Meskipun Ada Penolakan, Venezuela Menangi Kursi Dewan HAM PBB
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-6.35)   |   COMPOSITE 5059.22 (-59.86)   |   DBX 933.73 (-7.01)   |   I-GRADE 135.366 (-2.1)   |   IDX30 427.201 (-7.13)   |   IDX80 111.513 (-1.85)   |   IDXBUMN20 284.629 (-6.37)   |   IDXG30 118.405 (-1.6)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-6.43)   |   IDXQ30 125.347 (-2.16)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-2.56)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-4.83)   |   IDXV30 105.043 (-1.69)   |   INFOBANK15 803.622 (-8.33)   |   Investor33 371.182 (-4.92)   |   ISSI 148.056 (-1.95)   |   JII 539.107 (-10.07)   |   JII70 182.679 (-3.16)   |   KOMPAS100 996.599 (-14.96)   |   LQ45 780.316 (-12.34)   |   MBX 1404.61 (-17.5)   |   MNC36 278.843 (-3.77)   |   PEFINDO25 265.576 (-5.11)   |   SMInfra18 242.356 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-3.93)   |  

Meskipun Ada Penolakan, Venezuela Menangi Kursi Dewan HAM PBB

Sabtu, 19 Oktober 2019 | 18:51 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Caracas, Beritasatu.com - Venezuela memenangi kursi di Dewan HAM Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) meskipun ada banyak penolakan.

Lebih dari 50 kelompok dan banyak negara berkampanye menentang Venezuela, karena menunjuk ke tindakan Presiden Nicolas Maduro dan catatan hak-hak asasi negara itu.

Venezuela memenangi pemilihan yang diperebutkan untuk mendapatkan kursi di Dewan HAM PBB pada Kamis (17/10) meskipun kampanye kontra lebih dari 50 organisasi dan banyak negara menentang pemerintah Maduro.

Ada tepuk tangan merebak di ruang Majelis Umum ketika pengumuman hasil pemungutan suara untuk dua kursi Amerika Latin. Brasil mendapat surat suara terbanyak dengan 153 suara, diikuti oleh Venezuela dengan 105 suara dan Kosta Rika dengan 96 suara.

Menteri Luar Negeri Venezuela Jorge Arreaza menyebut pemilihan itu kemenangan" yang mengikuti "kampanye brutal dan brutal oleh Amerika Serikat dan negara-negara bawahannya.

Memalukan

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump telah mengakui pemimpin oposisi Juan Guaido sebagai presiden sementara Venezuela dan Duta Besar AS Kelly Craft menyebut penempatan pemerintah Maduro di dewan "memalukan bagi Perserikatan Bangsa-Bangsa dan satu tragedi bagi rakyat Venezuela".

"Bahwa salah satu pelaku hak asasi manusia terburuk di dunia akan diberikan kursi di badan yang seharusnya membela hak asasi manusia benar-benar mengerikan," kata Craft dalam sebuah pernyataan setelah pemungutan suara.

Philippe Bolopion, wakil direktur Human Rights Watch untuk advokasi global, menyebut pemilihan Venezuela tidak layak dan "tamparan di wajah korban yang tak terhitung jumlahnya di negara itu yang telah disiksa dan dibunuh oleh pasukan pemerintah, serta jutaan orang yang melarikan diri sebagian besar karena darurat kemanusiaan yang dilepaskan pemerintah ".

Kementerian luar negeri Brasil menyatakan terpilihnya Brasil ke kursi dewan menandai "kemenangan penting" tetapi mengecam terpilihnya Venezuela.

"Terpilihnya Venezuela menunjukkan bahwa masih banyak yang harus dilakukan untuk menciptakan kesadaran di masyarakat internasional tentang bencana besar hak asasi manusia di negara itu," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

Badan dunia yang beranggotakan 193 orang itu memilih 14 anggota untuk Dewan Hak Asasi Manusia yang beranggotakan 47 orang untuk masa jabatan tiga tahun mulai 1 Januari. Di bawah peraturannya, kursi dialokasikan ke daerah untuk memastikan perwakilan geografis.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Jumatan, Masjid Afghanistan Dibom, 62 Tewas

etidaknya 62 orang telah tewas dan belasan lainnya terluka oleh satu ledakan bom saat salat Jumat (18/10) di masjid di Afghanistan.

DUNIA | 19 Oktober 2019

Aparat Malaysia Gagalkan Upaya Penyelundupan Narkoba dalam Durian

Pihak berwenang Malaysia menyatakan pada Jumat (18/10) telah menggagalkan upaya penyelundupan 6,1 kg heroin yang disembunyikan dalam pengiriman durian beku.

DUNIA | 19 Oktober 2019

Mahathir Mohamad Akan Hadiri Pelantikan Jokowi

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad akan menghadiri upacara pelantikan Presiden Joko Widodo, Minggu (20/10/2019).

DUNIA | 19 Oktober 2019

Makan Siang di Sekolah Jadi Kunci Obesitas Rendah pada Anak di Jepang

Selain masyarakat yang sadar kesehatan dan pemeriksaan ruting pada anak, program makan siang sekolah nasional juga memainkan peranan kunci.

DUNIA | 19 Oktober 2019

Diplomasi HAM Indonesia Unggul dari Jepang dan Korsel

Diplomasi Indonesia terkait perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) lebih unggul dibandingkan Jepang dan Korea Selatan (Korsel).

DUNIA | 18 Oktober 2019

Menkeu AS akan Kembali Bertemu dengan Wakil PM Tiongkok

Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS), Steven Mnuchin, mengatakan bahwa dia kemungkinan akan kembali bertemu dengan Wakil Perdana Menteri Tiongkok, Liu He.

DUNIA | 18 Oktober 2019

Malaysia Akan Larang Penjualan Rokok Elektrik

Malaysia akan mengeluarkan peraturan yang melarang penjualan dan penggunaan rokok elektrik.

DUNIA | 18 Oktober 2019

WHO: Konsumsi Alkohol Rusia Turun 43%

Badan Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan konsumsi alkohol di Rusia telah turun hingga 43%, sejak 2003 hingga 2016.

DUNIA | 18 Oktober 2019

Tiongkok Syaratkan AS Batalkan Semua Kenaikan Tarif

Pemerintah Tiongkok mensyaratkan Amerika Serikat (AS) harus membatalkan semua kenaikan tarif terhadap produk-produk Tiongkok, jika ingin perang dagang berakhir.

DUNIA | 18 Oktober 2019

Jadi Anggota Dewan HAM PBB, Indonesia Usung Tiga Prioritas

Indonesia akan mengusung tiga program prioritas setelah terpilih menjadi anggota Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa periode 2020-2022.

DUNIA | 18 Oktober 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS