HUT Ke-75 PBB, Seruan Multilateralisme dan Reformasi Menggema
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.36)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.4)   |   DBX 966.643 (6.08)   |   I-GRADE 139.941 (0.15)   |   IDX30 428.154 (0.06)   |   IDX80 113.358 (0.28)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.93)   |   IDXG30 119.599 (-0.28)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.31)   |   IDXQ30 124.629 (-0.01)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.41)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.74)   |   IDXV30 107.251 (0.17)   |   INFOBANK15 832.7 (1.52)   |   Investor33 373.408 (0.8)   |   ISSI 150.953 (0.17)   |   JII 549.986 (0.17)   |   JII70 187.543 (0.33)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.66)   |   LQ45 788.563 (1.27)   |   MBX 1407.83 (5.14)   |   MNC36 279.661 (0.58)   |   PEFINDO25 277.129 (4.66)   |   SMInfra18 242.149 (-1.13)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.65)   |  

HUT Ke-75 PBB, Seruan Multilateralisme dan Reformasi Menggema

Rabu, 23 September 2020 | 06:50 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WIR

New York, Beritasatu.com- Seruan reformasi dan multilateralisme menggema dalam peringatan ke-75 tahun Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang digelar sebagai bagian dari rangkaian Sidang Majelis Umum (SMU) PBB tahun 2020.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah PBB, para pemimpin dari 193 negara anggota akan menyampaikan pidato tahunannya lewat video rekaman yang ditampilkan secara virtual dalam sesi Debat Umum (General Debate) SMU PBB ke-75 mulai Selasa (22/9) sampai Selasa minggu depan (29/9).

Presiden RI Joko Widodo akan menyampaikan pidato virtualnya pada Rabu (23/9) sekitar pukul 06.30 WIB. Sementara, sesi pidato hari pertama, Selasa, diawali oleh Presiden Brasil Jair Bolsonaro, sesuai tradisi selama puluhan tahun yang pertama kali didirikan pada 1940, diikuti penyampaian pidato oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Pemimpin dunia ternama lainnya yang pidatonya juga disiarkan dalam sesi Selasa adalah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Presiden Tiongkok Xi Jinping, Presiden Rusia Vladimir Putin, dan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Sekjen PBB Antonio Guterres menyuarakan isu multilateralisme di tengah situasi pandemi yang telah mengekspos kerapuhan dunia.

“Kita hanya bisa mengatasi (pandemi) bersama-sama. Hari ini kita memiliki surplus tantangan multilateralisme dan defisit solusi multilateralisme,” kata Guterres saat upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-75 PBB, Senin.

“Tidak ada yang menginginkan pemerintahan dunia, tapi kita harus bekerja sama untuk meningkatkan tata kelola dunia,” lanjutnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kasus Kematian Akibat Covid-19 di AS Tembus 200.000

Amerika Serikat (AS) mencatat kematian ke-200.000 akibat pandemi Covid-19 pada Selasa (22/9).

DUNIA | 23 September 2020

Tiongkok, Bukan Rusia, yang Pertama Lakukan Vaksinasi Covid-19

Tiongkok melakukan vaksinasi Covid-19 pada 22 Juli, Rusia baru pada bulan berikutnya.

DUNIA | 23 September 2020

Pengkritik Presiden Xi Diganjar 18 Tahun dengan Pasal Korupsi

Mantan bos BUMN properti itu pernah menyindir Presiden Xi Jinping sebagai seorang “badut”.

DUNIA | 22 September 2020

Edward Snowden Bersedia Kembalikan $5 Juta ke AS

Namun, pemerintah AS akan kesulitan mencairkan dana Snowden kalau uang itu ditempatkan di luar AS.

DUNIA | 22 September 2020

Menlu: Unilateralisme Tidak Dapat Dibiarkan

Unilateralisme tidak dapat dibiarkan karena negara lemah akan semakin terpinggirkan.

DUNIA | 22 September 2020

Saat Kasus Infeksi Merebak, Menkes Cheska Mengundurkan Diri

Menteri Kesehatan Cheska, Adam Vojtech menyatakan pengunduran dirinya pada Senin (21/9).

DUNIA | 22 September 2020

Denda Pelanggaran Perbankan Kecil Dibandingkan Perputaran Uang Ilegal

Denda (untuk pelanggaran peraturan jasa keuangan) naik hingga US$ 40 miliar lebih sejak krisis keuangan (2008), tetapi efek jeranya dipertanyakan.

DUNIA | 22 September 2020

ByteDance Umumkan Rencana IPO untuk TikTok Global

ByteDance mengumumkan TikTok Global akan meluncurkan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO).

DUNIA | 22 September 2020

Biden Kecam Politisasi Penggantian Hakim MA

Kandidat presiden Amerika Serikat (AS) dari Demokrat, Joe Biden, mengecam politisasi pemilihan hakim mahkamah agung.

DUNIA | 22 September 2020

Emisi 1% Orang Terkaya Lebih Banyak dari 3,1 Miliar Orang Termiskin

Polusi karbon yang dihasilkan 1% orang terkaya di dunia lebih banyak dibandingkan polusi dari separuh penduduk termiskin yang berjumlah 3,1 miliar oran

DUNIA | 22 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS