Erdogan Dukung Boikot Produk Prancis
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Erdogan Dukung Boikot Produk Prancis

Selasa, 27 Oktober 2020 | 19:22 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Paris, Beritasatu.com- Presiden Turki Tayyip Erdogan meminta rekan-rekannya untuk berhenti membeli barang-barang Prancis pada Senin (26/10).

Seperti dilaporkan Reuters, seruan itu merupakan ekspresi kemarahan terbaru di dunia Muslim atas gambar-gambar Nabi Muhammad yang ditampilkan di Prancis, yang oleh sebagian Muslim dianggap hujatan.

Di Bangladesh pada hari Senin, pengunjuk rasa memegang plakat dengan karikatur Presiden Prancis Emmanuel Macron dan kata-kata: "Macron adalah musuh perdamaian", sementara parlemen Pakistan mengeluarkan resolusi yang mendesak pemerintah untuk menarik utusannya dari Paris.

Erdogan, yang memiliki sejarah hubungan yang buruk dengan Macron, mengatakan Prancis mengejar agenda anti-Islam.

"Saya menyerukan kepada semua warga negara saya dari sini untuk tidak pernah membantu merek Prancis atau membelinya," kata Erdogan.

Presiden Turki telah membuat seruan boikot serupa di masa lalu, termasuk seruan untuk tidak membeli barang elektronik AS pada 2018 yang tidak ditindaklanjuti.

Erdogan pada hari Senin bergabung dengan paduan suara yang menyerukan boikot. Di kota Kuwait, satu supermarket telah menanggalkan rak kosmetik L'Oreal dan produk perawatan kulitnya setelah serikat koperasi yang menjadi pemiliknya memutuskan untuk berhenti menyimpan barang-barang Prancis.

Di Arab Saudi, seruan untuk memboikot jaringan supermarket Prancis, Carrefour, menjadi tren di media sosial, meskipun dua toko yang dikunjungi Reuters di ibu kota Saudi pada hari Senin tampak sibuk seperti biasanya. Seorang perwakilan perusahaan di Prancis mengatakan belum merasakan dampak apa pun.

Prancis adalah pengekspor utama biji-bijian ke Afrika Utara yang sebagian besar Muslim, dan perusahaan Prancis di sektor otomotif dan ritel juga memiliki eksposur yang signifikan ke negara-negara mayoritas Muslim.

Menteri Perdagangan Prancis Franck Riester mengatakan masih terlalu dini untuk memperkirakan dampak dari kampanye boikot tersebut. Tetapi sejauh ini, dampak boikot itu terbatas dan terutama memengaruhi ekspor pertanian Prancis.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Serangan Udara Rusia Tewaskan Puluhan Warga Idlib

Serangan udara Rusia di Suriah utara telah menewaskan lebih dari 50 pejuang milisi yang didukung Turki di provinsi Idlib yang sebagian besar dikuasai pemberontak.

DUNIA | 27 Oktober 2020

Senat AS Setujui Amy Barrett sebagai Hakim Agung

Senat Amerika Serikat (AS) mengonfirmasi penunjukan Amy Coney Barrett sebagai hakim agung AS pada Senin (26/10).

DUNIA | 27 Oktober 2020

Kemlu Pulangkan 503 WNI dari Malaysia

Total telah dipulangkan sebanyak 1.897 WNI sejak Juni 2020.

DUNIA | 27 Oktober 2020

WHO Serukan Solidaritas Global Vaksin Covid-19

WHO menyerukan solidaritas global dalam peluncuran vaksin virus corona di masa depan, karena jumlah kasus infeksi terus melonjak di seluruh dunia.

DUNIA | 27 Oktober 2020

Biden: Trump Bisa Menang dengan Cara Mendelegitimasi Pemilu

Joe Biden, mengatakan Presiden Donald Trump tetap bisa memenangkan pemilu 2020 karena caranya bermain yakni mendelegitimasi hasil pemilu.

DUNIA | 27 Oktober 2020

Oposisi Thailand Desak PM Prayut Mundur

Oposisi meminta Perdana Menteri (PM) Thailand Prayut Chan-ocha untuk berhenti memanfaatkan monarki serta mendesak PM agar mengundurkan diri

DUNIA | 27 Oktober 2020

Kabar Baik! Vaksin Covid-19 AstraZeneca Hasilkan Respons Kekebalan di Lansia

Pengumuman tersebut kemungkinan akan meningkatkan harapan pengembangan vaksin Covid sebelum akhir tahun.

DUNIA | 27 Oktober 2020

Sekjen PBB: Ratifikasi Jadi Komitmen Besar Menuju Penghapusan Total Senjata Nuklir

“Ini mewakili komitmen yang sangat berarti terhadap penghapusan total senjata nuklir, yang tetap menjadi prioritas utama dan tertinggi bagi PBB."

DUNIA | 26 Oktober 2020

PM Bulgaria Positif Covid-19

“Setelah dua tes PCR hari ini, saya positif mengidap Covid-19,” tulis Boyko Borissov.

DUNIA | 26 Oktober 2020

Dubes Desra Dorong Penelitian dan Produksi Vaksin Bersama Inggris

Desra Percaya, mengatakan hubungan bilateral Indonesia dengan Inggris dan Irlandia terbilang kokoh, namun masih banyak peluang yang bisa digali

DUNIA | 26 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS