Tak Perpanjang Visa, 150.000 WNA di Thailand Terancam Penjara
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Tak Perpanjang Visa, 150.000 WNA di Thailand Terancam Penjara

Kamis, 24 September 2020 | 07:07 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Bangkok, Beritasatu.com- Hingga 150.000 orang asing di Thailand menghadapi sanksi penjara karena tidak memperpanjang visa karena otoritas mengakhiri masa tenggang pandemi Covid-19.

Bangkok telah bersikap lunak untuk aturan visa yang kedaluwarsa karena krisis virus corona. Tetapi kini otoritas mengumumkan akan mulai menindak pelanggar visa.

“Orang asing di negara ini memiliki waktu hingga 26 September untuk memastikan visa mereka diperbarui,” kata juru bicara Biro Imigrasi Thailand.

Visa turis yang melebihi masa berlaku di negara tersebut dapat mengakibatkan hukuman penjara dan denda.

Puluhan ribu warga negara asing di Thailand berisiko terkena denda dan bahkan penjara jika gagal memperbarui visa. Pelaku juga dapat dideportasi kembali ke negara asalnya. Saat ini, ada lebih dari 150.000 orang asing yang tinggal di Thailand dengan visa turis.

Wisatawan asing yang tak terhitung jumlahnya terdampar di Thailand ketika pandemi virus corona melanda pada Maret. Ketika krisis kesehatan menghentikan penerbangan internasional dan menutup perbatasan, Bangkok menyatakan tidak akan mengambil tindakan terhadap individu dengan visa kedaluwarsa.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mahathir Ragukan Klaim Anwar Ibrahim

Menurut Mahathir, klaim memperoleh dukungan mayoritas untuk menjadi perdana menteri bukan pertama kali dilontarkan Anwar Ibrahim.

DUNIA | 23 September 2020

Anwar Ibrahim Klaim Kuasai Parlemen dan Bakal jadi PM Malaysia

Anwar disebut telah mengamankan 123 dari 222 kursi parlemen, sehingga memberinya tiket menjadi perdana menteri.

DUNIA | 23 September 2020

Enggan ke RS, Warga Meksiko Pilih Pengobatan Covid-19 di Rumah

Di Meksiko, warga sudah terbiasa untuk memilih melawan infeksi Covid-19 di rumah mereka sendiri dan kadang menolak untuk dibawa ke rumah sakit (RS) oleh paramedis.

DUNIA | 22 September 2020

HUT PBB, Presiden Soroti Rivalitas Antarnegara di Tengah-tengah Pandemi

"Di saat seharusnya kita semua bersatu padu bekerja sama melawan pandemi, yang justru kita lihat adalah masih terjadinya rivalitas," kata Jokowi.

DUNIA | 23 September 2020

Presiden Jokowi Dorong PBB Perkuat Kerja Sama Penanganan Covid-19

Presiden Joko Widodo menyerukan agar PBB senantiasa berbenah diri, melakukan reformasi, revitalisasi, dan efisiensi.

DUNIA | 23 September 2020

Berpidato di Sidang Majelis Umum PBB, Presiden Jokowi Ingatkan Lagi Peran Soekarno dan Dasasila Bandung

Presiden Joko Widodo menegaskan Indonesia sudah lama berkontribusi pada perdamaian dunia sesuai amanah konstitusi negara.

DUNIA | 23 September 2020

Debat Capres AS Angkat 6 Isu

Debat capres mencakup enam topik: rekam jejak capres, Mahkamah Agung, Covid-19, isu ekonomi, isu rasial dan kekerasan, dan integritas pemilu.

DUNIA | 23 September 2020

Berpidato di Sidang Majelis Umum PBB ke-75, Jokowi Minta PBB Berbenah Diri

Presiden Joko Widodo meminta Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) terus berbenah diri. PBB juga perlu melakukan reformasi, revitalisasi, dan efisiensi.

DUNIA | 23 September 2020

HUT Ke-75 PBB, Seruan Multilateralisme dan Reformasi Menggema

Seruan reformasi dan multilateralisme menggema dalam peringatan ke-75 tahun Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang digelar sebagai bagian dari rangkaian Sidang Majelis Umum (SMU) PBB tahun 2020.

DUNIA | 23 September 2020

Kasus Kematian Akibat Covid-19 di AS Tembus 200.000

Amerika Serikat (AS) mencatat kematian ke-200.000 akibat pandemi Covid-19 pada Selasa (22/9).

DUNIA | 23 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS