AS dan Tiongkok Saling Serang dalam Sidang Umum PBB
INDEX

BISNIS-27 446.998 (3.66)   |   COMPOSITE 5103.41 (22.92)   |   DBX 961.91 (2.39)   |   I-GRADE 139.433 (1.14)   |   IDX30 425.424 (3.73)   |   IDX80 112.732 (0.9)   |   IDXBUMN20 290.237 (3.92)   |   IDXG30 119.067 (0.52)   |   IDXHIDIV20 380.466 (2.42)   |   IDXQ30 124.992 (0.94)   |   IDXSMC-COM 219.453 (0.5)   |   IDXSMC-LIQ 253.905 (3.07)   |   IDXV30 105.587 (1.13)   |   INFOBANK15 830.947 (11.32)   |   Investor33 371.883 (3.69)   |   ISSI 150.117 (0.53)   |   JII 544.402 (1.55)   |   JII70 185.969 (0.84)   |   KOMPAS100 1019.44 (6.38)   |   LQ45 783.452 (7)   |   MBX 1412.54 (6.76)   |   MNC36 280.287 (2.27)   |   PEFINDO25 278.026 (3.1)   |   SMInfra18 241.756 (0.32)   |   SRI-KEHATI 314.153 (3.5)   |  

AS dan Tiongkok Saling Serang dalam Sidang Umum PBB

Kamis, 24 September 2020 | 09:44 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WIR

New York, Beritasatu.com- Ketegangan hubungan antara Tiongkok dan Amerika Serikat (AS) menjadi pusat perhatian dalam SMU PBB ke-75. Pidato Presiden AS Donald Trump yang ditayangkan pada sesi Selasa (22/9), menyerang Tiongkok dalam penanganan pandemi virus corona. Sebaliknya, Tiongkok menuding Trump telah menyebarkan “virus politik” di PBB.

Trump, yang menghadapi tantangan sulit untuk terpilih kembali, berusaha menangkis kritik pemilih terkait penanganan virus corona dengan menyalahkan Tiongkok.

Baik Trump maupun Xi, pemimpin dua ekonomi terbesar di dunia, saling bersaing memaparkan visi mereka saat hubungan keduanya jatuh ke tingkat terendah selama beberapa dekade lewat perang dagang dan perselisihan teknologi yang diperburuk dengan pandemi.

“Kita harus meminta pertanggungjawaban kepada bangsa yang telah melepaskan virus ini ke dunia, Tiongkok,” kata Trump lewat pidatonya, Selasa.

Duta Besar Tiongkok untuk PBB, Zhang Jun, sebelum mempersilakan penayangan rekaman video Xi, menyatakan negaranya menolak tuduhan tidak berdasar dari AS.

“Ketika masyarakat internasional benar-benar berjuang keras melawan Covid-19, AS menyebarkan virus politik di sini di Majelis Umum,” kata Zhang.

“Dunia berada di persimpangan jalan. Saat ini, dunia membutuhkan lebih banyak solidaritas dan kerja sama, tapi bukan konfrontasi,” lanjutnya.

Trump sering menyebut Covid-19 sebagai “virus Tiongkok”, istilah yang dianggap banyak pihak sebagai rasis. Dia kembali menuding Beijing karena mengizinkan orang-orang meninggalkan Tiongkok pada tahap awal wabah untuk menginfeksi dunia sambil menutup perjalanan domestik.

“Pemerintah Tiongkok dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang secara virtual dikendalikan oleh Tiongkok, secara keliru menyatakan tidak ada bukti penularan dari manusia ke manusia,” kata Trump.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

380 Paus Mati Terdampar di Tasmania

Sekitar 380 paus mati terdampar di pantai barat negara bagian Tasmania, Australia. Sejak Senin (21/9), diperkirakan 470 paus pilot telah terdampar.

DUNIA | 24 September 2020

Maskapai Global Serukan Uji Covid-19 untuk Penumpang Internasional

Maskapai global menyerukan pengujian Covid-19 kepada seluruh penumpang penerbangan internasional sebagai pengganti kebijakan karantina.

DUNIA | 24 September 2020

Arab Saudi Izinkan Umrah Mulai 4 Oktober

Arab Saudi secara bertahap akan mengizinkan kembali ibadah umrah untuk umat Muslim mulai 4 Oktober 2020, sebut Kementerian Dalam Negeri, Selasa (22/9).

DUNIA | 24 September 2020

64% Populasi Dunia Sudah Daftar Vaksin COVAX

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa (22/9), mengumumkan bahwa 156 negara dan wilayah yang mewakili 64% populasi dunia telah bergabung dengan COVAX

DUNIA | 24 September 2020

Sianobakteri Picu Kematian 300 Gajah Botswana

Air yang terkontaminasi sianobakteri (cyanobacteria) menjadi penyebab kematian lebih dari 300 gajah di sekitar Okavango Delta, Botswana, awal tahun 2020.

DUNIA | 24 September 2020

Menlu dan Menteri Ekonomi Jerman Dikarantina

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas terpaksa membatalkan perjalanan ke Yordania.

DUNIA | 24 September 2020

Tak Perpanjang Visa, 150.000 WNA di Thailand Terancam Penjara

Hingga 150.000 orang asing di Thailand menghadapi sanksi penjara karena tidak memperpanjang visa karena otoritas mengakhiri masa tenggang pandemi Covid-19.

DUNIA | 24 September 2020

Mahathir Ragukan Klaim Anwar Ibrahim

Menurut Mahathir, klaim memperoleh dukungan mayoritas untuk menjadi perdana menteri bukan pertama kali dilontarkan Anwar Ibrahim.

DUNIA | 23 September 2020

Anwar Ibrahim Klaim Kuasai Parlemen dan Bakal jadi PM Malaysia

Anwar disebut telah mengamankan 123 dari 222 kursi parlemen, sehingga memberinya tiket menjadi perdana menteri.

DUNIA | 23 September 2020

Enggan ke RS, Warga Meksiko Pilih Pengobatan Covid-19 di Rumah

Di Meksiko, warga sudah terbiasa untuk memilih melawan infeksi Covid-19 di rumah mereka sendiri dan kadang menolak untuk dibawa ke rumah sakit (RS) oleh paramedis.

DUNIA | 22 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS