Pakar Italia: Covid-19 Sudah Melemah
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Pakar Italia: Covid-19 Sudah Melemah

Rabu, 24 Juni 2020 | 08:39 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Roma, Beritasatu.com- Virus corona baru atau Covid-19 kemungkinan sudah melemah dan virus itu dapat musnah meskipun tanpa vaksin.

Seperti dilaporkan Jerusalem Post, Senin (22/6), Prof Matteo Bassetti, kepala klinik penyakit menular di Rumah Sakit Policlinico San Martino Italia, vaksin mungkin tidak lagi diperlukan.

"Covid-19 seperti harimau yang agresif di bulan Maret dan April, tapi sekarang seperti kucing liar. Bahkan pasien lanjut usia - yang beberapa bulan lalu akan meninggal, bisa duduk di tempat tidur, dan bernapas tanpa bantuan," ujar pakar penyakit menular itu.

Wabah virus corona telah menyebar ke seluruh dunia, menginfeksi jutaan orang dan mengakibatkan ratusan ribu kematian. Virus telah memicu upaya besar oleh para peneliti di seluruh dunia untuk mengembangkan vaksin yang efektif.

Kepada The Telegraph, Bassetti mengatakan virus telah berubah dalam beberapa bulan terakhir.

"Kesan klinis yang saya miliki adalah bahwa virus ini berubah dalam tingkat keparahan. Pada bulan Maret dan awal April, polanya sama sekali berbeda," papar Bassetti.

Dikatakan, dulu orang-orang datang ke unit gawat darurat dengan penyakit yang sangat sulit ditangani, dan mereka membutuhkan oksigen dan ventilasi; beberapa menngalami pneumonia.

"Sekarang, dalam empat minggu terakhir, gambarannya benar-benar berubah dalam hal pola. Mungkin ada muatan viral yang lebih rendah di saluran pernapasan, mungkin karena mutasi genetik pada virus yang belum ditunjukkan secara ilmiah. Kami sekarang juga lebih waspada akan penyakit dan mampu mengatasinya," katanya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Dr Fauci: Kurva Covid-19 Naik Lagi, Usia Muda Semakin Rawan

Penasihat kesehatan Gedung Putih Dr Anthony Fauci mengingatkan bahwa kurva Covid-19 naik lagi ke level puncak dalam beberapa hari terakhir.

DUNIA | 24 Juni 2020

Buka Penguncian 4 Juli, PM Inggris Umumkan Jarak Sosial Minimal 1 Meter

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, Selasa (23/6), mengumumkan pembatasan jarak sosial di fase kenormalan baru adalah "1-meter-plus", bukan 2 meter.

DUNIA | 23 Juni 2020

Vietnam dan Thailand ingin Memimpin Kebangkitan Pariwisata ASEAN

Vietnam dan Thailand ingin memimpin kebangkitan pariwisata negara-negara di Asia Tenggara (ASEAN), setelah memasuki fase kenormalan baru.

DUNIA | 23 Juni 2020

Pengamat: Kemerosotan Ekonomi Paksa Korut Provokasi Korsel

Pengamat menilai kemerosotan ekonomi menjadi alasan utama Korea Utara meledakan kantor penghubung antar-Korea di Kaesong untuk memprovokasi Korea Selatan.

DUNIA | 23 Juni 2020

Trump Bantah Negosiasi Perdagangan AS-Tiongkok Batal

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump langsung membantah pernyataan ajudannya yang menyebut AS membatalkan negosiasi dagang dengan Tiongkok.

DUNIA | 23 Juni 2020

Pejabat Gedung Putih Sebut Negosiasi Dagang AS-Tiongkok Sudah "Berakhir"

Navarro mengatakan Donald Trump telah menghapuskan negosiasi perdagangan dengan Tiongkok karena intelijen AS yakin Covid-19 karena kesalahan Tiongkok.

DUNIA | 23 Juni 2020

Peningkatan Kasus Baru Covid-19 Dunia Catat Rekor

Hampir setengah dari peningkatan kasus baru tersebut terjadi di Amerika Serikat atau Brasil.

DUNIA | 22 Juni 2020

Trump Sebut Tim Kampanyenya "Lebai" dan "Overpromise"

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menyebut tim kampanyenya "lebai" (berlebihan, Red) dan "overpromise" terkait penyelenggaraan kampanye di Tusla.

DUNIA | 22 Juni 2020

Kasus Covid-19 Dunia Tembus 9 Juta, Meninggal 471.022

Hingga Senin (22/6/2020), jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) menembus angka 9 juta, tepatnya sebanyak 9.067.357.

DUNIA | 22 Juni 2020

Obsevatorium Dubai Buat Terobosan untuk Fenomena Eclipse

Obsevatorium Dubai membuat terobosan terkait fenomena gerhana matahari sebagian atau eclipse pada Minggu (21/6/2020), di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

DUNIA | 22 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS