Kelompok HAM Protes Kunjungan Menhan Prabowo ke AS

Kelompok HAM Protes Kunjungan Menhan Prabowo ke AS

Jumat, 16 Oktober 2020 | 05:55 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Washington, Beritasatu.com- Setidaknya puluhan organisasi non-pemerintah memprotes keputusan Amerika Serikat (AS) yang memberikan visa kepada Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto untuk mengunjungi Washington.

Seperti dilaporkan VoA, Kamis (15/10), protes keberatan didasarkan atas dugaan bahawa Prabowo terlibat dengan pelanggaran hak asasi manusia.

Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Menteri Pertahanan AS Mark Esper dan Ketua Staf Gabungan Mark Milley pada Jumat (16/10).

Kepada VoA, Juru bicara Menteri Pertahanan Indonesia Dahnil Simanjuntak mengatakan Pelayanan Indonesia bahwa Esper mengeluarkan undangan kepada Prabowo, yang pernah menjadi kepala Kopassus, satuan pasukan khusus TNI yang dituduh melakukan pelanggaran hak asasi manusia oleh kelompok HAM dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Indonesia.

Prabowo pertama kali ditolak masuk ke AS pada tahun 2000 karena tuduhan pelanggaran hak asasi manusia di Timor Timur, Papua Barat, dan selama protes mahasiswa tahun 1998 di Jakarta.

Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS menggemakan pernyataan pada Rabu (14/10) bahwa "Departemen Pertahanan AS berencana untuk menjamu Menteri Prabowo di Pentagon pada hari Jumat [16 Oktober] untuk lebih memperkuat hubungan bilateral AS-Indonesia."

Beberapa topik diskusi antara kedua pejabat tersebut antara lain masalah kawasan, perdagangan pertahanan, kerja sama keamanan, kegiatan militer ke militer, dan respons terhadap Covid-19.

Amnesty International USA pada hari Selasa mengirim surat kepada Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo memprotes kunjungan Prabowo.

Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Amnesty International Indonesia, Commission for Missing Persons and Violence, Public Interets Lawyer Network, Asia Justice and Rights, Committee for Solidarity Action for Munir, Imparsial, Public Virtue Institute, Setara Institute, Indonesia Corruption Watch, Jakarta Legal Aid Institute (LBH), Lembaga Kajian Publik dan Advokasi dan LBH Pers di Indonesia.

“Prabowo Subianto adalah mantan jenderal Indonesia yang telah dilarang, sejak 2000, memasuki AS karena diduga terlibat langsung dalam pelanggaran hak asasi manusia,” menurut surat itu.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemerintah Minta Akses kepada Perempuan WNI Tersangka Terorisme di Filipina

KJRI Davao masih menunggu pemberian data dan akses kekonsuleran tersebut terkait ditangkapnnya WNI yang ditetapkan menjadi tersangka teroris.

DUNIA | 15 Oktober 2020

Cegah Covid-19, Prancis Terapkan Jam Malam di 9 Kota

Jam malam diterapkan di Ibu Kota Paris serta delapan kota lainnya di Prancis.

DUNIA | 15 Oktober 2020

Prabowo Akan Bahas Kerja Sama Pertahanan dengan AS

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto akan membahas kerja sama pertahanan antara Indonesia dengan Amerika Serikat.

DUNIA | 15 Oktober 2020

Korut Tertinggi Kelima Kasus TB Global

Korut memiliki sekitar 132.000 pasien TB pada 2019. Sebanyak 5.200 di antaranya memiliki TB yang resistan terhadap beberapa obat.

DUNIA | 15 Oktober 2020

Anwar Ibrahim Diperiksa Polisi Terkait Daftar Viral Parlemen

Penyelidikan itu mencakup pernyataan yang dapat menyebabkan kerusakan atau pelecehan publik.

DUNIA | 15 Oktober 2020

WHO Peringatkan Adanya Peningkatan Dramatis Kasus TB

Ada “pengurangan signifikan” dalam notifikasi dan pemantauan kasus baru TB pada paruh pertama 2020. Hal itu karena negara-negara memberlakukan penguncian.

DUNIA | 15 Oktober 2020

WHO: Tahun Ini Kematian Akibat TB Akan Tembus 1,8 Juta Orang

Penurunan dalam notifikasi TB ditemukan di 14 negara dengan beban tinggi antara Januari dan Juni 2020, tetapi angka itu bervariasi antarnegara.

DUNIA | 15 Oktober 2020

Redam Protes, Thailand Umumkan Dekrit Darurat

Pemerintah Thailand mengumumkan dekrit darurat untuk meredam serangkaian aksi protes

DUNIA | 15 Oktober 2020

Indonesia dan Maroko Promosikan Islam Moderat

Unsur perbedaan itu adalah modal kuat bagi kedua negara untuk meningkatkan kerja sama dalam mempromosikan Islam moderat.

DUNIA | 15 Oktober 2020

Indonesia Pertemukan Pakar Virus dan Epidemiologi Asia Timur

Ajang berbagi pengalaman praktis antarpakar virus dalam mengatasi pandemi.

DUNIA | 15 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS