Lupakan 5G, Tiongkok Siapkan Teknologi 6G
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Lupakan 5G, Tiongkok Siapkan Teknologi 6G

Jumat, 8 November 2019 | 06:11 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Shanghai, Beritasatu.com- Banyak negara mungkin harus melupakan implementasi teknologi jaringan 5G. Tiongkok kini sudah memulai penelitian teknologi komunikasi generasi 6G. Pada Kamis (7/11), media pemerintah Tiongkok menyebut langkah ini merupakan upaya untuk mempromosikan inovasi nirkabel terbaru.

Menurut laporan oleh Science and Technology Daily, yang diterbitkan oleh Kementerian Sains dan Teknologi Tiongkok, Kementerian dan lembaga penelitian bertemu minggu ini dalam pertemuan awal untuk membentuk kelompok penelitian dan pengembangan teknologi 6G nasional.

Teknologi yang terkait dengan layanan seluler ultra-cepat telah menjadi titik konflik utama antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok dalam beberapa bulan terakhir.

Negara-negara di seluruh dunia telah berlomba untuk meluncurkan jaringan nirkabel generasi berikutnya 5G, yang dapat memberikan kecepatan data setidaknya 20 kali lebih cepat dari 4G. Teknologi 5G berjanji untuk mendukung teknologi baru seperti mobil self-driving (mobil otonom) dan augmented reality (realitas tertambah).

Pada April, Reuters menerbitkan satu kisah yang mengutip para pejabat Korea Selatan yang menyatakan kemenangan atas Amerika Serikat dan Tiongkok sebagai situs peluncuran komersial pertama jaringan telekomunikasi 5G.

Pejabat Korsel membuat pernyataan mereka dengan dasar bahwa jaringan baru sudah terhubung ke telepon 5G yang sebenarnya. Namun operator AS membantah klaim Korea Selatan sebagai pengguna 5G yang pertama.

Persaingan juga melibatkan Huawei Technologies asal Tiongkok, vendor peralatan telekomunikasi terbesar di dunia, yang sudah sangat terlibat dalam membangun banyak jaringan ini.

Pemerintah AS khawatir peralatan Huawei dapat digunakan oleh Tiongkok untuk memata-matai. As bahkan telah menempatkan Huawei pada daftar hitam pada Mei yang melarang perusahaan itu membeli suku cadang buatan Amerika.

Pemerintah AS memimpin kampanye untuk meyakinkan sekutunya untuk melarangnya dari jaringan 5G mereka. Namun Huawei berulang kali membantah klaim tersebut.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Fotografi Lawas Ungkap Hubungan Dasar AS-Indonesia

Dalam pameran fotografi Amerika Serikat (AS)-Indonesia, publik juga dapat melihat akar perjalanan AS yang ikut mendukung diplomasi kemerdekaan Indonesia.

DUNIA | 7 November 2019

AS: Pemimpin Baru ISIS Tak Punya Reputasi

Pemimpin baru kelompok Negara Islam dan Irak di Suriah (ISIS) tidak punya reputasi apapun dan “bukan siapa-siapa”.

DUNIA | 7 November 2019

Kepala UNRWA Mundur dari Jabatan

Kepala Badan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk Pengungsi Palestina atau UNRWA, Pierre Krahenbuhl, mengundurkan diri dari jabatannya.

DUNIA | 7 November 2019

Anggota Parlemen Hong Kong Pro-Tiongkok Ditusuk

Seorang anggota parlemen Hong Kong yang pro-Beijing diserang dengan pisau oleh pria. Legislator bernama Junius Ho dan asistennya langsung dibawa ke rumah sakit

DUNIA | 7 November 2019

Dubes RI untuk Prancis Serahkan Kredensial ke Pangeran Monako

Kerja sama Indonesia-Monako di antaranya mencakup bidang politik, ekonomi dan perdagangan, serta maritim dan kelautan.

DUNIA | 7 November 2019

Akibat Banjir Badai Hagibis, 10 Kereta Peluru Jepang Rusak

Sebanyak 10 kereta peluru Jepang yang sebagian terendam banjir akibat Topan Hagibis bulan Oktober 2019, akan ditarik atau berhenti beroperasi.

DUNIA | 7 November 2019

Pekan Depan, DPR AS Gelar Rapat Terbuka Pemakzulan Trump

House of Representative (DPR) Amerika Serikat (AS), akan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) terbuka penyelidikan pemakzulan Presiden Donald Trump pekan depan, pada 13-15 November 2019.

DUNIA | 7 November 2019

Dalam Setahun, Kasus Kanker di India Melonjak 300%

Jumlah orang India yang didiagnosis dengan kanker melonjak lebih dari tiga kali lipat antara 2017 dan 2018.

DUNIA | 6 November 2019

Kakak Perempuan Baghdadi Ditangkap Militer Turki

Kakak dari mantan pemimpin kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) Abu Bakar al-Baghdadi telah ditangkap di Suriah utara.

DUNIA | 6 November 2019

Tiongkok Tutup 32 Jembatan Kaca Transparan

Otoritas provinsi di Tiongkok telah menutup semua 32 objek wisata kacanya - termasuk jembatan, jalan setapak dan geladak penglihatan.

DUNIA | 6 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS