Tanpa Uji Fase 3, Vaksin Covid-19 Rusia yang Kedua Disetujui
INDEX

BISNIS-27 448.452 (2.34)   |   COMPOSITE 5112.19 (31.86)   |   DBX 973.986 (8.67)   |   I-GRADE 139.714 (1.48)   |   IDX30 428.304 (2.58)   |   IDX80 113.764 (0.56)   |   IDXBUMN20 291.927 (3.17)   |   IDXG30 119.182 (0.2)   |   IDXHIDIV20 379.228 (3.03)   |   IDXQ30 124.656 (0.92)   |   IDXSMC-COM 220.2 (1.7)   |   IDXSMC-LIQ 259.388 (-0.32)   |   IDXV30 107.478 (0.14)   |   INFOBANK15 831.648 (11.11)   |   Investor33 374.125 (2.2)   |   ISSI 151.171 (0.09)   |   JII 550.867 (-0.37)   |   JII70 188.056 (-0.11)   |   KOMPAS100 1022.34 (4.05)   |   LQ45 789.815 (4.4)   |   MBX 1412.7 (8.24)   |   MNC36 280.331 (1.41)   |   PEFINDO25 282.464 (2.47)   |   SMInfra18 241.575 (1.13)   |   SRI-KEHATI 316.512 (2.46)   |  

Tanpa Uji Fase 3, Vaksin Covid-19 Rusia yang Kedua Disetujui

Jumat, 16 Oktober 2020 | 09:51 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Moskwa, Beritasatu.com- Otoritas kesehatan Rusia menyetujui vaksin Covid-19 yang kedua meskipun belum melewati uji coba fase tahap tiga. Persetujuan vaksin bernama EpiVacCorona ini menandai kedua kalinya Kremlin melewati standar protokol ilmiah saat mencoba untuk bertahan dari pandemi.

Dalam komentar yang disiarkan televisi pada Rabu (14/10), Presiden Vladimir Putin mengatakan EpiVacCorona yang dikembangkan oleh Vector State Virology and Biotechnology Center di Siberia telah terdaftar. Vaksin tersebut dibuat oleh bekas laboratorium penelitian senjata biologis untuk penggunaan publik.

“Kami perlu meningkatkan produksi vaksin pertama dan sekarang kami yang kedua, pertama-tama kami harus memasok ke pasar domestik,” kata Putin, seraya menambahkan bahwa Rusia juga akan bekerja dengan mitra asing untuk membuat inokulasi.

EpiVacCorona terdaftar sebelum menyelesaikan uji coba fase tiga, dua bulan setelah Putin mengumumkan persetujuan Sputnik V sebagai vaksin virus corona pertama di dunia.

Meski begitu, Wakil Perdana Menteri Tatyana Golikova mengatakan EpiVacCorona aman dan 60.000 dosis pertama akan segera diproduksi. Dia pun memberi tahu Putin bahwa sudah mencoba vaksin dan tidak mengalami efek samping.

Perkembangan itu terjadi ketika Putin berupaya memainkan peran utama dalam memerangi pandemi global Covid-19 yang melanda Rusia. Pengembang menyatakan lebih dari 50 negara telah menyatakan minatnya pada vaksin. Ada pesanan 1,2 miliar dosis diajukan sejak vaksin didaftarkan oleh regulator Rusia pada Agustus.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sinopharm Tawarkan Vaksin Covid-19 Gratis untuk Pelajar

Tawaran Sinopharm yang mengembangkan dua vaksin Covid-19 berlaku untuk siswa Tiongkok yang pergi ke luar negeri dalam rangka studi.

DUNIA | 16 Oktober 2020

Duterte Ingin Vaksin Covid-19 untuk Seluruh Penduduk Filipina

Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan bahwa pemerintahnya ingin seluruh warganya mendapatkan vaksin virus corona.

DUNIA | 16 Oktober 2020

Kelompok HAM Protes Kunjungan Menhan Prabowo ke AS

Puluhan organisasi non-pemerintah memprotes keputusan Amerika Serikat (AS) yang memberikan visa kepada Menhan Prabowo Subianto untuk mengunjungi AS

DUNIA | 16 Oktober 2020

Pemerintah Minta Akses kepada Perempuan WNI Tersangka Terorisme di Filipina

KJRI Davao masih menunggu pemberian data dan akses kekonsuleran tersebut terkait ditangkapnnya WNI yang ditetapkan menjadi tersangka teroris.

DUNIA | 15 Oktober 2020

Cegah Covid-19, Prancis Terapkan Jam Malam di 9 Kota

Jam malam diterapkan di Ibu Kota Paris serta delapan kota lainnya di Prancis.

DUNIA | 15 Oktober 2020

Prabowo Akan Bahas Kerja Sama Pertahanan dengan AS

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto akan membahas kerja sama pertahanan antara Indonesia dengan Amerika Serikat.

DUNIA | 15 Oktober 2020

Korut Tertinggi Kelima Kasus TB Global

Korut memiliki sekitar 132.000 pasien TB pada 2019. Sebanyak 5.200 di antaranya memiliki TB yang resistan terhadap beberapa obat.

DUNIA | 15 Oktober 2020

Anwar Ibrahim Diperiksa Polisi Terkait Daftar Viral Parlemen

Penyelidikan itu mencakup pernyataan yang dapat menyebabkan kerusakan atau pelecehan publik.

DUNIA | 15 Oktober 2020

WHO Peringatkan Adanya Peningkatan Dramatis Kasus TB

Ada “pengurangan signifikan” dalam notifikasi dan pemantauan kasus baru TB pada paruh pertama 2020. Hal itu karena negara-negara memberlakukan penguncian.

DUNIA | 15 Oktober 2020

WHO: Tahun Ini Kematian Akibat TB Akan Tembus 1,8 Juta Orang

Penurunan dalam notifikasi TB ditemukan di 14 negara dengan beban tinggi antara Januari dan Juni 2020, tetapi angka itu bervariasi antarnegara.

DUNIA | 15 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS