380 Paus Mati Terdampar di Tasmania
INDEX

BISNIS-27 503.6 (2.5)   |   COMPOSITE 5652.76 (48.27)   |   DBX 1032.04 (3.25)   |   I-GRADE 164.451 (1.87)   |   IDX30 490.95 (3.33)   |   IDX80 128.766 (0.95)   |   IDXBUMN20 358.484 (4.17)   |   IDXG30 133.521 (0.92)   |   IDXHIDIV20 437.723 (3.27)   |   IDXQ30 142.408 (1.41)   |   IDXSMC-COM 239.978 (2.77)   |   IDXSMC-LIQ 292.98 (3.3)   |   IDXV30 120.747 (2.08)   |   INFOBANK15 969.323 (8.87)   |   Investor33 424.184 (2.73)   |   ISSI 165.497 (1.49)   |   JII 607.992 (3.57)   |   JII70 207.954 (1.77)   |   KOMPAS100 1151.81 (10.08)   |   LQ45 901.663 (6.22)   |   MBX 1571.94 (14.64)   |   MNC36 316.426 (2.22)   |   PEFINDO25 300.975 (9.54)   |   SMInfra18 283.853 (1.3)   |   SRI-KEHATI 362.321 (2.15)   |  

380 Paus Mati Terdampar di Tasmania

Kamis, 24 September 2020 | 09:17 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Tasmania, Beritasatu.com- Sekitar 380 paus mati terdampar di pantai barat negara bagian Tasmania, Australia. Sejak Senin (21/9), diperkirakan 470 paus pilot telah terdampar. Pada Rabu (23/9), para pejabat setempat mengatakan sebagian besar dari 380 paus dalam kelompok yang baru ditemukan itu tampaknya telah mati.

Pejabat mengatakan tim penyelamat berlomba untuk menyelamatkan hewan yang masih hidup di perairan dangkal. Meskipun 25 paus dari kelompok pertama telah dibebaskan pada Selasa (22/9), beberapa ekor telah kembali ke pantai setelah dibawa oleh air pasang.

“Kami sangat kecewa karena jumlahnya meningkat dan [ada peningkatan] jumlah paus yang mati,” kata Nik Deka dari Departemen Industri Primer Tasmania.

Namun Deka mengatakan tim penyelamat berharap bisa mengawal lebih banyak paus ke laut pada Rabu (23/9).

Satu tim helikopter melihat kelompok kedua paus pada Selasa sekitar 10 km dari lokasi pertama di Macquarie Heads. Diduga, paus-paus itu adalah bagian dari kelompok yang sama.

“Dari udara, sepertinya penyelamatan tidak diperlukan, tetapi kami mengirim kapal untuk melakukan penilaian,” kata Deka.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Maskapai Global Serukan Uji Covid-19 untuk Penumpang Internasional

Maskapai global menyerukan pengujian Covid-19 kepada seluruh penumpang penerbangan internasional sebagai pengganti kebijakan karantina.

DUNIA | 24 September 2020

Arab Saudi Izinkan Umrah Mulai 4 Oktober

Arab Saudi secara bertahap akan mengizinkan kembali ibadah umrah untuk umat Muslim mulai 4 Oktober 2020, sebut Kementerian Dalam Negeri, Selasa (22/9).

DUNIA | 24 September 2020

64% Populasi Dunia Sudah Daftar Vaksin COVAX

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa (22/9), mengumumkan bahwa 156 negara dan wilayah yang mewakili 64% populasi dunia telah bergabung dengan COVAX

DUNIA | 24 September 2020

Sianobakteri Picu Kematian 300 Gajah Botswana

Air yang terkontaminasi sianobakteri (cyanobacteria) menjadi penyebab kematian lebih dari 300 gajah di sekitar Okavango Delta, Botswana, awal tahun 2020.

DUNIA | 24 September 2020

Menlu dan Menteri Ekonomi Jerman Dikarantina

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas terpaksa membatalkan perjalanan ke Yordania.

DUNIA | 24 September 2020

Tak Perpanjang Visa, 150.000 WNA di Thailand Terancam Penjara

Hingga 150.000 orang asing di Thailand menghadapi sanksi penjara karena tidak memperpanjang visa karena otoritas mengakhiri masa tenggang pandemi Covid-19.

DUNIA | 24 September 2020

Mahathir Ragukan Klaim Anwar Ibrahim

Menurut Mahathir, klaim memperoleh dukungan mayoritas untuk menjadi perdana menteri bukan pertama kali dilontarkan Anwar Ibrahim.

DUNIA | 23 September 2020

Anwar Ibrahim Klaim Kuasai Parlemen dan Bakal jadi PM Malaysia

Anwar disebut telah mengamankan 123 dari 222 kursi parlemen, sehingga memberinya tiket menjadi perdana menteri.

DUNIA | 23 September 2020

Enggan ke RS, Warga Meksiko Pilih Pengobatan Covid-19 di Rumah

Di Meksiko, warga sudah terbiasa untuk memilih melawan infeksi Covid-19 di rumah mereka sendiri dan kadang menolak untuk dibawa ke rumah sakit (RS) oleh paramedis.

DUNIA | 22 September 2020

HUT PBB, Presiden Soroti Rivalitas Antarnegara di Tengah-tengah Pandemi

"Di saat seharusnya kita semua bersatu padu bekerja sama melawan pandemi, yang justru kita lihat adalah masih terjadinya rivalitas," kata Jokowi.

DUNIA | 23 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS