AS Tidak Akan Hukum Pengguna WeChat
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (-3.39)   |   DBX 964.111 (2.27)   |   I-GRADE 139.821 (-0.42)   |   IDX30 426.948 (0.39)   |   IDX80 113.317 (0.11)   |   IDXBUMN20 291.67 (1.28)   |   IDXG30 118.931 (0.18)   |   IDXHIDIV20 379.8 (-0.77)   |   IDXQ30 124.715 (-0.33)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.67)   |   IDXV30 106.644 (1.52)   |   INFOBANK15 836.821 (-6.19)   |   Investor33 373.706 (-0.97)   |   ISSI 150.561 (0.36)   |   JII 547.285 (1.18)   |   JII70 187.054 (0.33)   |   KOMPAS100 1020.57 (-1.1)   |   LQ45 786.439 (0.76)   |   MBX 1410.93 (-1.57)   |   MNC36 280.006 (-0.59)   |   PEFINDO25 280.13 (0.18)   |   SMInfra18 241.99 (-0.13)   |   SRI-KEHATI 316.197 (-0.37)   |  

AS Tidak Akan Hukum Pengguna WeChat

Jumat, 18 September 2020 | 16:30 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Washington, Beritasatu.com- Pengguna WeChat tidak akan menghadapi hukuman perdata atau pidana. Pernyataan itu dilontarkan Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Rabu (16/9).

Ketiadaan sanksi dipastikan bahkan jika otoritas AS melarang aplikasi perpesanan milik Tiongkok itu melalui tindakan lain minggu depan.

Pada Agustus, Presiden Donald Trump meluncurkan usulan larangan besar-besaran pada transaksi AS dengan Tencent, pemilik aplikasi Tiongkok daratan yang populer.

Perintah eksekutif menyebut aplikasi video pendek TikTok yang dimiliki Bytedance dan WeChat sebagai "ancaman signifikan" terhadap keamanan nasional. Perintah itu menyusul peningkatan upaya AS untuk membersihkan aplikasi Tiongkok yang "tidak tepercaya" dari jaringan digital AS.

Menteri Perdagangan Wilbur Ross akan merilis peraturan pada Minggu (20/9) yang mengklarifikasi transaksi WeChat apa yang akan dilarang.

Pengguna WeChat telah mengajukan mosi ke Pengadilan Distrik AS di San Francisco. Mereka meminta perintah awal untuk melarang administrasi Trump melarang penggunaan WeChat di AS oleh pengguna individu, bisnis, dan grup. Sidang atas permintaan tersebut dilakukan pada Kamis (17/9).



Sumber:Suara Pembaruan

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Presiden Jokowi Akan Berpidato di Sidang Majelis Umum ke-75 PBB

Presiden Joko Widodo akan menyampaikan pidato dalam Sesi Debat Umum (General Debate) Sidang Majelis Umum (SMU) ke-75 Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB)

DUNIA | 18 September 2020

WHO: Bahaya Pandemi Covid-19 Masih Mengancam Amerika Latin

WHO memperingatkan negara-negara Amerika Latin yang mulai melanjutkan kehidupan normal saat pandemi Covid-19 masih membutuhkan kontrol ketat.

DUNIA | 18 September 2020

PM Suga Ingin Perkuat Aliansi Jepang-AS

Perdana Menteri baru Jepang, Yoshihide Suga, berjanji memperkuat aliansi negaranya dengan Amerika Serikat (AS).

DUNIA | 18 September 2020

RI Dapat Jaminan Vaksin COVAX hingga 20% Populasi

Indonesia telah mendapatkan jaminan akan mendapatkan akses vaksin Covid-19 sebanyak 20% dari total populasi

DUNIA | 18 September 2020

Hadapi Pandemi Covid-19, PM Modi Disebut Kebal Kritik

Perdana Menteri Narendra Modi dianggap kebal dari kritik karena secara luas lolos dari tajuk berita yang “pedas” atau jajak pendapat yang menghancurkan saat India dilanda pandemi Covid-19.

DUNIA | 18 September 2020

AS Jual Tujuh Sistem Senjata Utama ke Taiwan

Amerika Serikat (AS) berencana untuk menjual tujuh sistem senjata utama kepada Taiwan di antaranya ranjau, rudal jelajah, dan drone (pesawat nirawak).

DUNIA | 18 September 2020

Total Kasus Infeksi Covid-19 Global Tembus 30 Juta

Jumlah kasus infeksi Covid-19 yang terdaftar di seluruh dunia mencapai 30 juta pada Kamis (17/9).

DUNIA | 18 September 2020

TikTok Siap IPO jika Trump Merestui Divestasi ke Oracle dan Walmart

ByteDance, perusahaan Tiongkok pemilik aplikasi media sosial TikTok, berencana melakukan penawaran saham perdana (IPO) TikTok global di pasar modal AS.

DUNIA | 18 September 2020

WHO Khawatir akan Kasus Covid-19 di Eropa yang Naik Signifikan

Pekan lalu, pasien Covid-19 di Eropa menembus 300.000 pasien.

DUNIA | 18 September 2020

Maroko Mainkan Peran Penting Perdamaian di Libya

Keberhasilan dialog Bouznika adalah refleksi kecintaan Raja Muhammad VI pada perdamaian di kawasan.

DUNIA | 17 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS