WHO Serukan Solidaritas Global Vaksin Covid-19
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

WHO Serukan Solidaritas Global Vaksin Covid-19

Selasa, 27 Oktober 2020 | 08:55 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Berlin, Beritasatu.com- Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Minggu (25/10) menyerukan solidaritas global dalam peluncuran vaksin virus corona di masa depan, karena jumlah kasus infeksi terus melonjak di seluruh dunia.

Dalam pidato video pada pembukaan KTT Kesehatan Dunia tiga hari di Berlin, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan satu-satunya cara untuk pulih dari pandemi adalah bersama dan dengan memastikan negara-negara miskin memiliki akses yang adil ke vaksin.

“Wajar jika negara ingin melindungi warganya sendiri terlebih dahulu, tetapi jika dan ketika kita memiliki vaksin yang efektif, kita juga harus menggunakannya secara efektif. Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan memvaksinasi beberapa orang di semua negara daripada semua orang di beberapa negara,” katanya.

"Biar saya perjelas: nasionalisme vaksin akan memperpanjang pandemi, bukan memperpendeknya,” tambahnya.

Ilmuwan di seluruh dunia berlomba untuk mengembangkan vaksin melawan Covid-19, yang telah menewaskan lebih dari 1,1 juta orang.

Beberapa puluh bakal vaksin saat ini sedang diuji dalam uji klinis, sepuluh di antaranya berada dalam tahap "fase 3" paling maju yang melibatkan puluhan ribu sukarelawan.

Uni Eropa, Amerika Serikat (AS), Inggris, Jepang, dan banyak negara lain telah memesan dalam jumlah besar pada perusahaan yang terlibat dalam pengembangan vaksin yang paling menjanjikan.

Tetapi kekhawatiran berkembang bahwa negara-negara dengan anggaran yang lebih kecil dapat ditinggalkan di belakang antrian.

WHO telah meluncurkan skema internasional yang dikenal sebagai COVAX untuk membantu memastikan akses yang adil ke jab, tetapi telah berjuang untuk mengumpulkan dana yang dibutuhkan.




BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Biden: Trump Bisa Menang dengan Cara Mendelegitimasi Pemilu

Joe Biden, mengatakan Presiden Donald Trump tetap bisa memenangkan pemilu 2020 karena caranya bermain yakni mendelegitimasi hasil pemilu.

DUNIA | 27 Oktober 2020

Oposisi Thailand Desak PM Prayut Mundur

Oposisi meminta Perdana Menteri (PM) Thailand Prayut Chan-ocha untuk berhenti memanfaatkan monarki serta mendesak PM agar mengundurkan diri

DUNIA | 27 Oktober 2020

Kabar Baik! Vaksin Covid-19 AstraZeneca Hasilkan Respons Kekebalan di Lansia

Pengumuman tersebut kemungkinan akan meningkatkan harapan pengembangan vaksin Covid sebelum akhir tahun.

DUNIA | 27 Oktober 2020

Sekjen PBB: Ratifikasi Jadi Komitmen Besar Menuju Penghapusan Total Senjata Nuklir

“Ini mewakili komitmen yang sangat berarti terhadap penghapusan total senjata nuklir, yang tetap menjadi prioritas utama dan tertinggi bagi PBB."

DUNIA | 26 Oktober 2020

PM Bulgaria Positif Covid-19

“Setelah dua tes PCR hari ini, saya positif mengidap Covid-19,” tulis Boyko Borissov.

DUNIA | 26 Oktober 2020

Dubes Desra Dorong Penelitian dan Produksi Vaksin Bersama Inggris

Desra Percaya, mengatakan hubungan bilateral Indonesia dengan Inggris dan Irlandia terbilang kokoh, namun masih banyak peluang yang bisa digali

DUNIA | 26 Oktober 2020

Bangladesh Terapkan Aturan: Tanpa Masker Tidak Dilayani

Tidak ada kantor publik dan swasta yang akan melayani siapa pun yang tidak mengenakan masker.

DUNIA | 26 Oktober 2020

Italia Perintahkan Bar dan Restoran Tutup Lebih Cepat

“Kami pikir kami akan sedikit menderita bulan ini, tetapi dengan penerapan pembatasan ini, kami akan dapat bernapas lagi pada bulan Desember.”

DUNIA | 26 Oktober 2020

Infeksi Covid-19 Tinggi, Spanyol Umumkan Keadaan Darurat

Keadaan darurat akan berlangsung selama 15 hari dan dapat diperpanjang hingga 9 Mei, jika perpanjangan itu disetujui parlemen Spanyol.

DUNIA | 26 Oktober 2020

Dubes Desra Harapkan Kemitraan Win-win dengan Inggris

Dubes RI untuk Inggris Desra Percaya menyatakan siap mengemban amanah dan kepercayaan yang diberikan Presiden Joko Widodo dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi

DUNIA | 26 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS