Akademisi Thailand Desak Pemerintah Hentikan Kekerasan
INDEX

BISNIS-27 491.129 (11.99)   |   COMPOSITE 5612.42 (112.33)   |   DBX 1062.36 (4.11)   |   I-GRADE 161.886 (4.37)   |   IDX30 478.794 (12.21)   |   IDX80 126.714 (3.02)   |   IDXBUMN20 355.426 (9.57)   |   IDXG30 131.028 (2.32)   |   IDXHIDIV20 432.126 (9.85)   |   IDXQ30 139.823 (3.69)   |   IDXSMC-COM 243.691 (3.69)   |   IDXSMC-LIQ 294.252 (6.8)   |   IDXV30 122.487 (4.61)   |   INFOBANK15 946.8 (29.41)   |   Investor33 412.464 (10.19)   |   ISSI 165.112 (2.43)   |   JII 597.802 (9.53)   |   JII70 206.187 (3.44)   |   KOMPAS100 1134.88 (27.52)   |   LQ45 883.061 (21.77)   |   MBX 1552.46 (34.83)   |   MNC36 308.511 (7.09)   |   PEFINDO25 308.232 (9)   |   SMInfra18 281.756 (5.87)   |   SRI-KEHATI 352.482 (8.96)   |  

Akademisi Thailand Desak Pemerintah Hentikan Kekerasan

Kamis, 22 Oktober 2020 | 08:04 WIB
Oleh : Yuliantino Situmorang / WIR

Bangkok, Beritasatu.com- Sejumlah dosen dan mahasiswa dari Jaringan Akademisi Thailand untuk Hak Sipil (TANC) pada Selasa (20/10) mengajukan petisi kepada Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha agar pemerintah berhenti menggunakan kekerasan terhadap pengunjuk rasa.

Petisi itu ditandatangani oleh 1.118 dosen dan mahasiswa dari berbagai universitas. Mereka memberi waktu satu minggu kepada pemerintah untuk merespons tuntutan itu.

Dipimpin oleh Anusorn Unno, mantan dekan Fakultas Sosiologi dan Antropologi di Universitas Thammasat, mereka berkumpul di Kampus Universitas Tha Phrachan sebelum berjalan ke Gedung Pemerintah, tempat mereka berhenti di Jembatan Chamai Maruchet dan Anusorn membacakan petisi.

Unno mengutuk penggunaan kekerasan untuk membubarkan demonstran Kelompok Rakyat di persimpangan Pathumwan pada 16 Oktober. Dikatakan, tindakan kekerasan itu tidak sejalan dengan standar internasional dan pemerintah harus bertanggung jawab atas kesalahan yang dibuatnya.

“Kami menyerukan kepada pemerintah untuk berhenti menggunakan undang-undang, seperti Computer Crime Act, sebagai alat untuk menyingkirkan orang-orang yang memiliki pendapat berbeda,” kata dia.

Unno menambahkan, pemerintah harus mencabut keputusan darurat yang diberlakukan sebagai tanggapan atas situasi serius di Bangkok. “Mencabut tuntutan yang diajukan terhadap mereka yang ditangkap dan segera membebaskan mereka, tanpa syarat,” ujarnya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sejak Pandemi Covid-19, Hampir 300.000 Warga AS Meninggal Dunia

Hampir 300.000 lebih orang telah meninggal dunia di Amerika Serikat sejak pandemi Covid-19 terjadi di negara itu.

DUNIA | 22 Oktober 2020

Korban Tewas Banjir dan Longsor Vietnam Jadi 105 Orang

anjir, tanah longsor, dan bencana alam lainnya telah menyebabkan 105 orang tewas dan 27 orang lainnya hilang di wilayah Vietnam

DUNIA | 22 Oktober 2020

Situasi Mengerikan, Spanyol Negara Eropa Pertama yang Lampaui 1 Juta Kasus Covid-19

Data Kementerian Kesehatan Spanyol menunjukkan total kasus mencapai 1.005.295, naik 16.973 dari hari sebelumnya.

DUNIA | 22 Oktober 2020

Saham AstraZeneca Tertetan Setelah Relawan Uji Klinis Covid-19 di Brasil Meninggal

Brasil saat ini menempati urutan kedua di dunia kasus Covd-19 setelah Amerika Serikat, dengan 115.914 kematian, menurut data Universitas Johns Hopkins.

DUNIA | 22 Oktober 2020

Cegah Covid-19, Meksiko Tutup TPU Saat Perayaan Hari Orang Mati

Penutupan dilakukan menjelang Hari Orang Mati, perayaan yang biasanya menarik ratusan ribu orang di seluruh negeri ke pemakaman.

DUNIA | 21 Oktober 2020

Swedia Akan Beri Kelonggaran Lansia Hidup Normal Kembali

Swedia tidak pernah menerapkan penguncian total. Sekolah, restoran, dan kafe tetap buka selama pandemi.

DUNIA | 21 Oktober 2020

Pakar WHO: Eropa dan Amerika Utara Harus Belajar dari Asia

Eropa dan Amerika Utara harus mengikuti contoh negara-negara Asia yang bertahan dengan tindakan anti-Covid-19.

DUNIA | 21 Oktober 2020

Bandara Soekarno-Hatta Layani TCA 4 Negara

Bandara Soekarno-Hatta melayani Travel Corridor Arrangement (TCA) dengan Uni Emirat Arab (UEA), Korea Selatan, Tiongkok, dan Singapura

DUNIA | 21 Oktober 2020

PM Suga: Jepang Tolak Tindakan yang Memicu Ketegangan di LCS

Suga menyatakan Jepang siap memberikan dukungan untuk ASEAN, termasuk Vietnam dan Indonesia, dalam menjaga perdamaian dan kestabilan di LCS.

DUNIA | 21 Oktober 2020

Gencar Serang Tiongkok, Trump Ternyata Punya Rekening di Sana

Trump dikenal sangat gencar mengkritik perusahaan-perusahaan Amerika yang berbisnis di Tiongkok.

DUNIA | 21 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS