Alat Kontrasepsi Langka, Kehamilan Tak Diinginkan Meningkat Saat Pandemi
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Alat Kontrasepsi Langka, Kehamilan Tak Diinginkan Meningkat Saat Pandemi

Kamis, 21 Mei 2020 | 13:11 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Manila, Beritasatu.com-Saat pandemi Covid-19, alat kontrasepsi sulit diakses oleh puluhan juta wanita. Dana Populasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNFPA) memperkirakan angka kehamilan yang tidak diinginkan meningkat.

"Sebanyak 47 juta perempuan di 114 negara berpendapatan kecil dan menengah mungkin tidak bisa mengakses kontrasepsi modern," kata UNFPA dalam laporannya seperti dilaporkan BBC, Rabu (20/5).

Menurut UNFPA, tujuh juta kehamilan yang tidak diinginkan berpotensi terjadi jika lockdown berlangsung selama enam bulan dan layanan kesehatan akan sangat terganggu. Angka tersebut akan naik dengan tambahan sampai dua juta perempuan setiap tiga bulan jika lockdown diperpanjang.

Fenomena ini terutama mengkhawatirkan di negara seperti Filipina, tempat aborsi ilegal dan perempuan sangat bergantung pada pusat layanan kesehatan dan program-program di komunitas untuk mendapatkan kontrasepsi.

"Diprediksi ada 1,2 juta perempuan yang akan hamil di luar rencana karena Covid-19," kata Joseph Michael Singh, perwakilan UNFPA di Filipina.

Menurut Singh, ini adalah skenario terburuk, di mana layanan kontrasepsi vital turun 50% karena pandemi tahun ini.

UNFPA menambahkan kehamilan di luar rencana, ditambah dengan kurangnya akses ke perawat, bidan, dan perawatan darurat, dapat memicu kenaikan angka kematian ketika melahirkan.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kemlu Tegaskan Tidak Ada Kesepakatan Penyelidikan Covid-19

Tidak ada penyelidikan bersama negara-negara untuk kasus Covid-19.

POLITIK | 20 Mei 2020

Kasus Positif Covid-19 Dunia Tembus 5 Juta

Jumlah kasus positif Covid-19 di seluruh dunia telah menembus angka 5 juta, atau tepatnya 5.003.155 sampai Rabu (20/5/2020) sore WIB.

DUNIA | 20 Mei 2020

Palestina Batalkan Semua Perjanjian dengan Israel dan AS

Presiden Otorita Palestina (PA) Mahmoud Abbas mengumumkan negaranya akan menghentikan semua kesepakatan perjanjian dengan Israel dan AS

DUNIA | 20 Mei 2020

Sekjen PBB Serukan Solidaritas Global Dukung WHO

Sekjen PBB Antonio Guterres menggemakan seruan WHO untuk solidaritas global melawan pandemi Covid-19.

DUNIA | 20 Mei 2020

Moderna Janji Vaksin Covid-19 Tersedia Januari 2021

Perusahaan farmasi Amerika Serikat, Moderna Inc, menjanjikan vaksin virus corona (Covid-19) yang dikembangkan perusahaan akan tersedia pada Januari 2021

DUNIA | 20 Mei 2020

Mahkamah Agung Pakistan Anggap Covid-19 Bukan Pandemi

Mahkamah Agung (MA) Pakistan, Senin (18/5),memerintahkan pemerintah untuk mencabut beberapa pembatasan terhadap bisnis karena menganggap Covid-19 bukan pandemi.

DUNIA | 20 Mei 2020

Update Covid-19: Jumlah Total Kasus Dunia Dekati Angka 5 Juta

31% atau hampir sepertiganya ada di Amerika Serikat.

DUNIA | 20 Mei 2020

Ini Isi Lengkap Ultimatum dan Ancaman Trump pada WHO

"WHO telah berulangkali membuat pernyataan tentang virus corona yang ternyata tidak akurat dan menyesatkan."

DUNIA | 20 Mei 2020

Semua Negara Kecuali Amerika Dukung WHO

Trump kirim surat berisi ultimatum dan ancaman kepada Sekjen WHO.

DUNIA | 20 Mei 2020

Singapura Tak Terima Pasien Asing

Singapura memprioritaskan sumber daya kesehatan yang terbatas untuk melayani kasus-kasus Covid-19 dan kebutuhan yang sudah ada untuk pasien dalam negeri.

DUNIA | 19 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS