Dua Wakil Indonesia Lulus Seleksi Program Wirausaha Sosial Muda SIF
INDEX

BISNIS-27 503.122 (7.61)   |   COMPOSITE 5724.74 (89.25)   |   DBX 1066.46 (9.81)   |   I-GRADE 166.255 (3.05)   |   IDX30 491.004 (8.8)   |   IDX80 129.735 (2.65)   |   IDXBUMN20 364.991 (9.26)   |   IDXG30 133.352 (2.1)   |   IDXHIDIV20 441.973 (8.53)   |   IDXQ30 143.512 (2.54)   |   IDXSMC-COM 247.38 (3.5)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (8.02)   |   IDXV30 127.096 (4)   |   INFOBANK15 976.214 (12.27)   |   Investor33 422.656 (6.59)   |   ISSI 167.54 (3)   |   JII 607.336 (12.69)   |   JII70 209.626 (4.39)   |   KOMPAS100 1162.4 (23.4)   |   LQ45 904.834 (17.52)   |   MBX 1587.29 (26.24)   |   MNC36 315.598 (5.98)   |   PEFINDO25 317.232 (4.1)   |   SMInfra18 287.626 (7.78)   |   SRI-KEHATI 361.444 (5.7)   |  

Dua Wakil Indonesia Lulus Seleksi Program Wirausaha Sosial Muda SIF

Kamis, 10 September 2020 | 16:48 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Singapura, Beritasatu.com- Program Young Social Entrepreneurs (YSE) dari Singapore International Foundation (SIF) tetap memulai edisi 2020 dengan target terus membina para pemuda pembawa perubahan di dunia. Dua wakil Indonesia lulus seleksi dari 29 penggerak perubahan yang mewakili sembilan negara.

Terdapat 109 pemuda dari 19 negara berkumpul secara virtual untuk Workshop YSE mulai dari tanggal 3 Juli hingga 29 Agustus 2020. Tahun ini, angkatan ke-11 program YSE mempresentasikan ide bisnis sosial mulai dari pemanfaatan teknologi baru untuk mewujudkan masyarakat yang lebih inklusif.

Program juga menganjurkan cara alternatif untuk menyelamatkan lingkungan, hingga memberdayakan komunitas yang rentan melalui edukasi dan pelatihan kerja.
Semua tim memiliki tujuan yang sama untuk membawa perubahan yang berkelanjutan di komunitas tempat mereka beroperasi.

Ketua SIF yang juga Duta Besar Ong Keng Yong mengaku SIF percaya kepada semangat untuk menyatukan orang-orang dari budaya yang berbeda demi saling memberikan inspirasi ide dan aksi untuk kebaikan.

“Meskipun tidak dapat membawa peserta YSE secara fisik ke Singapura tahun ini, wadah digital menawarkan peluang baru untuk menumbuhkan energi, semangat inovatif, dan hasrat dari pemuda pembawa perubahan yang didorong oleh rasa tujuan sosial yang kuat. Di masa tantangan ekonomi, iklim, dan tantangan kesehatan global, hal-hal tersebut bahkan menjadi lebih penting bagi kita untuk mempercepat laju inovasi sosial,” ujarnya.

Perspektif Global

Febi Agil Ifdillah, Chief Executive Officer Neurafarm dari Indonesia sangat menghargai kesempatan untuk tetap dapat terhubung dengan para wirausahawan sosial dan pemimpin pasar dari negara lain. Sesi berbagi pengetahuan dan bertukar pikiran ini mengajarkan pentingnya memiliki perspektif global dalam mengelola bisnis sosial.

“Hal ini membuka pintu bagi kami untuk membangun jaringan internasional dan menciptakan peluang untuk dampak sosial yang lebih besar. Dan kami tidak sabar untuk rencana beberapa bulan yang akan datang,” katanya.

Terlepas dari perbedaan wilayah yang terdampak dan latar belakang budaya, kata Ong Keng Yong, workshop YSE ini terdiri dari rangkaian intensif webinar dan klinik bisnis yang dipimpin oleh para wirausahawan sosial, thought leaders, dan ahli strategi bisnis. Peserta mendapatkan pengetahuan untuk menjadi wirausaha sosial yang efektif dalam sesi keuangan, pemasaran, dan pengukuran dampak.

Peserta juga dapat berinteraksi dengan rekan-rekan sepemikiran dari berbagai kewarganegaraan, mendapatkan pemahaman lintas budaya lebih dalam untuk menjalin pertemanan baru, dan menjalin hubungan profesional. Setelah rangkaian kegiatan tersebut, 54 tim memaparkan rencana bisnis mereka kepada panel juri, dan kemudian 15 tim dipilih untuk maju ke tahap selanjutnya dari program YSE.

Tim yang terpilih terdiri dari 29 pemuda pembawa perubahan yang merepresentasikan sembilan negara, akan mengikuti bimbingan lebih lanjut karena ide bisnis mereka dinilai memiliki potensi dampak sosial yang signifikan, berkelanjutan, dan skalabilitas pada model bisnisnya.

Selama enam bulan ke depan, mereka akan dibimbing oleh konsultan bisnis terkemuka dari McKinsey & Company dan Temasek International, untuk membentuk semangat berwirausaha yang relevan dengan sektor mereka.

Lebih jauh lagi, tim yang terpilih akan memiliki kesempatan untuk mengasah ketajaman bisnis, melebarkan perspektif budaya, dan memanfaatkan jaringan alumni YSE global yang terdiri dari lebih 1.200 anggota.

Rencana Bisnis

Pada Maret 2021, semua tim akan berkumpul kembali di acara YSE Pitching for Change, di mana mereka akan mempresentasikan rencana bisnis yang telah disempurnakan kepada panel juri untuk mendapatkan kesempatan pendanaan awal senilai hingga S$20.000 (Rp214 juta).

“Melalui program YSE, kami dipertemukan dengan lanskap perusahaan sosial di luar India. Kami diperkenalkan dengan para pemain pasar dari Singapura dan di seluruh dunia dan memperoleh wawasan berharga dalam mengelola perusahaan sosial. Hal ini merupakan perjalanan yang dapat memperkaya ilmu untuk sebuah tim, dan kami berharap dapat mencapai hal-hal hebat dalam beberapa bulan mendatang saat kami bekerja dengan mentor kami,”ujar Bhavya Singh, Founder Built Empathy dari India.

Sejak 2010, program YSE memberikan kesempatan untuk kaum muda dari berbagai belahan bumi untuk mengubah dunia. Mereka mempelajari keterampilan baru yang memberdayakan mereka dalam membentuk dan memperkuat model bisnisnya, dan di saat bersamaan, dapat membangun jaringan profesional untuk potensi kolaborasi dan pertumbuhan berkelanjutan. Program khusus dari SIF ini telah membina lebih dari 1.200 alumni di 39 negara, dan memiliki jaringan 525 perusahaan sosial di Singapura dan sekitarnya.

Berdasarkan studi dampak yang dilakukan pada tahun ke-10, 75% wirausaha sosial telah tumbuh dari tahap permulaan ke tahap rintisan (start-up) dan seterusnya, setelah bergabung dengan program YSE, dengan 70 % alumni YSE yang terpilih masih aktif dalam menciptakan dampak sosial yang positif dan 86 % dari tim yang didanai masih beroperasi.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Demi Menangi Pilpres 2020, Trump Siap Kucurkan Dana Pribadi

Presiden Donald Trump menyatakan siap mengucurkan dana pribadinya untuk kampanye kemenangannya di pilpres AS 2020

DUNIA | 10 September 2020

PBB: Pandemi Covid-19 Ancam Nyawa Jutaan Anak

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan, adanya gangguan pada layanan kesehatan akibat pandemi Covid-19 membahayakan jutaan nyawa di seluruh dunia.

DUNIA | 10 September 2020

PM Vietnam Dorong ASEAN Tingkatkan Respons Pandemi

Perdana Menteri (PM) Vietnam Nguyen Xuan Phuc of Vietnam mendorong upaya bersama negara-negara ASEAN untuk mengendalikan dan mendorong pemulihan berkelanjutan dari pandemi Covid-19.

DUNIA | 10 September 2020

CEO AstraZeneca: Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Muncul Gejala Neurologis Serius

AstraZeneca dalam tahap uji coba akhir atau uji klinis ketiga vaksin Covid-19 di AS sejak akhir Agustus.

DUNIA | 10 September 2020

Serangan Bom Nyaris Bunuh Wapres Pertama Afganistan

Wakil Presiden Pertama Afganistan Amrullah Saleh nyaris terbunuh oleh serangan bom di Kabul pada jam sibuk Rabu (9/9) pagi.

DUNIA | 10 September 2020

Taiwan Siap Bekerja Sama Menciptakan Era Pascapandemi yang Lebih Baik

Jumlah kasus Covid-19 di Taiwan kurang dari 500 kasus dan kematian hanya dalam satu digit menunjukkan hasil penanganan pandemi sangat luar biasa.

DUNIA | 9 September 2020

Spanyol Jadi Negara Eropa Barat Pertama Capai 500.000 Kasus Covid-19

Spanyol menjadi negara pertama di Eropa Barat yang mencapai 500.000 kasus virus corona hari Senin (7/9) setelah terjadi lonjakan kedua kasus yang bertepatan dengan pembukaan kembali sekolah.

DUNIA | 9 September 2020

Tiongkok Tuding Tentara India Provokatif

Tiongkok menuduh tentara India melepas tembakan peringatan "provokatif" ke tentara yang sedang patroli.

DUNIA | 9 September 2020

Jelang Akhir Kampanye, Biden dan Trump Saling Kecam

Presiden Donald Trump dan Joe Biden saling mengecam satu sama lain pada Senin (7/9) jelang akhir kampanye pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) 2020

DUNIA | 9 September 2020

Menlu ASEAN Akan Sahkan 40 Dokumen

Vietnam memimpin rangkaian Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN ke-53 atau ASEAN Ministerial Meeting (AMM) dan sejumlah pertemuan terkait

DUNIA | 9 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS