Kunjungan Putin Disambut Lagu Kebangsaan Rusia Ala Saudi
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

Kunjungan Putin Disambut Lagu Kebangsaan Rusia Ala Saudi

Rabu, 16 Oktober 2019 | 08:23 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WIR

Riyadh, Beritasatu.com- Kehadiran Presiden Rusia Vladimir Putin di Riyadh, Arab Saudi, Senin (14/10), disambut dengan orkestra militer Saudi yang membawakan lagu kebangsaan nasional Rusia.

Media Rusia, Russia Today (RT), menilai “penafsiran” lagu kebangsaan yang dimainkan tergolong lumayan, dibandingkan dengan beberapa lagu kebangsaan lain yang gagal dinyanyikan.

Lagu kebangsaan Rusia disajikan saat menunggu Putin melakukan pertemuan dengan Raja Salman. Keseluruhan orkestra militer, disertai detasemen kehormatan berjumlah besar, menggaungkan lagu-lagu saat kedua pimpinan berada di dalam istana.

“Penafsiran lagu kebangsaan Rusia dari mereka (Saudi) ternyata agak tidak lazim, kalau mau disampaikan lebih halus,” sebut laporan RT.

Namun, secara umum, lagu yang dibawakan Saudi bisa dikenal sebagai lagu kebangsaan Rusia. Tampaknya, orkestra kerajaan Saudi telah belajar sesuatu dari versi lagu kebangsaan Amerika Serikat (AS) yang benar-benar memalukan saat ditampilkan pada 2017 untuk menyambut Presiden Donald Trump.

Penampilan lagu kebangsaan AS saat itu bisa disebut setara dengan penafsiran yang membawa kepada “bencana” dari lagu-lagu kebangsaan yang diproduksi ulang oleh orkestra militer Mesir. Pada 2015, mereka “membantai” lagu kebangsaan Rusia, sehingga membumbui kunjungan Putin.

Sementara itu, Putin dalam kunjungan, membawa oleh-oleh berupa burung elang gyr untuk dihadiahkan kepada Raja Salman. Burung elang merupakan hobi populer para bangsawan Saudi di masa lampau. Meskipun, keberadaan burung tersebut mengotori lantai istana. Sebagai imbalan, Raja Saudi memberikan hadiah lukisan kepada Putin.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Polisi Hong Kong Temukan Bom Rakitan Pertama dalam Aksi Protes

Polisi Hong Kong menyatakan telah menemukan bom buatan (rakitan) yang dikendalikan dari jarak jauh dan mirip dengan bom-bom rakitan pada aksi demonstrasi.

DUNIA | 16 Oktober 2019

Presiden Erdogan: Tidak Peduli Kata Orang

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan Turki tidak akan mundur dari serangannya di Suriah "tidak peduli apa yang dikatakan orang".

DUNIA | 16 Oktober 2019

Hingga Teroris Musnah, Turki Terus Lancarkan Serangan di Suriah

Turki akan melanjutkan serangan di Suriah sampai teroris musnah. Pernyataan itu dilontarkan Duta Besar Turki untuk Doha Fikret Ozer pada Senin (14/10).

DUNIA | 16 Oktober 2019

Korban Tewas Akibat Topan Hagibis Bertambah Jadi 70 Orang

Sedikitnya 70 orang telah terbunuh di Jepang oleh Topan Hagibis. Menurut penyiar nasional NHK, Senin (14/10), 15 orang juga dilaporkan masih hilang.

DUNIA | 16 Oktober 2019

Mudah Dibuat Tapi Rendah Gizi, Bahaya Mie Instan untuk Kesehatan Anak-anak Asia

Indonesia adalah konsumen mie instan terbesar kedua di dunia, setelah Tiongkok, dengan konsumsi 12,5 miliar porsi pada 2018.

DUNIA | 16 Oktober 2019

Putin Tawarkan Jadi Juru Damai untuk Saudi dan Iran

Presiden Rusia, Vladimir Putin, menawarkan menjadi juru damai untuk Arab Saudi dan Iran.

DUNIA | 15 Oktober 2019

Tiongkok Menahan Diri Soal Kesepakatan Perang Dagang

Tiongkok manahan diri untuk berkomentar tentang kesepakatan terbaru yang dibuat dengan Amerika Serikat (AS) untuk mengakhiri perang dagang.

DUNIA | 15 Oktober 2019

Kunjungi Saudi, Putin Sepakati 20 Perjanjian

Presiden Rusia, Vladimir Putin, menandatangani 20 perjanjian kerja sama, dalam kunjungannya ke Arab Saudi, Senin (14/10/2019).

DUNIA | 15 Oktober 2019

Petani AS Tuntut Detail Kesepakatan Dagang dengan Tiongkok

Petani Amerika Serikat (AS) menuntut detail kesepakatan perdagangan dengan Tiongkok, sebelum meningkatkan produksi dan belanja modal di tahun ini

DUNIA | 15 Oktober 2019

Hadapi Iran, Saudi Bantah Minta Bantuan Mediasi Pakistan

Menteri Luar Negeri Saudi, Adel al-Jubeir, Minggu (13/10), menyatakan Riyadh tidak meminta bantuan mediasi dari Islamabad.

DUNIA | 14 Oktober 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS