RI Dapat Jaminan Vaksin COVAX hingga 20% Populasi
INDEX

BISNIS-27 448.452 (2.34)   |   COMPOSITE 5112.19 (31.86)   |   DBX 973.986 (8.67)   |   I-GRADE 139.714 (1.48)   |   IDX30 428.304 (2.58)   |   IDX80 113.764 (0.56)   |   IDXBUMN20 291.927 (3.17)   |   IDXG30 119.182 (0.2)   |   IDXHIDIV20 379.228 (3.03)   |   IDXQ30 124.656 (0.92)   |   IDXSMC-COM 220.2 (1.7)   |   IDXSMC-LIQ 259.388 (-0.32)   |   IDXV30 107.478 (0.14)   |   INFOBANK15 831.648 (11.11)   |   Investor33 374.125 (2.2)   |   ISSI 151.171 (0.09)   |   JII 550.867 (-0.37)   |   JII70 188.056 (-0.11)   |   KOMPAS100 1022.34 (4.05)   |   LQ45 789.815 (4.4)   |   MBX 1412.7 (8.24)   |   MNC36 280.331 (1.41)   |   PEFINDO25 282.464 (2.47)   |   SMInfra18 241.575 (1.13)   |   SRI-KEHATI 316.512 (2.46)   |  

RI Dapat Jaminan Vaksin COVAX hingga 20% Populasi

Jumat, 18 September 2020 | 09:49 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WIR

Jakarta, Beritasatu.com- Indonesia telah mendapatkan jaminan akan mendapatkan akses vaksin Covid-19 sebanyak 20% dari total populasi lewat kerja sama dengan Gavi COVAX Facility. Indonesia juga akan memperoleh keringanan finansial untuk harga vaksin dengan mekanisme pendanaan Official Development Assistance atau pendanaan bersama (cofinancing).

“Indonesia telah masuk dalam kategori Advance Market Commitment (AMC) dari Gavi COVAX Facility, yang berarti Indonesia akan memperoleh akses vaksin sebesar 20% dari populasi kita,” kata Retno dalam paparan pers secara virtual di Jakarta, Kamis (17/9).

Aliansi vaksin GAVI, Coalition for Epidemic Preparedness (CEPI), dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) adalah tiga institusi utama pelopor COVAX Facility yang dibentuk untuk memastikan akses adil dan merata atas vaksin Covid-19. GAVI dan WHO berbasis di Jenewa, Swiss, sedangkan CEPI bermarkas di Oslo, Norwegia.

Menurut Retno, vaksin melalui jalur kerja sama multilateral tersebut baru akan tersedia pada 2021.

Retno menambahkan kerja sama vaksin secara multilateral juga sedang dijalankan dengan Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI). Perusahaan Indonesia, Bio Farma, telah menjalani due dilligence (uji kelayakan) dengan CEPI mulai 15 September.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Hadapi Pandemi Covid-19, PM Modi Disebut Kebal Kritik

Perdana Menteri Narendra Modi dianggap kebal dari kritik karena secara luas lolos dari tajuk berita yang “pedas” atau jajak pendapat yang menghancurkan saat India dilanda pandemi Covid-19.

DUNIA | 18 September 2020

AS Jual Tujuh Sistem Senjata Utama ke Taiwan

Amerika Serikat (AS) berencana untuk menjual tujuh sistem senjata utama kepada Taiwan di antaranya ranjau, rudal jelajah, dan drone (pesawat nirawak).

DUNIA | 18 September 2020

Total Kasus Infeksi Covid-19 Global Tembus 30 Juta

Jumlah kasus infeksi Covid-19 yang terdaftar di seluruh dunia mencapai 30 juta pada Kamis (17/9).

DUNIA | 18 September 2020

TikTok Siap IPO jika Trump Merestui Divestasi ke Oracle dan Walmart

ByteDance, perusahaan Tiongkok pemilik aplikasi media sosial TikTok, berencana melakukan penawaran saham perdana (IPO) TikTok global di pasar modal AS.

DUNIA | 18 September 2020

WHO Khawatir akan Kasus Covid-19 di Eropa yang Naik Signifikan

Pekan lalu, pasien Covid-19 di Eropa menembus 300.000 pasien.

DUNIA | 18 September 2020

Maroko Mainkan Peran Penting Perdamaian di Libya

Keberhasilan dialog Bouznika adalah refleksi kecintaan Raja Muhammad VI pada perdamaian di kawasan.

DUNIA | 17 September 2020

CDC AS: Masker Lebih Protektif Lindungi Diri dari Covid-19 Dibanding Vaksin

Dia mendesak warga Amerika, terutama berusia antara 18 dan 25 tahun, untuk terus mengenakan penutup wajah.

DUNIA | 17 September 2020

550.000 Anak di AS Terdiagnosis Covid-19 Sejak Awal Pandemi

Angka keseluruhan adalah 729 kasus per 100.000 anak dalam populasi. Anak-anak mencatat 0,6-3,6% dari total laporan rawat inap, dan 0-0,3% dari seluruh kematian.

DUNIA | 17 September 2020

PM Modi Dikecam karena Sibuk dengan Burung Merak

“Pemerintah Modi mengatakan 'mandiri', yang berarti 'menyelamatkan hidup Anda sendiri' karena perdana menteri sibuk dengan burung merak,” tambahnya.

DUNIA | 17 September 2020

Studi: Spesies Nyamuk Asia Ancam Kota di Afrika

“Itu berarti Afrika, yang telah mendapat beban malaria tertinggi, bisa berdampak lebih besar."

DUNIA | 17 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS