

Destinasi Super Prioritas Turut Unjuk Gigi di Indonesia-Japan Festa 2019

Destinasi super prioritas turut unjuk gigi di perhelatan tersebut

DUNIA | 8 Oktober 2019

PM Belanda: Kerja Sama Internasional di Bawah Tekanan

Perdana Menteri (PM) Belanda Mark Rutte menggelar dialog dengan masyarakat Indonesia di Jakarta, Senin (7/10).

DUNIA | 7 Oktober 2019

Jokowi dan Mark Rutte Kompak Kenakan Batik

Baik Presiden Joko Widodo maupun PM Belanda Mark Rutee sama-sama mengenakan kemeja batik dalam pertemuan di Istana Kepresidenan Bogor, Senin (7/10/2019).

DUNIA | 7 Oktober 2019

Penjualan Mobil Jepang Merosot di Korsel Akibat Perang Dagang

Penjualan mobil Jepang di Korea Selatan merosot lagi bulan September saat perang dagang antara kedua negara semakin memanas.

DUNIA | 7 Oktober 2019

Pemerintah Inggris Akhirnya Akui Akan Minta Penundaan Brexit

PM Inggris Boris Johnson akan mengirimkan surat kepada Uni Eropa (UE) untuk meminta penundaan Brexit jika tidak ada kesepakatan sampai 19 Oktober 2019.

DUNIA | 7 Oktober 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS