Muat Konten Tak Bermoral, TikTok Dilarang Otoritas Pakistan
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

Muat Konten Tak Bermoral, TikTok Dilarang Otoritas Pakistan

Sabtu, 10 Oktober 2020 | 09:47 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Islamabad, Beritasatu.com-Pakistan pada Jumat (9/10) melarang aplikasi berbagi video yang sangat populer, TikTok. Seperti dilaporkan AFP, pihak berwenang beralasan tindakan keras itu dilakukan terhadap konten "tidak bermoral".

TikTok milik Tiongkok yang telah menjadi sensasi global dengan klip video pendeknya memiliki basis pengguna yang besar di kalangan anak muda Pakistan, dan menarik jutaan pengikut.

Tetapi fenomena itu telah mengundang reaksi di negara Islam ultra-konservatif. Dalam beberapa bulan terakhir, beberapa aplikasi kencan termasuk Tinder dan Grindr juga telah dilarang. Sementara YouTube juga diancam akan ditutup.

Pada Jumat (9/10), Otoritas Telekomunikasi Pakistan (PTA) menyatakan TikTok telah gagal mematuhi dua peringatan, yang menuntutnya memblokir konten "tidak bermoral, cabul dan vulgar".

"Aplikasi tersebut gagal untuk sepenuhnya mematuhi instruksi, oleh karena itu dikeluarkan petunjuk untuk pemblokiran aplikasi TikTok di negara tersebut," bunyi pernyataan PTA.

Warga Pakistan tidak dapat mengakses aplikasi pada Jumat malam.

Arslan Khalid, penasihat media digital untuk Perdana Menteri Imran Khan, sebelumnya mengklaim "eksploitasi, objektifikasi dan seksualisasi gadis-gadis muda di TikTok" menyebabkan penderitaan bagi orang tua.



Sumber:Suara Pembaruan

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemerintah AS Tutup 92 Situs Berita Palsu yang Dikelola Iran

Pemerintah Iran dan IRGC menggunakan situs berita dan layanan domain di Amerika tanpa lisensi dari Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri Amerika Serikat (AS).

DUNIA | 10 Oktober 2020

Dinyatakan Selesai Terapi, Trump Akan Kembali Berkampanye

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan dia mungkin akan kembali berkampanye Sabtu (10/10).

DUNIA | 10 Oktober 2020

Polusi Udara Merusak Otak Orang Muda

Satu penelitian menyimpulkan polusi udara merusak otak muda dengan cara yang mirip dengan penyakit Alzheimer dan Parkinson.

DUNIA | 10 Oktober 2020

Uni Eropa Beli Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson

Uni Eropa (UE) telah menandatangani kesepakatan dengan Johnson & Johnson untuk memasok hingga 400 juta dosis vaksin Covid-19 yang potensial.

DUNIA | 10 Oktober 2020

Tiongkok Resmi Gabung Fasilitas Vaksin COVAX

Tiongkok menyatakan pada Jumat (9/10) telah secara resmi bergabung dengan fasilitas vaksin Covid-19 global yang dikenal sebagai COVAX.

DUNIA | 10 Oktober 2020

UE Donasikan 900.000 Alat Tes Covid-19 untuk Uni Afrika

Perwakilan Tinggi Uni Eropa Josep Borrell mengatakan, sumbangan itu merupakan wujud penting dari solidaritas UE untuk perang Afrika melawan pandemi.

DUNIA | 9 Oktober 2020

Dua Perempuan Ini Akan Cetak Sejarah Baru WTO

Salah satu dari dua perempuan itu akan mencatat sejarah bagi WTO, yakni untuk pertama kalinya organisasi itu dipimpin seorang perempuan.

DUNIA | 9 Oktober 2020

World Food Program Menangkan Nobel Perdamaian 2020

"Sampai ditemukannya vaksin, makanan adalah vaksin terbaik melawan kekacauan (kaos)".

DUNIA | 9 Oktober 2020

Penerapan AI Mampu Tingkatkan PDB Asia Tenggara Hingga US$ 1 T pada 2030

Asia Tenggara dapat meraih keuntungan ekonomi yang signifikan apabila para pengguna dan penyedia di bidang AI dapat mempertajam fokus.

DUNIA | 9 Oktober 2020

Penyair AS Louise Glück Raih Nobel Sastra 2020

Penyair Amerika Louise Glück meraih Hadiah Nobel Sastra 2020.

DUNIA | 9 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS