Korban Tewas Bangunan Runtuh di India Jadi 40 Orang
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.12)   |   COMPOSITE 5091.82 (17.74)   |   DBX 966.643 (5.38)   |   I-GRADE 139.941 (-0.02)   |   IDX30 428.154 (0.24)   |   IDX80 113.358 (0.35)   |   IDXBUMN20 291.199 (1)   |   IDXG30 119.599 (-0.28)   |   IDXHIDIV20 379.423 (0.06)   |   IDXQ30 124.629 (0.16)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.08)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.29)   |   IDXV30 107.251 (0.1)   |   INFOBANK15 832.7 (-0.23)   |   Investor33 373.408 (0.69)   |   ISSI 150.953 (0.04)   |   JII 549.986 (-0.02)   |   JII70 187.543 (0.25)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.5)   |   LQ45 788.563 (1.46)   |   MBX 1407.83 (4.49)   |   MNC36 279.661 (0.63)   |   PEFINDO25 277.129 (4.96)   |   SMInfra18 242.149 (-0.42)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.34)   |  

Korban Tewas Bangunan Runtuh di India Jadi 40 Orang

Jumat, 25 September 2020 | 07:34 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Mumbai, Beritasatu.com- Jumlah korban tewas akibat bangunan runtuh di Bhiwandi, India bertambah menjadi 40 orang. Pada Rabu (23/9), seperti dilaporkan NDTV, Pasukan Bantuan Bencana Nasional (NDRF) juga menginformasikan sebanyak 25 orang telah diselamatkan sejauh ini.

Bangunan tiga lantai itu runtuh hari Senin (21/9) sekitar pukul 3.40 pagi di area kompleks Patel di distrik Thane. Segera setelah kejadian tersebut, NDRF, pemadam kebakaran, dan tim polisi tiba di lokasi kejadian tersebut. Mereka segera melakukan operasi penyelamatan.

Presiden Ram Nath Kovind dan Perdana Menteri Narendra Modi turut berbela sungkawa atas hilangnya nyawa dalam insiden tersebut.

Bangunan perumahan tiga lantai di daerah Bhiwandi yang padat runtuh pada Senin pag. Musibah terjadi, saat sebagian besar penduduk sedang tidur. Lebih dari 60 orang diperkirakan berada di gedung tersebut pada saat itu.

Tim penyelamat sempat berjuang melawan hujan dan kondisi yang sempit untuk menjelajahi puing-puing. Mereka masih mencari kemungkinan korban selamat ketika jumlah korban dari gedung apartemen yang runtuh di pinggiran Mumbai bertambah menjadi 35 orang.

“Sudah lebih dari tiga hari, jadi kami tidak tahu apakah ada yang selamat lagi, tapi kami tidak kehilangan harapan,” kata Satya Pradhan, Kepala Pasukan Tanggap Bencana Nasional kepada Reuters.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ledakan Truk Tangki di Nigeria, 23 Tewas

Sedikitnya 23 orang tewas setelah satu truk tangki bensin terbalik dan terbakar di jalan yang sibuk di negara bagian Kogi, Nigeria tengah pada Rabu (23/9).

DUNIA | 25 September 2020

Pasukan Korut Bunuh dan Bakar Pejabat Perikanan Korsel

Diduga, pasukan Korea Utara bertindak dengan alasan perintah anti-virus (corona).

DUNIA | 25 September 2020

Yili Group, Merek Susu dengan Valuasi Tertinggi di Dunia

Valuasi merek Yili meningkat 13% dalam setahun terakhir berkat inovasi dan strategi internalisasi.

DUNIA | 25 September 2020

Novavax Mulai Uji Coba Vaksin Covid-19 Tahap Akhir di Inggris

Novavax mengatakan, data uji coba ini akan mendukung pengajuan lisensi di Inggris, Uni Eropa (UE) dan negara lain.

DUNIA | 25 September 2020

Tampil Lagi di PBB, Gus Yahya Paparkan Abrahamic Faiths Initiative

Dunia Islam harus berintegrasi secara damai dan harmoni dengan masyarakat dunia seluruhnya.

NASIONAL | 24 September 2020

Bola Kekuasaan Malaysia di Tangan Raja yang Tengah Sakit

Raja memiliki tiga opsi: mengadakan pemilu, meminta mosi kepercayaan parlemen, atau menunjuk perdana menteri baru.

DUNIA | 24 September 2020

Airbus Akan Operasikan Pesawat Hidrogen di 2035

Produsen pesawat Airbus berencana mengoperasikan pesawat terbang komersial ramah lingkungan berbahan bakar hidrogen. Tiga desain pesawat hidrogen sudah dibuat.

DUNIA | 24 September 2020

MoU 1974 Bukan Hukum Internasional untuk Miliki Pulau Pasir

Para nelayan tradisional Indonesia ditangkap, perahu mereka dibakar

NASIONAL | 24 September 2020

AS dan Tiongkok Saling Serang dalam Sidang Umum PBB

Ketegangan hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok menjadi pusat perhatian dalam SMU PBB ke-75.

DUNIA | 24 September 2020

380 Paus Mati Terdampar di Tasmania

Sekitar 380 paus mati terdampar di pantai barat negara bagian Tasmania, Australia. Sejak Senin (21/9), diperkirakan 470 paus pilot telah terdampar.

DUNIA | 24 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS