Soal Pakta Dagang, KTT ASEAN Kejar Dukungan Tiongkok
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Soal Pakta Dagang, KTT ASEAN Kejar Dukungan Tiongkok

Sabtu, 2 November 2019 | 18:35 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WIR

Bangkok, Beritasatu.com- Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-35 ASEAN yang digelar 2-4 November 2019 di Bangkok, Thailand, akan dihadiri oleh para pemimpin ASEAN dan mitranya.

Dalam pertemuan itu, pemimpin ASEAN akan mengejar dukungan Tiongkok untuk penyelesaian Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) yang nantinya menjadi pakta perdagangan terbesar di dunia.

Berdasarkan situs resmi ASEAN Summit 2019, pemimpin negara mitra yang akan hadir adalah Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, Perdana Menteri (PM) Australia Scott Morrison, PM Tiongkok Li Keqiang, PM India Narendra Modi, PM Jepang Shinzo Abe, PM Selandia Baru Jacinda Ardern, PM Rusia Dmitry Medvedev, utusan khusus presiden Amerika Serikat (AS), Sekjen Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Antonio Guterres, dan Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva. Sementara, dari pihak ASEAN akan dihadiri 10 kepala negara atau pemerintahan.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dijadwalkan berangkat ke Bangkok pada Sabtu (2/11) untuk memimpin delegasi Indonesia. ASEAN, termasuk Indonesia, KTT ASEAN menghasilkan terobosan dalam pembicaraan RCEP setelah melewati tujuh tahun perundingan.

Jika disepakati, RCEP akan melibatkan 10 negara ASEAN ditambah enam negara mitra (Jepang, Korsel, Tiongkok, India, Selandia Baru, dan Australia). RCEP ASEAN dan negara mitranya bisa mencakup 30 persen perdagangan global dan setengah populasi dunia.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyebut kerja sama itu akan menawarkan banyak peluang. Tiongkok dengan populasi dua miliar, ASEAN dengan total populasi sekitar 600 juta, ditambah India dengan populasi 1,3 miliar, bisa menciptakan banyak kesempatan. Retno menyebut RCEP ini bisa menjadi integrasi ekonomi lebih besar, termasuk dibandingkan dengan Trans-Pacific Partnership (TPP).

“Mereka (ASEAN) akan berusaha membuat cukup keputusan bersama-sama sehingga mereka bisa menandatangani sesuatu, sekalipun bukan kesepakatan final,” kata pengamat kebijakan yang berbasis di Pusat Perdagangan Asia di Singapura, Jumat (1/11).



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

New Delhi Umumkan Darurat Kesehatan Akibat Polusi

Otoritas di New Delhi, India, mengumumkan darurat kesehatan masyarakat pada Jumat (1/11), serta menutup sekolah-sekolah dan seluruh aktivitas konstruksi

DUNIA | 2 November 2019

Presiden Jokowi Tiba di Bangkok

Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo tiba di Bandar Udara Militer Don Mueang, Bangkok, Thailand, Sabtu (2/11/2019).

DUNIA | 2 November 2019

Indonesia dan Laos Sepakat Kerja Sama dalam Bidang Hukum

Laos dan Indonesia kerja sama dalam bidang hukum.

NASIONAL | 1 November 2019

WNI Meninggal Saat Antre Paspor di KBRI Malaysia

Saat antrean belum terlalu banyak, almarhum tiba-tiba tidak sadar diri dan kemudian meninggal dunia.

DUNIA | 1 November 2019

ISIS Tunjuk Pengganti Abu Bakar al-Baghdadi

Outlet ISIS mengumumkan pada layanan pesan Telegram bahwa Abu Ibrahim al-Hashemi al-Qurashi adalah pemimpin baru dan "khalifah" kelompok tersebut.

DUNIA | 1 November 2019

WNI Meninggal Saat Antre Pembuatan Paspor di KBRI Malaysia

Seorang warga negara Indonesia (WNI) meninggal saat sedang mengantre untuk pembuatan paspor di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Malaysia.

DUNIA | 1 November 2019

Ledakan Gas di Kereta Pakistan, 73 Orang Tewas

Sedikitnya 73 orang tewas dan 30 orang lainnya cedera dalam kebakaran yang melanda satu kereta api di Pakistan pada Kamis (31/10).

DUNIA | 1 November 2019

Tiongkok, Negara Paling Ramah Bagi Rusia

Tiongkok menduduki peringkat teratas negara-negara paling ramah bagi Rusia.

DUNIA | 1 November 2019

DPR AS Setujui Resolusi Penyelidikan Pemakzulan Trump

DPR Amerika Serikat (AS), Kamis (31/10), menyetujui resolusi untuk memproses penyelidikan pemakzulan Presiden Donald Trump secara formal.

DUNIA | 1 November 2019

Spanyol Siap Gantikan Cile Jadi Tuan Rumah KTT Perubahan Iklim

Spanyol menyatakan siap untuk menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perubahan Iklim atau dikenal dengan COP25

DUNIA | 1 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS