Iran Sambut Akhir Embargo Senjata PBB
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

Iran Sambut Akhir Embargo Senjata PBB

Selasa, 20 Oktober 2020 | 09:48 WIB
Oleh : Yuliantino Situmorang / WIR

Teheran, Beritasatu.com- Iran menyambut gembira pencabutan embargo senjata PBB selama 13 tahun sebagai “hari penting”. Sejumlah pejabat Iran mengklaim, dengan pencabutan itu, mereka kembali bebas untuk membeli dan menjual senjata konvensional dalam upaya memperkuat keamanan negara.

Embargo dicabut pada Minggu (18/10) pagi, meskipun ada protes dari Amerika Serikat (AS). Pencabutan itu sesuai jadwal lima tahun dalam kesepakatan nuklir Iran yang diteken pada 2015.

Rusia dan Tiongkok adalah dua negara yang saat ini paling mungkin menawarkan senjata ke Teheran. Hal itu membuat Iran sulit bergantung pada industri senjatanya sendiri, setelah maraknya penyelundupan.

Namun, dengan kondisi keuangan Iran yang buruk dan adanya ancaman sanksi AS yang terus berlanjut pada siapa pun yang berdagang dengan negara itu, Teheran tidak mungkin melakukan pembelian dalam jangka pendek.

Negara ini juga mustahil menyamai pengeluaran anggaran pertahanan dari negara saingan utamanya di Teluk seperti Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan, “Mulai hari ini, semua pembatasan transfer senjata, aktivitas lainnya, dan layanan keuangan ke dan dari Republik Islam Iran, semuanya otomatis dihentikan.”

Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif menggambarkan akhir embargo sebagai hari yang penting dan menempatkannya dalam konteks diplomatik sekaligus militer.

“Normalisasi kerja sama pertahanan Iran dengan dunia saat ini adalah kemenangan bagi multilateralisme dan perdamaian serta keamanan di kawasan kami,” kata dia.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Israel dan Bahrain Resmikan Hubungan Diplomatik

Bahrain dan Israel telah menandatangani komunike bersama untuk meresmikan hubungan diplomatik, Minggu (18/10).

DUNIA | 20 Oktober 2020

Pemerintah UEA Resmikan "Jalan Presiden Joko Widodo" di Abu Dhabi

Penamaan Jalan Presiden Joko Widodo itu merefleksikan hubungan erat RI-UEA, sekaligus bentuk penghormatan Pemerintah UEA kepada Presiden Jokowi.

DUNIA | 20 Oktober 2020

Ekonomi Tiongkok Tumbuh 4,9%, Tertinggi di Dunia

Secara kumulatif, perekonomian Tiongkok tumbuh 0,7% dalam sembilan bulan terakhir.

DUNIA | 19 Oktober 2020

Kepala Angkatan Laut Meksiko Terinfeksi Covid-19

Sebelumnya sejumlah pejabat tinggi Meksiko terinfeksi Covid-19.

DUNIA | 19 Oktober 2020

Angka Total Kesembuhan Covid-19 Global Tembus 30 Juta

Angka total kesembuhan Covid-19 global telah menembus 30 juta pada Minggu (18/10).

DUNIA | 19 Oktober 2020

Pengawal Terinfeksi Covid-19, Presiden Jerman Dikarantina

Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier masuk karantina setelah salah satu pengawalnya dinyatakan positif terkena virus corona atau Covid-19.

DUNIA | 19 Oktober 2020

UMNO Malaysia Bantah Dukung Anwar dan DAP

Partai berkuasa terbesar Malaysia UMNO membantah pihaknya akan bekerja dengan Datuk Seri Anwar Ibrahim.

DUNIA | 19 Oktober 2020

Demo Antipemerintah Thailand Berlanjut

Unjuk rasa antipemerintah Thailand terus berlanjut, meskipun ada respons keras dari pemerintah.

DUNIA | 19 Oktober 2020

Ribuan Wanita AS Berdemo Anti-Trump

Ribuan orang turun ke jalan di seluruh Amerika Serikat untuk mendukung konvoi wanita pada Sabtu (17/10).

DUNIA | 19 Oktober 2020

Dalam 3 Minggu, Jacinda Ardern Akan Bentuk Pemerintahan Selandia Baru

Jacinda Ardern akan membentuk pemerintahan Selandia Baru dalam waktu 3 minggu setelah kemenangan bersejarah dalam pemilihan umum.

DUNIA | 19 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS