Soal HAM di Xinjiang, 39 Negara Kutuk Tiongkok
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Soal HAM di Xinjiang, 39 Negara Kutuk Tiongkok

Kamis, 8 Oktober 2020 | 07:07 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

New York, Beritasatu.com- Sejumlah 39 negara mengutuk Tiongkok atas kebijakan di Xinjiang dan Hong Kong. Jerman telah memimpin puluhan negara, termasuk Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Jepang untuk mengungkapkan keprihatinan besar dan menyerukan akses langsung dan tanpa batas ke wilayah Xinjiang.

“Kami sangat prihatin tentang situasi hak asasi manusia di Xinjiang dan perkembangan terkini di Hong Kong,” kata Duta Besar Jerman untuk Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Christoph Heusgen, yang memimpin inisiatif tersebut dalam pertemuan tentang hak asasi manusia pada Selasa (6/10) di PBB.

Heusgen mendesak Tiongkok untuk mengizinkan pengamat hak asasi PBB "akses langsung, bermakna dan tidak terbatas" ke Xinjiang. Di sana, setidaknya satu juta orang Uighur ditahan di tempat yang disebutnya sebagai pusat pelatihan keterampilan kejuruan. Tetapi para kritikus menyebut kamp penahanan.

Pernyataan itu juga mencatat tuduhan pelanggaran hak asasi lainnya di Xinjiang termasuk pembatasan ketat pada kebebasan beragama, serta pengawasan yang meluas, kerja paksa dan sterilisasi paksa.

Di antara 39 negara yang menandatangani deklarasi tersebut adalah sebagian besar negara anggota Uni Eropa (UE), serta Kanada, Haiti, Honduras, Australia, dan Selandia Baru.

Deklarasi tersebut juga meminta Beijing untuk menegakkan hak dan kebebasan penduduk Hong Kong, di tengah meningkatnya tuduhan penindasan politik menyusul pemberlakuan undang-undang keamanan nasional yang kontroversial pada bulan Juli.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tanpa Gejala Covid-19, Trump Kembali ke Oval Office Pimpin Rapat

Trump telah berada di kediamannya di Gedung Putih sejak keluar dari rumah sakit militer Walter Reed dengan helikopter pada Senin malam.

DUNIA | 8 Oktober 2020

Kasus Covid-19 di Brasil Lampaui 5 Juta, Ahli Khawatirkan Gelombang Kedua

Kementerian Kesehatan Brasil melaporkan pada Selasa (7/10/2020) ada 31.553 kasus baru sehingga total menjadi 5.000.694.

DUNIA | 8 Oktober 2020

Donald Trump dan Republik Dinilai Lebih Berani Mencurangi Pilpres AS 2020

Calon presiden dari Republik, Donald Trump, bersama partainya dinilai akan lebih berani berbuat curang termasuk melakukan hal-hal tidak lazim untuk kembali meraih kemenangan.

DUNIA | 7 Oktober 2020

Trump Tolak Permintaan The Fed untuk Stimulus Fiskal Baru

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menolak permintaan Bank Sentral AS atau The Federal Reserve (The Ped) untuk segera mengucurkan stimulus fiskal baru

DUNIA | 7 Oktober 2020

Bill Gates Prihatin AS Belum Kelola Maksimal Uji Covid-19

Pendiri Microsoft, Bill Gates mengaku prihatin bahwa Amerika Serikat (AS) masih belum mengelola pengujian virus corona dengan maksimal.

DUNIA | 7 Oktober 2020

Di Tengah Wabah, Singapura Jajaki Buka Perbatasan

Singapura sedang menjajaki cara untuk membuka perbatasannya dengan aman

DUNIA | 7 Oktober 2020

Pendiri McAfee Terlibat Penggelapan Pajak

Pendiri perusahaan antivirus, John McAfee ditangkap di bandara Barcelona, Spanyol atas kasus penggelapan pajak di AS.

DUNIA | 7 Oktober 2020

Covid Makin Ganas di Gedung Putih, Satu Lagi Kena

Pucuk pimpinan militer Amerika ramai-ramai mengisolasi diri.

DUNIA | 7 Oktober 2020

KPPU AS Nilai Facebook Lakukan Monopoli Media Sosial

Facebook bisa saja diminta untuk mendivestasi atau memisahkan operasi dua raksasa media sosial yang dimilikinya -Instagram dan WhatsApp-.

DUNIA | 7 Oktober 2020

New York Tutup Sekolah di Kawasan Covid-19

Gubernur New York Andrew Cuomo pada Senin (5/10) menyetujui rencana New York City untuk menutup sekolah di sembilan lokasi “titik panas” virus corona di Brooklyn dan Queens.

DUNIA | 7 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS