Jumlah Pemilih di Pemilu Dini AS Tembus 70 Juta
INDEX

BISNIS-27 491.129 (11.99)   |   COMPOSITE 5612.42 (112.33)   |   DBX 1062.36 (4.11)   |   I-GRADE 161.886 (4.37)   |   IDX30 478.794 (12.21)   |   IDX80 126.714 (3.02)   |   IDXBUMN20 355.426 (9.57)   |   IDXG30 131.028 (2.32)   |   IDXHIDIV20 432.126 (9.85)   |   IDXQ30 139.823 (3.69)   |   IDXSMC-COM 243.691 (3.69)   |   IDXSMC-LIQ 294.252 (6.8)   |   IDXV30 122.487 (4.61)   |   INFOBANK15 946.8 (29.41)   |   Investor33 412.464 (10.19)   |   ISSI 165.112 (2.43)   |   JII 597.802 (9.53)   |   JII70 206.187 (3.44)   |   KOMPAS100 1134.88 (27.52)   |   LQ45 883.061 (21.77)   |   MBX 1552.46 (34.83)   |   MNC36 308.511 (7.09)   |   PEFINDO25 308.232 (9)   |   SMInfra18 281.756 (5.87)   |   SRI-KEHATI 352.482 (8.96)   |  

Jumlah Pemilih di Pemilu Dini AS Tembus 70 Juta

Rabu, 28 Oktober 2020 | 20:16 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Washington, Beritasatu.com- Lebih dari 70 juta orang Amerika telah memberikan suara dalam pemilihan presiden Amerika Serikat (AS), lebih dari setengah jumlah total pemilih dalam pemilu 2016 dengan satu minggu tersisa hingga Hari Pemilihan pada 3 November.

Seperti dikonfirmasi Reuters, pada Rabu (28/10), penghitungan itu dikonfirmasi Proyek Pemilu AS. Jumlah pemilih ini menunjukkan pemecahan rekor yang dapat menghasilkan jumlah pemilih tertinggi dalam persentase sepanjang lebih dari satu abad.

Penghitungan ini adalah tanda terbaru dari minat yang kuat dalam kontes antara Presiden Republik Donald Trump dan penantangnya Joe Biden. Rekor pemilih ini juga menyoroti keinginan pemilih untuk mengurangi risiko terpapar Covid-19 saat pandemi mengumpulkan kekuatan menuju musim dingin.

Demokrat memiliki keuntungan signifikan dalam pemungutan suara awal karena merangkul surat suara, yang secara historis telah dilakukan oleh Partai Republik dalam jumlah besar tetapi telah dijauhi di tengah serangan berulang dan tidak berdasar oleh Trump, yang mengatakan sistem tersebut rentan terhadap penipuan yang meluas.

Secara keseluruhan, Demokrat memiliki keunggulan dua banding satu dalam jumlah pemungutan suara dini. Namun, Partai Republik dalam beberapa pekan terakhir telah mempersempit kesenjangan dalam pemungutan suara langsung dini.

Tingkat partisipasi pemungutan suara dini yang tinggi telah membuat Michael McDonald, profesor Universitas Florida yang mengelola Proyek Pemilu AS, memprediksi rekor partisipasi pemilih AS akan mencapai sekitar 150 juta. Jumlah ini mewakili 65% dari mereka yang berhak memilih, tingkat tertinggi sejak 1908.

Para pemilih AS telah memberikan lebih banyak suara lebih awal selama kampanye kepresidenan ini daripada yang mereka lakukan di sepanjang tahun 2016 ketika mereka melewati angka 47 juta awal Oktober 2020.



Sumber:Suara Pembaruan

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tiongkok: AS, Jangan Rundung Sri Lanka!

Tiongkok menyampaikan keberatan kepada Amerika Serikat (AS) atas apa yang dianggapnya sebagai perundungan kepada Sri Lanka.

DUNIA | 28 Oktober 2020

Topan Molave Hantam Vietnam, Puluhan Warga Hilang

Setidaknya dua orang dilaporkan tewas dan 26 orang lainnya hilang ketika Topan Molave ​​menghantam Vietnam tengah.

DUNIA | 28 Oktober 2020

Hampir 800.000 Anak di AS Dinyatakan Positif Covid-19

Hampir 800.000 anak di Amerika Serikat telah didiagnosis dengan Covid-19 sejak awal pandemi.

DUNIA | 28 Oktober 2020

Duterte: Filipina Tidak Akan Mengemis Vaksin Covid-19

Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan pada Selasa (27/10), Filipina tidak akan mengemis vaksin Covid-19 dari negara lain.

DUNIA | 28 Oktober 2020

Pompeo: AS dan India Harus Kerja Sama Hadapi Ancaman Tiongkok

Mike Pompeo, tiba di India, Senin (26/10), menegaskan bahwa kedua negara harus bekerja sama untuk menghadapi ancaman yang ditimbulkan oleh Tiongkok

DUNIA | 28 Oktober 2020

Untuk Studi, Mossad Bawa Pulang Vaksin Covid-19 dari Tiongkok

Organisasi dinas rahasia Israel, Mossad, telah memperoleh vaksin Covid-19 Tiongkok untuk "dipelajari”

DUNIA | 28 Oktober 2020

Meskipun Diprotes, PM Thailand Tolak Mundur

Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha menolak seruan dari partai-partai oposisi untuk mengundurkan diri.

DUNIA | 28 Oktober 2020

Miliarder Muda Tiongkok Manfaatkan Booming Teknologi, Ini Daftar 20 Orang Terkaya

Tiongkok memiliki 60 miliarder di bawah usia 40 tahun pada tahun ini, menurut Daftar Orang Kaya Hurun terbaru.

DUNIA | 28 Oktober 2020

UE: Vaksin Covid-19 Tidak Cukup untuk Semua Eropa Hingga 2022

Peringatan tersebut terlepas dari blok 27 negara dengan populasi 450 juta itu telah mengamankan lebih 1 miliar dosis vaksin Covid-19 dari tiga produsen obat.

DUNIA | 28 Oktober 2020

Erdogan Dukung Boikot Produk Prancis

Presiden Turki Tayyip Erdogan meminta rekan-rekannya untuk berhenti membeli barang-barang Prancis pada Senin (26/10).

DUNIA | 27 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS