Dilecehkan Polisi, Dokter di Nigeria Kompak Mogok Kerja
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Dilecehkan Polisi, Dokter di Nigeria Kompak Mogok Kerja

Kamis, 21 Mei 2020 | 15:44 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Lagos, Beritasatu.com- Para dokter di ibu kota komersial Nigeria, Lagos, melakukan mogok kerja sejak Rabu (20/5) malam. Mereka kompak menolak pelecehan polisi terhadap petugas kesehatan yang berusaha bergerak di kota itu untuk merawat pasien selama pemberlakuan jam malam.

Seperti dilaporkan Reuters, Kamis (21/5), serikat dokter yang tergabung di Asosiasi Medis Nigeria (NMA) menyatakan telah menjadi tidak aman bagi para anggotanya untuk terus memberikan perawatan kesehatan di bawah pengaturan yang membingungkan saat ini.

Pernyataan NMA mengutip satu contoh saat ambulans yang membawa seorang pasien dicegah dari pindah ke tujuan sementara petugas kesehatan yang hadir dilecehkan dan ditahan sementara.

Nigeria telah memiliki lebih dari 6.000 kasus virus yang dikonfirmasi dan 192 kematian. Sebagian besar kasus terjadi di Lagos, kota terbesar di Afrika sub-Sahara dengan sekitar 20 juta penduduk.

Penguncian di Lagos yang berlangsung lebih dari sebulan telah mereda pada 4 Mei, tetapi jam malam masih diberlakukan secara nasional. Pekerja penting diberi hak untuk bergerak setiap saat. Namun para dokter mengatakan pengecualian itu belum dilaksanakan dengan benar.

"Semua dokter di bawah naungan NMA di Lagos harus melanjutkan diam di rumah mulai dari pukul 6 sore hari ini", yang akan berlanjut sampai aturan tentang pembatasan pergerakan diklarifikasi," kata serikat pekerja.




BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dubes RI Cerita soal Situasi New Normal di Tiongkok

Situasi new normal di Tiongkok diceritakan Djauhari Oratmangun dalam program "Berbagi Kurma" (Kuliah Ramadan) di instagram live @kampusbudiluhur.

DUNIA | 21 Mei 2020

Topan Amphan Landa India dan Bangladesh

Topan Amphan menghantam Bangladesh dan India timur pada Rabu (20/5). Topan terkuat dalam beberapa dasawarsa ini memicu banjir dan meninggalkan jejak kehancuran

DUNIA | 21 Mei 2020

Alat Kontrasepsi Langka, Kehamilan Tak Diinginkan Meningkat Saat Pandemi

Saat pandemi Covid-19, alat kontrasepsi sulit diakses oleh puluhan juta wanita. UNFPA memperkirakan angka kehamilan yang tidak diinginkan meningkat.

DUNIA | 21 Mei 2020

Kemlu Tegaskan Tidak Ada Kesepakatan Penyelidikan Covid-19

Tidak ada penyelidikan bersama negara-negara untuk kasus Covid-19.

POLITIK | 20 Mei 2020

Kasus Positif Covid-19 Dunia Tembus 5 Juta

Jumlah kasus positif Covid-19 di seluruh dunia telah menembus angka 5 juta, atau tepatnya 5.003.155 sampai Rabu (20/5/2020) sore WIB.

DUNIA | 20 Mei 2020

Palestina Batalkan Semua Perjanjian dengan Israel dan AS

Presiden Otorita Palestina (PA) Mahmoud Abbas mengumumkan negaranya akan menghentikan semua kesepakatan perjanjian dengan Israel dan AS

DUNIA | 20 Mei 2020

Sekjen PBB Serukan Solidaritas Global Dukung WHO

Sekjen PBB Antonio Guterres menggemakan seruan WHO untuk solidaritas global melawan pandemi Covid-19.

DUNIA | 20 Mei 2020

Moderna Janji Vaksin Covid-19 Tersedia Januari 2021

Perusahaan farmasi Amerika Serikat, Moderna Inc, menjanjikan vaksin virus corona (Covid-19) yang dikembangkan perusahaan akan tersedia pada Januari 2021

DUNIA | 20 Mei 2020

Mahkamah Agung Pakistan Anggap Covid-19 Bukan Pandemi

Mahkamah Agung (MA) Pakistan, Senin (18/5),memerintahkan pemerintah untuk mencabut beberapa pembatasan terhadap bisnis karena menganggap Covid-19 bukan pandemi.

DUNIA | 20 Mei 2020

Update Covid-19: Jumlah Total Kasus Dunia Dekati Angka 5 Juta

31% atau hampir sepertiganya ada di Amerika Serikat.

DUNIA | 20 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS