Yoshihide Suga Terpilih sebagai PM Jepang yang Baru
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Yoshihide Suga Terpilih sebagai PM Jepang yang Baru

Rabu, 16 September 2020 | 12:34 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Tokyo, Beritasatu.com- Yoshihide Suga, pemimpin baru Partai Demokrat Liberal yang berkuasa di Jepang, terpilih sebagai perdana menteri Jepang yang baru.

Seperti dilaporkan Xinhua, Suga menggantikan Shinzo Abe dalam sesi parlemen yang luar biasa pada Rabu (16/9). Suga dipilih oleh kedua majelis parlemen pada Rabu sore waktu setempat.

Suga diperkirakan akan membentuk kabinet yang berisi menteri-menteri yang pernah menjabat di bawah Abe.

Suga (71 tahun) dianggap sebagai sekutu dekat Abe. Kemungkinan ia akan melanjutkan kebijakan pendahulunya itu. Kepada wartawan, Suga mengaku, ia akan mengejar kebijakan ekonomi dan luar negeri yang menjadi program utama Abe.

Dikatakan, dia akan melanjutkan strategi khas Abe yakni "Abenomics" dari kebijakan moneter yang sangat mudah, pengeluaran pemerintah, dan reformasi sambil mengatasi tantangan Covid-19 dan ekonomi yang merosot, serta menghadapi masalah jangka panjang seperti populasi Jepang yang menua dan tingkat kelahiran yang rendah.

Banyak analis politik menilai, Suga dianggap sebagai “pelari terdepan” untuk menggantikan PM Abe, yang bulan lalu mundur karena penyakit radang usus kronis.

Suga dan Abe telah bekerja sama dalam pemerintahan hampir satu dekade sejak Abe terakhir menjadi Perdana Menteri pada tahun 2012. Abe kemudian tercatat sebagai pemimpin terlama di negara itu sejak akhir Perang Dunia II.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Taiwan Berkomitmen Lindungi ABK Asal Indonesia

Saat ini, Taiwan meregistrasi 12.983 orang ABK asal Indonesia, dua pertiga direkrut agen di negara ketiga. Cara ini sangat rapuh terhadap praktik eksploitasi.

DUNIA | 16 September 2020

Penjualan Ritel Naik, Pemulihan Ekonomi Tiongkok Makin Nyata

Tiongkok adalah satu-satunya negara yang menurut IMF akan mencatat pertumbuhan ekonomi tahun ini.

DUNIA | 16 September 2020

WTO: Tarif AS Atas Produk Tiongkok Langgar Aturan

Tiongkok saat ini juga menerapkan tarif atas barang-barang dari AS, tetapi Amerika tidak mengajukan gugatan resmi.

DUNIA | 16 September 2020

UEA Setujui Penggunaan Vaksin Covid-19 Buatan Tiongkok untuk Kondisi Darurat

Sebanyak 31.000 relawan telah berpartisipasi dalam uji klinis vaksin, termasuk 1.000 partisipan dengan penyakit kronis.

DUNIA | 16 September 2020

Jika Diplomat AS Diserang Iran, Trump Balas 1.000 Kali

Presiden AS Donald Trump pada Senin (14/9) berjanji bahwa setiap serangan Iran akan ditanggapi dengan balasan "1.000 kali lebih besar".

DUNIA | 15 September 2020

PBB: 500.000 Orang Terkena Dampak Banjir di Sudan Selatan

Badan kemanusiaan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) menyatakan pada Senin (14/9) bahwa sekitar 500.000 orang telah terkena dampak banjir di seluruh Sudan Selatan.

DUNIA | 15 September 2020

Urung Jual Bisnis di AS, TikTok Harap Trump Restui Kesepakatan Gandeng Oracle

Proposal yang dikirim ByteDance dan Oracle ke pemerintah AS akan membuat TikTok tetap di bawah kendali operasional ByteDance.

DUNIA | 15 September 2020

Jerman Laporkan 927 Kasus Infeksi Baru

Jumlah kematian bertambah satu menjadi 9.350 kasus.

DUNIA | 15 September 2020

WHO Peringatkan Lonjakan Kematian di Eropa

“Ini akan semakin sulit. Pada Oktober, November, kita akan melihat lebih banyak kematian,” kata Direktur Eropa WHO.

DUNIA | 15 September 2020

Uji Klinis Kian Masif, Vaksin Aman Semakin Dekat

Perluasan uji coba vaksin kemungkinan akan mempermudah perusahaan untuk menunjukkan apakah vaksin efektif melawan SARS-CoV-2, yaitu virus penyebab Covid-19.

DUNIA | 15 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS