Dalai Lama Serukan Aksi Global untuk Perubahan Iklim
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Dalai Lama Serukan Aksi Global untuk Perubahan Iklim

Senin, 14 September 2020 | 19:51 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Washington, Beritasatu.com- Pemimpin spiritual Tibet Dalai Lama meminta para pemimpin dunia pada Sabtu (12/9) untuk bergabung dalam memerangi perubahan iklim.

"Sekarang kita harus lebih memperhatikan tentang pemanasan global," kata pemimpin yang diasingkan itu dalam pesan video di pertemuan virtual para pemimpin parlemen G7.

Seperti dilaporkan AFP, Sabtu (12/9), sesi ini dipandu Ketua DPR AS, Nancy Pelosi, seorang advokat senior untuk wilayah Himalaya.

Para pemimpin nasional jarang bertemu dengan Dalai Lama karena tekanan dari Tiongkok.

Dalam pidato video, Dalai Lama mengatakan bahwa orang-orang saat ini memiliki lebih banyak minat bersama untuk menyelamatkan planet ini.

"Jika Anda melihat (pada) sejarah masa lalu, terlalu banyak penekanan pada setiap bangsa, agama individu, termasuk warna kulit," kata pemimpin Buddha berusia 85 tahun itu, menurut pernyataan dari Kampanye Internasional untuk Tibet.

"Jadi itu menimbulkan banyak masalah. Pada dasarnya, Anda tahu, mereka egois, sikap egois," kecam peraih Nobel perdamaian 1989 itu.

Perubahan iklim memengaruhi beberapa orang yang paling tidak berkuasa di dunia, tambah Dalai Lama.

"Karena pemanasan global, terlalu banyak hujan di beberapa daerah. Beberapa daerah justru kering. Jadi orang-orang ini menderita. Terutama seperti di Afrika dan beberapa daerah di India dan Tiongkok juga," kata Dalai Lama.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tim Penyelamat Nepal Lanjutkan Pencarian Korban Longsor

Sedikitnya 13 orang tewas dalam dua tanah longsor terpisah yang dipicu oleh hujan musiman yang deras di Nepal utara.

DUNIA | 14 September 2020

Iran Kecam Bahrain Atas Normalisasi dengan Israel

Iran mengecam langkah Bahrain untuk melakukan normalisasi hubungan dengan Israel, mengikuti langkah serupa yang terlebih dulu diambil oleh Uni Emirat Arab (UEA).

DUNIA | 14 September 2020

Menlu Retno Dorong Kerja Sama Vaksin ASEAN-UE

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dalam pertemuan menlu ASEAN-Uni Eropa, Sabtu (12/9), mendorong kerja sama vaksin antara kedua blok di bawah kerangka Covac Facilities.

DUNIA | 14 September 2020

Dalam 24 Jam, Covid-19 Renggut Nyawa 1.200 Orang di Brasil dan Meksiko

Pandemi Covid-19 merenggut nyawa 1.200 orang di Brasil dan Meksiko dalam 24 jam.

DUNIA | 14 September 2020

Afganistan Serukan Gencatan Senjata pada Taliban

Pemerintah Afganistan telah menyerukan gencatan senjata kemanusiaan dengan Taliban, ketika pembicaraan damai pertama kali antara kedua belah pihak dimulai di Doha, Qatar.

DUNIA | 14 September 2020

Batalkan Pengeboran Minyak di Perairan Pulau Pasir-Laut Timor

Berdasarkan perjanjian 1997 tidak pernah diratifikasi.

NASIONAL | 14 September 2020

Miliarder Bloomberg Anggarkan US$ 100 Juta Bantu Kampanye Biden di Florida

Keputusan miliarder itu terjadi 51 hari jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) AS dengan jajak pendapat menunjukkan persaingan ketat di negara bagian.

DUNIA | 14 September 2020

CEO Pfizer: Vaksin Covid-19 Dapat Diberikan ke Warga AS Sebelum Akhir Tahun

Pfizer telah berinvestasi senilai US$ 1,5 miliar untuk pengembangan vaksin Covid-19.

DUNIA | 14 September 2020

AstraZeneca Lanjutkan Uji Klinis di Inggris

AstraZeneca mengatakan telah mendapat konfirmasi dari Regulator Inggris untuk melanjutkan uji klinis, sementara di negara lain masih menunggu konfirmasi.

DUNIA | 13 September 2020

Upacara Peringatan Serangan 11 September di Arlington Dilakukan Secara Virtual

Kabupaten Arlington dijadwalkan melakukan upacara tahunan peringatan serangan 11 September secara virtual.

DUNIA | 12 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS