2021, Thailand Janjikan Vaksin Covid-19
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (-3.39)   |   DBX 964.111 (2.27)   |   I-GRADE 139.821 (-0.42)   |   IDX30 426.948 (0.39)   |   IDX80 113.317 (0.11)   |   IDXBUMN20 291.67 (1.28)   |   IDXG30 118.931 (0.18)   |   IDXHIDIV20 379.8 (-0.77)   |   IDXQ30 124.715 (-0.33)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.67)   |   IDXV30 106.644 (1.52)   |   INFOBANK15 836.821 (-6.19)   |   Investor33 373.706 (-0.97)   |   ISSI 150.561 (0.36)   |   JII 547.285 (1.18)   |   JII70 187.054 (0.33)   |   KOMPAS100 1020.57 (-1.1)   |   LQ45 786.439 (0.76)   |   MBX 1410.93 (-1.57)   |   MNC36 280.006 (-0.59)   |   PEFINDO25 280.13 (0.18)   |   SMInfra18 241.99 (-0.13)   |   SRI-KEHATI 316.197 (-0.37)   |  

2021, Thailand Janjikan Vaksin Covid-19

Jumat, 22 Mei 2020 | 15:27 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Bangkok, Beritasatu.com- Thailand berharap bisa memiliki vaksin untuk virus corona baru atau Covid-19 yang siap tahun 2021. Pada Rabu (20/5), seorang pejabat senior mengatakan hal itu setelah menemukan hasil percobaan positif pada tikus.

Taweesin Wisanuyothin, juru bicara Pusat Administrasi Situasi Covid-19 pemerintah Thailand mengatakan negara itu akan mulai menguji vaksin RNA pada monyet minggu depan setelah percobaan yang sukses pada tikus.

“Vaksin Thailand diperkirakan akan digunakan tahun depan,” katanya.

Lebih dari 100 vaksin potensial untuk Covid-19, penyakit yang disebabkan oleh virus corona baru, sedang dikembangkan, termasuk beberapa dalam uji klinis. Tetapi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada bulan April telah memperingatkan bahwa vaksin akan memakan waktu setidaknya 12 bulan.

Vaksin Thailand sedang dikembangkan oleh National Vaksin Institute, Departemen Ilmu Kedokteran dan pusat penelitian vaksin Universitas Chulalongkorn.

Pembawa RNA akan mendorong sel-sel tubuh untuk memproduksi apa yang disebut antigen yakni molekul di permukaan virus- yang memacu sistem kekebalan tubuh untuk beraksi.

Thailand berada di peringkat kelima secara global, tepat di depan Korea Selatan (Korsel), untuk tanggapan cepat dan mitigasi penyebaran epidemi dalam laporan Indeks Keamanan Kesehatan Global Johns Hopkins pada 2019

“Thailand, negara pertama di luar Tiongkok yang mendeteksi kasus virus corona pada Januari, ingin menjadi yang pertama memiliki vaksin yang siap digunakan,” kata Taweesin.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bank Dunia: Pandemi Picu 60 Juta Orang Jatuh Miskin

Pandemi Covid-19 dapat memicu lebih 60 juta orang jatuh ke dalam kemiskinan ekstrem.

DUNIA | 22 Mei 2020

Keluarga Maafkan Pelaku Pembunuhan Khashoggi

Khashoggi terakhir kali terlihat di konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018.

DUNIA | 22 Mei 2020

Vaksin Covid-19 Kemungkinan Siap Awal 2021, Ini Pemicunya

Pengembangan vaksin tercepat, yakni untuk penyakit gondok membutuhkan waktu lebih empat tahun dan dilisensikan pada 1967.

DUNIA | 22 Mei 2020

Pandemi Covid-19 di Brasil Memburuk, Kasus Baru Capai 20.000

Jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Brasil mencapai 291.579 dan jumlah kematian 18.859.

DUNIA | 21 Mei 2020

Rusia Tempati Peringkat Kedua Dunia Kasus Covid-19

Rusia menempati peringkat kedua kasus Covid-19 di dunia, setelah total pasien yang terkonfirmasi positif menembus 300.000 orang, pada Rabu (21/5/2020).

DUNIA | 21 Mei 2020

Status Darurat Covid-19 di Kyoto, Osaka, dan Hyogo Dicabut

Pemerintah Jepang menilai sejauh ini kondisi di Osaka, Kyoto, dan Hyogo itu sudah terkendali dari Covid-19.

DUNIA | 21 Mei 2020

Dilecehkan Polisi, Dokter di Nigeria Kompak Mogok Kerja

Para dokter di ibu kota komersial Nigeria, Lagos, melakukan mogok kerja sejak Rabu (20/5) malam. Mereka kompak menolak pelecehan dari polisi.

DUNIA | 21 Mei 2020

Dubes RI Cerita soal Situasi New Normal di Tiongkok

Situasi new normal di Tiongkok diceritakan Djauhari Oratmangun dalam program "Berbagi Kurma" (Kuliah Ramadan) di instagram live @kampusbudiluhur.

DUNIA | 21 Mei 2020

Topan Amphan Landa India dan Bangladesh

Topan Amphan menghantam Bangladesh dan India timur pada Rabu (20/5). Topan terkuat dalam beberapa dasawarsa ini memicu banjir dan meninggalkan jejak kehancuran

DUNIA | 21 Mei 2020

Alat Kontrasepsi Langka, Kehamilan Tak Diinginkan Meningkat Saat Pandemi

Saat pandemi Covid-19, alat kontrasepsi sulit diakses oleh puluhan juta wanita. UNFPA memperkirakan angka kehamilan yang tidak diinginkan meningkat.

DUNIA | 21 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS