Di Asia, Menlu AS Galang Dukungan untuk Melawan Tiongkok
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.61)   |   COMPOSITE 5822.94 (-13.51)   |   DBX 1088.19 (8.85)   |   I-GRADE 169.852 (-1.36)   |   IDX30 498.88 (-2.67)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.2)   |   IDXG30 135.508 (-0.92)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.7)   |   IDXQ30 145.713 (-1.12)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.62)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (-0.12)   |   IDXV30 130.911 (1.39)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.08)   |   Investor33 428.541 (-2.35)   |   ISSI 170.173 (-0.31)   |   JII 616.286 (-0.44)   |   JII70 212.951 (-0.35)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.98)   |   LQ45 921.176 (-4.87)   |   MBX 1613.76 (-6.24)   |   MNC36 320.851 (-1.79)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.61)   |   SMInfra18 296.861 (-1.11)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.53)   |  

Di Asia, Menlu AS Galang Dukungan untuk Melawan Tiongkok

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 09:42 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

New Delhi, Beritasatu.com- Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo terbang ke India minggu depan. Lawatan Pompeo ditargetkan untuk memperkuat hubungan strategis dengan negara yang terkunci dalam kebuntuan militer dengan Tiongkok.

Seperti dilaporkan Al Jazeera, Jumat (23/10), misi Pompeo juga merupakan upaya terbaru Washington untuk mendukung sekutu melawan Beijing.

Sebagai bagian dari tekanan balik yang semakin intensif terhadap kekuatan ekonomi dan militer Tiongkok di wilayah tersebut, Pompeo juga akan melakukan perjalanan ke Sri Lanka dan Maladewa.

Dua negara utama di Samudera Hindia itu sedang berjuang dengan tumpukan utang Tiongkok yang dikeluarkan untuk membiayai proyek infrastruktur besar.

Pompeo akan mengakhiri perjalanannya, yang dilakukan pada minggu terakhir sebelum pemilihan presiden AS, di Indonesia, yang juga terkunci dalam sengketa teritorial dengan Tiongkok di Laut China Selatan.

"Kami berharap dapat memperkuat hubungan kritis dengan teman dan mitra kami, menekankan komitmen kami yang dalam terhadap Indo-Pasifik dan memajukan visi kami untuk kemitraan jangka panjang dan kemakmuran di kawasan ini," kata Dean Thompson, wakil asisten sekretaris utama di Biro Urusan Asia Selatan dan Tengah, Departemen Luar Negeri AS.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dokter Pelajari Kemungkinan Covid-19 Memicu Diabetes

Penderita diabetes telah diketahui memiliki risiko penyakit yang lebih parah bahkan kematian, jika mereka terinfeksi Covid-19.

DUNIA | 24 Oktober 2020

Tiongkok Ancam Balas AS karena Jual Senjata ke Taiwan

Tiongkok mengancam akan membalas penjualan senjata terbaru Amerika Serikat (AS) ke Taiwan.

DUNIA | 24 Oktober 2020

Sinopharm Siap Produksi 1 Miliar Dosis Vaksin Covid-19

Perusahaan farmasi milik negara Tiongkok, Sinopharm Group, sedang menyiapkan jalur produksi untuk memasok satu miliar dosis dua vaksin Covid-19

DUNIA | 24 Oktober 2020

Presiden Tanzania Menyangkal Covid-19

Di tengah pandemi Covid-19, Presiden Tanzania John Magufuli justru meminta rakyatnya pergi ke gereja dan masjid untuk berdoa.

DUNIA | 24 Oktober 2020

Skandal 1MDB, Goldman Sachs Setuju Bayar Denda Rp 42,5 Triliun

Goldman Sachs, pada Kamis (22/10), telah setuju untuk membayar denda US$ 2,9 miliar (Rp 42,5 triliun) dalam skandal korupsi perusahaan 1MDB

DUNIA | 24 Oktober 2020

Saad Hariri Jabat PM Lebanon Keempat Kalinya

Veteran perdana menteri (PM) Lebanon Saad Hariri kembali menjabat sebagai PM keempat kalinya

DUNIA | 24 Oktober 2020

WHO: Sejumlah Negara dalam Bahaya karena Covid-19 Menekan Sistem Kesehatan

Banyak negara yang mengalami peningkatan kasus secara eksponensial.

DUNIA | 24 Oktober 2020

Menkes Spanyol Serukan "Tindakan Drastis" Tekan Covid-19

Pernyataan itu muncul hanya sehari setelah Spanyol menjadi negara pertama di Eropa Barat yang terkena satu juta kasus infeksi virus corona.

DUNIA | 23 Oktober 2020

Tekan Penyebaran Covid-19, Prancis Perpanjang Jam Malam

Jumlah kasus infeksi di Prancis meningkat 40 persen selama seminggu terakhir.

DUNIA | 23 Oktober 2020

Kasus Infeksi Harian di Eropa Naik Dua Kali Lipat

Untuk pertama kalinya, benua itu mencatat kasus infeksi harian mencapai 200.000 kasus, yang terjadi pada Kamis.

DUNIA | 23 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS